Badan Amal Ini Tak Sengaja Bagikan 'Permen Narkoba' ke 400 Orang, Efeknya Mematikan!

Bella | Suara.com

Rabu, 14 Agustus 2024 | 15:16 WIB
Badan Amal Ini Tak Sengaja Bagikan 'Permen Narkoba' ke 400 Orang, Efeknya Mematikan!
Potret permen mengandung dosis metamfetamin mematikan yang dibagikan oleh sebuah badan amal. (Shaun Hill/NZ Drug Foundation via AP)

Suara.com - Sebuah organisasi amal di Selandia Baru, Auckland City Mission, secara tidak sengaja telah mendistribusikan permen yang mengandung dosis mematikan metamfetamin setelah permen tersebut disumbangkan oleh anggota masyarakat. Permen yang seharusnya membawa kebahagiaan bagi penerima, ternyata mengandung zat berbahaya yang dapat mengancam nyawa.

Menurut New Zealand Drug Foundation, jumlah narkoba dalam setiap permen bisa mencapai 300 kali lipat dari dosis yang biasa dikonsumsi, yang dapat menyebabkan efek mematikan.

"Ini adalah kasus yang sangat berbahaya, terutama karena barang ini dikemas seperti permen biasa," ungkap Ben Birks Ang, juru bicara dari yayasan tersebut.

Auckland City Mission segera menghubungi sekitar 400 orang yang mungkin telah menerima permen beracun ini dalam paket bantuan mereka.

Helen Robinson, salah satu misionaris di organisasi tersebut, mengatakan bahwa delapan keluarga, termasuk satu anak, telah melaporkan telah mengonsumsi permen yang terkontaminasi. Untungnya, rasa yang "mengerikan" membuat sebagian besar orang yang mencicipinya langsung memuntahkannya.

Namun, insiden ini tidak dapat dihindari sepenuhnya. Tiga orang dilaporkan dirawat di rumah sakit setelah mengonsumsi blok padat narkoba yang dibungkus seperti permen, meski akhirnya mereka diperbolehkan pulang.

Salah satu karyawan di Auckland City Mission juga sempat dilarikan ke rumah sakit setelah mencoba permen tersebut untuk memastikan adanya kandungan berbahaya.

Permen yang terkontaminasi tersebut memiliki label merek Malaysia, Rinda, dan diklaim memiliki rasa nanas. Berdasarkan penyelidikan awal, detektif Glenn Baldwin mengungkapkan bahwa dugaan sementara adalah skema penyelundupan yang salah arah, di mana barang tersebut seharusnya tidak berakhir di tangan organisasi amal.

Meski 16 permen telah berhasil ditemukan, namun jumlah yang tersisa dan masih beredar belum bisa dipastikan. Sementara itu, Auckland City Mission bekerja keras untuk melacak semua paket yang telah dibagikan agar tidak ada korban lebih lanjut yang muncul.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga tentang betapa pentingnya kewaspadaan dalam menerima dan mendistribusikan donasi, serta mengingatkan kita akan risiko yang tidak terduga yang mungkin menyertai niat baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Banyak Anak-anak Kejang Akibat Permen Semprot di Gorontalo, Benarkah?

Cek Fakta: Banyak Anak-anak Kejang Akibat Permen Semprot di Gorontalo, Benarkah?

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 21:02 WIB

Polisi Ubah Mobil dan Uang Sitaan dari Bandar Narkoba Jadi Kendaraan Dinas, Sebabnya Tak Terduga

Polisi Ubah Mobil dan Uang Sitaan dari Bandar Narkoba Jadi Kendaraan Dinas, Sebabnya Tak Terduga

Otomotif | Kamis, 08 Agustus 2024 | 16:11 WIB

Mantan Pemain Timnas Thailand Tertangkap Jualan Narkoba, Alasannya Bikin Trenyuh

Mantan Pemain Timnas Thailand Tertangkap Jualan Narkoba, Alasannya Bikin Trenyuh

Bola | Kamis, 08 Agustus 2024 | 09:34 WIB

Ngeri! Mahasiswi Tabrak Pedagang Sayur hingga Tewas, Terungkap Positif Sabu

Ngeri! Mahasiswi Tabrak Pedagang Sayur hingga Tewas, Terungkap Positif Sabu

Video | Minggu, 04 Agustus 2024 | 17:05 WIB

Dikejar-kejar Polisi saat Bawa Sabu Sekilo, Kurir Narkoba Malah Gak Selamat usai 'Cium' Pohon

Dikejar-kejar Polisi saat Bawa Sabu Sekilo, Kurir Narkoba Malah Gak Selamat usai 'Cium' Pohon

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 17:23 WIB

Pasutri Polisi-Jaksa Di Riau Divonis Bersalah Terima Suap Perkara Narkoba Rp 999 Juta

Pasutri Polisi-Jaksa Di Riau Divonis Bersalah Terima Suap Perkara Narkoba Rp 999 Juta

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 01:25 WIB

Bongkar Rahasia! Anak-Anak Virgoun Akhirnya Tahu Sang Ayah Direhab Karena Narkoba

Bongkar Rahasia! Anak-Anak Virgoun Akhirnya Tahu Sang Ayah Direhab Karena Narkoba

Entertainment | Sabtu, 27 Juli 2024 | 17:56 WIB

Terkini

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB