2. TOEFL CBT (Computer Based Test)
Tes ini mencakup materi listening, structure, reading, serta writing, dengan rentang skor dari 0 hingga 300.
3. TOEFL IBT (Internet Based Test)
Pada TOEFL IBT, skor berkisar antara 0 sampai 120. Tes ini meliputi empat aspek, yakni reading, writing, listening, dan speaking.
4. TOEFL Prediction
TOEFL Prediction adalah sebuah simulasi yang bertujuan untuk membantu calon peserta mempersiapkan diri sebelum menghadapi ujian TOEFL yang sesungguhnya. Walaupun hanya berupa simulasi, jenis soal yang diberikan sangat mirip dengan tes aslinya.
Oleh karena itu, pada beberapa seleksi CPNS, skor dari TOEFL Prediction ini masih diakui oleh beberapa instansi sebagai pengganti skor TOEFL resmi. Simulasi ini memberikan gambaran tentang tingkat kesulitan dan jenis pertanyaan yang akan dihadapi peserta dalam tes yang sesungguhnya, sehingga mereka bisa lebih siap dan percaya diri saat menghadapi ujian yang sebenarnya.
5. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)
Rentang skor pada TOEFL ITP adalah 310 hingga 667. Tes ini biasanya digunakan dalam lingkungan akademis dan dilaksanakan dengan metode paper based. Materi yang diuji dalam TOEFL ITP mencakup listening, writing, dan reading.
Daftar Instansi yang Menggunakan Syarat TOEFL CPNS
Beberapa instansi mengharuskan pelamar untuk melampirkan sertifikat TOEFL dengan skor tertentu. Berikut ini adalah beberapa contoh instansi yang menetapkan syarat TOEFL bagi pendaftar CPNS:
1. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM):
Untuk beberapa formasi di Kementerian ESDM, sertifikat TOEFL yang masih berlaku dengan skor minimum tertentu menjadi salah satu persyaratan. Sebagai contoh, skor TOEFL PBT/ITP/Prediction terendah yang diterima adalah 450, yang setara dengan skor minimum TOEFL CBT 133 atau TOEFL IBT 45.
2. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu):
Untuk formasi umum dan formasi khusus lulusan cumlaude di Kemenlu, skor minimal TOEFL yang harus dipenuhi bervariasi berdasarkan jenis tesnya. Misalnya, untuk TOEFL PBT, TOEFL Prediction, TOEFL ITP, atau EPT, skor minimal adalah 550.
Sementara untuk TOEFL IBT, skor minimal yang dibutuhkan adalah 80, dan untuk TOEFL CBT, minimal adalah 214. Namun, bagi pelamar dari jalur formasi khusus putra/putri Papua dan Papua Barat, skor TOEFL yang disyaratkan lebih rendah, yaitu 475 untuk TOEFL PBT, 52 untuk TOEFL IBT, dan 150 untuk TOEFL CBT.
3. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo):
Pelamar yang berminat untuk mendaftar di Kemenkominfo juga harus memenuhi skor TOEFL tertentu sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris. Skor minimal yang diperlukan adalah 32 untuk TOEFL IBT, 400 untuk TOEFL ITP/PBT, 97 untuk TOEFL CBT, dan 400 untuk TOEFL Prediction.
4. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA):
Kementerian PPPA juga mengharuskan pelamar untuk melampirkan sertifikat TOEFL dengan skor minimal tertentu, yaitu 400 untuk TOEFL ITP/PBT, 133 untuk TOEFL CBT, dan 45 untuk TOEFL IBT. Sertifikat yang dilampirkan tidak boleh lebih dari dua tahun sejak tanggal penerbitannya.
5. Kementerian Perindustrian:
Khusus untuk formasi guru, dosen, dan jabatan di Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Ditjen KPAII) di Kementerian Perindustrian, syarat TOEFL juga berlaku. Untuk guru dan dosen, skor minimal yang diperlukan adalah 475, sementara untuk formasi di Ditjen KPAII, skor minimal TOEFL yang diterima adalah 500.
6. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR):
Beberapa formasi di Kementerian PUPR juga memerlukan sertifikat TOEFL dengan skor minimal tertentu, seperti 450 untuk TOEFL ITP dan 35 untuk TOEFL IBT.
7. Badan Kepegawaian Negara (BKN):
BKN mensyaratkan sertifikat TOEFL untuk para pelamar. Skor minimal yang harus dipenuhi adalah 450 untuk formasi umum dan disabilitas, serta 400 untuk formasi khusus putra/putri Papua dan Papua Barat.
8. Kejaksaan RI:
Beberapa formasi di Kejaksaan RI, seperti Ahli Pertama Jaksa dan Analis Forensik Digital, mengharuskan skor TOEFL minimal 450, sedangkan untuk Ahli Pertama Penerjemah, skor TOEFL yang disyaratkan adalah 500.
Itulah beberapa lembaga TOEFL yang diakui sertifikatnya agar lolos seleksi CPNS 2024.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama