Zaken Kabinet Ala Prabowo: Seperti Apa Contoh Penerapannya di Indonesia?

Eviera Paramita Sandi

Rabu, 11 September 2024 | 16:19 WIB
Zaken Kabinet Ala Prabowo: Seperti Apa Contoh Penerapannya di Indonesia?
Prabowo Subianto (Instagram/Prabowo)

Suara.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto mewacanakan konsep zaken kabinet sebagai visi pemerintahan yang akan dinahkodainya kelak. Zaken kabinet, kabinet berbasis keahlian, diharapkan mampu membawa pemerintahan yang lebih profesional dengan memastikan setiap posisi strategis diisi oleh sosok yang ahli di bidangnya.

"Pak Prabowo ingin pemerintahan yang dipimpinnya nanti adalah zaken kabinet, di mana orang-orang yang duduk di kementerian benar-benar ahli," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Lalu Apa itu Zaken Kebinet?

Dalam sejarah politik suatu negara, seringkali muncul situasi di mana stabilitas pemerintahan menjadi taruhan. Konflik antarpartai, polarisasi politik, atau bahkan krisis ekonomi dapat menghambat jalannya pemerintahan yang efektif.

Salah satu solusi yang pernah diterapkan di beberapa negara, termasuk Indonesia, adalah pembentukan kabinet zaken.

Kabinet zaken, yang secara harfiah berarti "kabinet urusan", adalah kabinet yang anggotanya dipilih berdasarkan kompetensi dan keahlian di bidang tertentu, bukan berdasarkan afiliasi partai politik.

Tujuannya adalah untuk membentuk pemerintahan yang fokus pada penyelesaian masalah-masalah negara yang mendesak, tanpa terbelenggu oleh perdebatan politik yang berkepanjangan.

Karakteristik Kabinet Zaken

  • Non-partisan: Menteri-menteri kabinet zaken umumnya berasal dari kalangan profesional, akademisi, atau birokrat yang memiliki rekam jejak yang baik di bidangnya. Mereka tidak terikat pada partai politik manapun.
  • Fokus pada Kinerja: Kabinet zaken dibentuk dengan tujuan utama untuk menyelesaikan masalah-masalah negara yang mendesak, seperti krisis ekonomi, konflik sosial, atau bencana alam.
  • Masa Jabatan Terbatas: Kabinet zaken biasanya dibentuk untuk jangka waktu tertentu, setelah masalah-masalah yang mendesak berhasil diatasi, kabinet akan dibubarkan dan pemilihan umum akan digelar kembali.

Contoh Kabinet Zaken di Indonesia

baca juga

Salah satu contoh kabinet zaken yang paling terkenal di Indonesia adalah Kabinet Djuanda yang dibentuk pada tahun 1957. Kabinet ini berhasil menyusun Deklarasi Djuanda yang menegaskan kedaulatan Indonesia atas wilayah lautnya. Kabinet Djuanda juga berhasil meredakan berbagai konflik regional dan mempercepat pembangunan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Lantik 500 Komcad Di Banjarbaru Kalsel: Untuk Bantu Jaga IKN

Prabowo Lantik 500 Komcad Di Banjarbaru Kalsel: Untuk Bantu Jaga IKN

News | Rabu, 11 September 2024 | 15:50 WIB

Jokowi Lantik Saifullah Yusuf Sebagai Mensos dan Eddy Hartono Jadi Kepala BNPT yang Baru

Jokowi Lantik Saifullah Yusuf Sebagai Mensos dan Eddy Hartono Jadi Kepala BNPT yang Baru

Foto | Rabu, 11 September 2024 | 15:49 WIB

Cek Fakta: Prabowo Usut Utang Negara Ilegal

Cek Fakta: Prabowo Usut Utang Negara Ilegal

News | Rabu, 11 September 2024 | 15:13 WIB

Terkini

Kerusakan Alat Lumpuhkan ATM 128 Bank, Pengelola Pastikan Bukan Serangan Siber

Kerusakan Alat Lumpuhkan ATM 128 Bank, Pengelola Pastikan Bukan Serangan Siber

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:37 WIB

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:27 WIB

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:22 WIB

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:10 WIB

Juni and the Anything Tree, Suara Kecil Anak-Anak untuk Menyelamatkan Alam

Juni and the Anything Tree, Suara Kecil Anak-Anak untuk Menyelamatkan Alam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:10 WIB

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:07 WIB

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:05 WIB

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:59 WIB

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:49 WIB

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:47 WIB

×