Jokowi Curhat Ditinggalkan Ramai-ramai, Sinyal Kekuasaannya Mulai Redup?

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Senin, 26 Agustus 2024 | 17:03 WIB
Jokowi Curhat Ditinggalkan Ramai-ramai, Sinyal Kekuasaannya Mulai Redup?
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Instagram/jokowi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat curhat tentang fenomena datang dan pergi orang-orang di sekitarnya saat menyampaikan sambutan pada kongres Partai NasDem pada Minggu (25/8) kemarin.

Perkataan tersebut dinilai sebagai isyarat Jokowi kalau dirinya memang mulai ditinggalkan oleh sejumlah partai politik (parpol).

Menurut pengamat politik Saidiman Ahmad, parpol pada akhirnya juga akan memgambil keputusan rasional dengan menjauh dari Jokowi yang masa jabatannya akan berakhir pada Oktober 2024.

"Karena selama ini ada kesan bahwa Pak Jokowi melakukan intervensi ke Parpol dengan berbagai macam cara. Misalnya, ketua Golkar tiba-tiba mengundurkan diri, kita tidak tahu sebabnya dan ada selintikan bahwa ini terkait dengan ancaman kemudian digantikan oleh orang terdekatnya Pak Jokowi. Lalu ada isu bahwa Pak Jokowi sendiri akan menjadi ketua Dewan Pembimbing (Golkar)," kata Saidiman saat dihubungi Suara.com, Senin (26/8/2024).

Peneliti Politik dan Kebijakan Publik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) itu melihat, sejumlah parpol akan makin menjauh dari Jokowi setelah politisi asal Solo itu tak lagi menjabat sebagai presiden. Sehingga, mereka tak akan lagi menganggap Jokowi sebagai panutan serta faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan keputusan politik.

Sekalipun saat ini masih ada kesan beberapa parpol yang 'tunduk' kepada Jokowi, Saidiman melihat, bukan tidak mungkin mereka tak memiliki dendam terhadap orang nomor satu di Indonesia itu.

"Jangan-jangan, misalnya, ada sejumlah partai yang mungkin sekarang masih tunduk kepada Pak Jokowi, tapi sebetulnya mereka menyimpan dendam, karena diperlakukan semena-mena. Dan kalau kemudian partai-partai mulai meninggalkan dia, ya mungkin ini buah dari manuver politik yang dilakukan oleh Istana selama ini yang mencoba melakukan intervensi ke dalam partai politik," tuturnya.

Sekalipun masih ada putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming, yang menjadi Wakil Presiden terpilih untuk periode 2024-2029, dinilai tidak cukup untuk membuat posisi Jokowi tetap terpandang setelah lengser dari kursi kekuasaannya.

Alasannya, kata Saidiman, karena keluarga Jokowi sendiri tidak memiliki partai besar yang bisa mendominasi peta politik Tanah Air.

baca juga

"Pak Jokowi ini walaupun presiden, tetapi dia tidak memiliki satu partai politik yang kuat. Ya, Kaesang pemimpin partai di PSI, tapi PSI tidak lolos ke Senayan. Jadi tidak punya dukungan politik yang kuat. Menurut saya ini akan sangat bermasalah untuk orang seperti Gibran nantinya," kata Saidiman.

Sebelumnya Presiden Jokowi sempat curhat tentang fenomena datang dan pergi orang-orang di sekitarnya. Hal itu dikatakan Jokowi saat menyampaikan sambutan pada kongres Partai NasDem pada Minggu (25/8) kemarin.

Jokowi sebenarnya tidak menjelaskan konteks perkataannya apakah terkait dengan dinamika politik Tanah Air. Namun demikian, dalam lanjutan sambutannya, Jokowi menekankan bahwa Partai Nasdem dan Ketua Umumnya Surya Paloh termasuk yang masih setia dengannya.

"Biasanya datang ramai-ramai, begitu mau pergi ditinggal ramai-ramai. Tapi saya yakin, tidak dengan Bang Surya dan tidak dengan Nasdem," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Mengerikan! Jokowi Palsukan Identitas Ibu Kandungnya

Cek Fakta: Mengerikan! Jokowi Palsukan Identitas Ibu Kandungnya

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:46 WIB

Gaya Hedon Kaesang-Erina Lagi Disorot, Jan Ethes Malah Pakai Kaos Sejutaan Saat Jalan-jalan dengan Mbah Jokowi

Gaya Hedon Kaesang-Erina Lagi Disorot, Jan Ethes Malah Pakai Kaos Sejutaan Saat Jalan-jalan dengan Mbah Jokowi

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:48 WIB

Cek Fakta: Jokowi Ditangkap Massa

Cek Fakta: Jokowi Ditangkap Massa

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:06 WIB

Masyarakat Marah dan Kecewa ke Presiden Jokowi, PDI Perjuangan Minta Maaf

Masyarakat Marah dan Kecewa ke Presiden Jokowi, PDI Perjuangan Minta Maaf

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 15:48 WIB

Sebentar Lagi Lengser, Jokowi Bisa Dikenang Rakyat jadi Presiden Paling Serakah karena Politik Dinasti

Sebentar Lagi Lengser, Jokowi Bisa Dikenang Rakyat jadi Presiden Paling Serakah karena Politik Dinasti

Kotak Suara | Senin, 26 Agustus 2024 | 15:40 WIB

Terkini

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:25 WIB

×