Dokter Senior Pelaku Bully PPDS Undip Terancam Tidak Bisa Praktik

M Nurhadi

Kamis, 15 Agustus 2024 | 11:17 WIB
Dokter Senior Pelaku Bully PPDS Undip Terancam Tidak Bisa Praktik
Dokter muda Undip diduga bunuh diri usai menjadi korban bully (X)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana mencabut Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) bagi dokter senior yang terbukti melakukan perundungan (bullying) yang berujung pada kematian.

Langkah ini diambil sebagai respons atas dugaan perundungan yang terjadi dalam program studi di Universitas Diponegoro terhadap seorang peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUP Dr. Kariadi, Semarang, Jawa Tengah.

Program studi Anestesi Universitas Diponegoro di RSUP Dr. Kariadi saat ini sudah dihentikan dan Kemenkes juga meminta pihak Universitas Diponegoro serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk memperbaiki sistem PPDS guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Selain itu, Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkes telah diterjunkan ke RSUP Dr. Kariadi untuk menyelidiki penyebab kematian seorang peserta didik yang diduga bunuh diri akibat perundungan. Hasil investigasi ini diharapkan akan dirilis dalam waktu satu minggu.

Investigasi menyeluruh mencakup seluruh kegiatan korban selama di rumah sakit, dan dilakukan dengan koordinasi bersama Kemendikbud dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Peristiwa tragis ini bermula ketika seorang mahasiswi PPDS Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, dr. Aulia Risma Lestari (30), ditemukan tewas di kamar kosnya pada Senin malam, 12 Agustus 2024.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga mengakhiri hidupnya dengan menyuntikkan obat penenang ke tubuhnya sendiri. Polisi menemukan petunjuk bahwa tindakan tersebut mungkin dilakukan karena tekanan perundungan yang dialami korban.

Korban ditemukan tidak bernyawa setelah kekasihnya, yang telah berusaha menghubunginya sejak pagi, meminta bantuan untuk mengecek keadaan di kosnya. Setelah pintu kamar kos berhasil dibuka dengan bantuan ahli kunci, korban ditemukan telah meninggal dunia.

Polisi juga menemukan buku harian milik korban yang berisi curahan hati tentang tekanan yang dialaminya sebagai mahasiswi kedokteran, termasuk kesulitan yang ia hadapi terkait hubungannya dengan para senior.

baca juga

Menyusul kejadian ini, kedua orang tua korban datang ke Semarang untuk menjemput jenazahnya, yang tidak dilakukan autopsi. Kabar duka ini juga dirasakan oleh rekan-rekan di RSUD Kardinah Kota Tegal, tempat korban bekerja sehari-hari.

Disclaimer: Artikel ini mengangkat isu sensitif terkait bunuh diri. Hidup terkadang sulit dan terasa mencekik, namun percayalah bahwa bunuh diri bukan pilihan terbaik. Ada banyak hal baik di dunia ini yang menantikan senyuman Anda. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Dokter Bunuh Diri, Jam Kerja PPDS Anestesi di RS Kariadi Disorot: 18 Jam Per Hari, Kadang 24 Jam

Ada Dokter Bunuh Diri, Jam Kerja PPDS Anestesi di RS Kariadi Disorot: 18 Jam Per Hari, Kadang 24 Jam

Lifestyle | Kamis, 15 Agustus 2024 | 10:38 WIB

Kronologi Dokter Muda Undip Bunuh Diri: Diduga Korban Bully, Tak Bisa Bayar Rp500 Juta Buat Mundur dari PPDS Anestesi?

Kronologi Dokter Muda Undip Bunuh Diri: Diduga Korban Bully, Tak Bisa Bayar Rp500 Juta Buat Mundur dari PPDS Anestesi?

Lifestyle | Kamis, 15 Agustus 2024 | 09:28 WIB

Tewas di Indekos, Mahasiswi Undip Diduga Bunuh Diri karena Bullying

Tewas di Indekos, Mahasiswi Undip Diduga Bunuh Diri karena Bullying

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 02:10 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×