Dari Hutan ke Kota Megah: Kontribusi Besar Sulawesi Barat di Balik Kemegahan IKN

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Selasa, 10 September 2024 | 15:30 WIB
Dari Hutan ke Kota Megah: Kontribusi Besar Sulawesi Barat di Balik Kemegahan IKN
Instagram @thekristianhansen

Suara.com - Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kalimantan Timur kini sudah menjadi sebuah ‘Kota Baru’ yang bisa dinikmati oleh banyak orang.

Padahal, wilayah tersebut dulunya hanya sebuah hutan yang penuh dengan semak-semak dan pohon.

Kini semuanya disulap menjadi bangunan-bangunan megah, mewah dan estetik. Hadirnya IKN ini disebut ada campur tangan dari Sulawesi Barat.

Bahkan, ada yang menyebutnya IKN tidak akan menjadi apa-apa, tidak akan memiliki bangunan megah tanpa kontribusi dari Sulawesi Barat.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa Pembangunan IKN membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Sulawesi menjadi pulau terdekat dengan IKN di Kalimantan Timur dan memiliki potensi besar untuk mendukung Pembangunan IKN.

“Pembangunan IKN membutuhkan dukungan dari provinsi lain, misalnya Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Terbuka kemungkinan Kerjasama apalagi sudah ada MoU dengan Kadin pusat dan daerah,” ujar Ketua Bidang Koordinasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Tim Transisi IKN, Diani Sadiawati.

Dari ketiga provinsi tersebut, Sulawesi Barat dinilai penting dan krusial dalam proses Pembangunan IKN. Provinsi Sulbar begitu signifikan dalam merealisasikan Gedung-gedung megah di IKN.

Salah satu contohnya seperti, Istana Garuda, Istana Negara, Plaza Seremoni, Taman Kusuma Bangsa, dan fasilitas lainnya yang berada di IKN.

Provinsi Sulbar turut berkontribusi besar membangun IKN melalui pengiriman pasir, kayu, batu, dan lain-lain dari Majene dan Mamuju.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono mengatakan bahwa tanpa Sulbar, IKN tidak akan ada.

Hal tersebut disampaikan Agung usai acara West Sulawesi Investment Forum 2024, pada Jumat (6/9/24) di Balikpapan.

IKN membutuhkan Sulbar dalam mendukung terciptanya ekosistem hunian, energi, transportasi, pengolahan air dan limbah, infrastruktur, serta pangan agar yang tinggal di IKN dapat hidup.

Selain itu, Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik juga mengatakan bahwa peran Sulbar sangat penting demi terciptanya koneksi three cities IKN.

Menurutnya, IKN terutama Kaltim begitu membutuhkan Sulbar yang kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA) terutama pangan, dan komoditas pertanian lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tetap Lakukan Kunker, Agenda Jokowi Ngantor di IKN: Rapat Bareng Menteri, Ketemu Investor

Tetap Lakukan Kunker, Agenda Jokowi Ngantor di IKN: Rapat Bareng Menteri, Ketemu Investor

News | Selasa, 10 September 2024 | 11:10 WIB

Menhub Klaim Perkembangan Pembangunan Bandara IKN Masih Sesuai Target

Menhub Klaim Perkembangan Pembangunan Bandara IKN Masih Sesuai Target

Bisnis | Senin, 09 September 2024 | 12:43 WIB

Istana Ungkap Alasan Jokowi Habiskan Sisa Jabatan Dengan Berkantor Di IKN

Istana Ungkap Alasan Jokowi Habiskan Sisa Jabatan Dengan Berkantor Di IKN

News | Senin, 09 September 2024 | 11:15 WIB

Terkini

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:39 WIB

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB