Bakal Panggil Cak Imin, PBNU Tak Mau Libatkan Jokowi untuk Selesaikan Konflik dengan PKB

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 16 Agustus 2024 | 18:32 WIB
Bakal Panggil Cak Imin, PBNU Tak Mau Libatkan Jokowi untuk Selesaikan Konflik dengan PKB
Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Umarsyah. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Umarsyah, menyatakan pihaknya tak ingin melibatkan pihak luar dalam konflik antara PBNU dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Termasuk dengan menggandeng Presiden Joko Widodo alias Jokowi sebagai penengah.

Belum lama ini, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya dipanggil oleh Jokowi ke Istana dan membahas soal polemik antara PKB dan PBNU. Meski demikian, Jokowi tak akan campur tangan dalam menangani persoalan ini.

"Enggak, kami enggak melibatkan pihak luar (Jokowi)," ujar Umarsyah di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2024).

Lebih lanjut, Umarsyah juga berencana memanggil sejumlah elit PKB, termasuk Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Ketua umum (PKB Cak Imin) kami akan panggil," jelasnya.

Umarsyah menyatakan dari awal Rais Aam PBNU tak pernah memandatkan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya untuk merebut paksa PKB seperti lewat muktamar luar biasa.

"Kaitannya dengan mandat dengan Rais Aam, kepada ketua umum PBNU itu bukan untuk melakukan muktamar luar biasa. Tolong dicatat ini tetapi untuk memperbaiki, istilahnya itu untuk memperbaiki kondisi DPP PKB," tuturnya.

Perbaikan yang dimaksud adalah terkait kekuasaan di PKB yang disebutnya saat ini terlalu dominan dipegang ketua umum. Padahal, seharusnya PKB masih memiliki dewan syuro yang bisa mengarahkan ketua umum.

"Tidak lagi ada pembagian kewenangan dengan Dewan Syuro yang dulu sebenarnya Dewan Syuro lebih dominan punya hak veto," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amanat Jokowi ke Prabowo di 2025: Bangun IKN

Amanat Jokowi ke Prabowo di 2025: Bangun IKN

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 18:27 WIB

Era Prabowo, Jokowi Ingin 7,2 Juta Pengangguran Diatasi

Era Prabowo, Jokowi Ingin 7,2 Juta Pengangguran Diatasi

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 18:13 WIB

Habis Diultimatum Cak Imin, PBNU Nyatakan Tak Ada Niat Gelar Muktamar Luar Biasa: Informasi Nggak Jelas

Habis Diultimatum Cak Imin, PBNU Nyatakan Tak Ada Niat Gelar Muktamar Luar Biasa: Informasi Nggak Jelas

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 18:05 WIB

Cak Imin Pastikan Pansus Haji Kerja Mulai Senin Pekan Depan

Cak Imin Pastikan Pansus Haji Kerja Mulai Senin Pekan Depan

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 17:52 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB