Disalahkan China Karena Gagal Tekan Israel, Menlu AS Kembali Bertolak ke Mesir Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 18 September 2024 | 03:15 WIB
Disalahkan China Karena Gagal Tekan Israel, Menlu AS Kembali Bertolak ke Mesir Bahas Gencatan Senjata di Gaza
Serangan udara yang dilakukan Israel di jalur Gaza. (Sumber: article.wn.com)

Suara.com - Pemerintah China telah melontarkan sindiran tajam kepada Amerika Serikat, lantaran tidak berhasil dalam upaya kesepakatan gencatan senjata dengan Israel, untuk menyelesaikan perang di jalur Gaza palestina.

Hal itu nampaknya membuat Amerika Serikat menggunakan cara lain, kali ini menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken akan melakukan perjalanan ke Mesir pekan ini untuk menghadiri Dialog Strategis AS-Mesir.

Salah satu pembahasan adalah upaya lanjutan untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dan pertukaran sandera.

Blinken dijadwalkan bertolak ke Mesir pada Selasa dimana dia bersama Menlu Mesir Badr Abdelatty akan memimpin pembukaan Dialog Strategis AS-Mesir yang dimaksudkan untuk mempererat hubungan bilateral dan pembangunan ekonomi, kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller dalam pernyataannya.

"Selain menjadi ketua bersama dialog strategis, Menlu akan bertemu dengan pejabat Mesir guna membahas upaya yang sedang berlangsung untuk mencapai gencatan senjata di Gaza yang menjamin pembebasan semua sandera, meringankan penderitaan rakyat Palestina, dan membantu membangun keamanan regional yang lebih luas," katanya menambahkan.

Kunjungan ke-10 Blinken ke Timur Tengah sejak 7 Oktober tahun lalu itu dilakukan saat AS bersama Qatar dan Mesir berupaya mengamankan gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran sandera antara Israel dan Hamas.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pada 31 Mei bahwa Israel mengajukan kesepakatan tiga tahap yang akan mengakhiri peperangan di Gaza dan menjamin pembebasan sandera yang ditawan di wilayah kantong Palestina tersebut.

Rencana tersebut mencakup gencatan senjata, pertukaran sandera-tahanan, penarikan militer Israel dari Gaza, lonjakan bantuan, dan penghentian permusuhan secara permanen.

Pada 16 Agustus, AS, Mesir, dan Qatar mengajukan usulan yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan terkait pertukaran tahanan. Namun, para kritikus berpendapat bahwa penolakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menarik diri dari Koridor Philadelphia, wilayah perbatasan strategis antara Gaza dan Mesir, telah mempersulit potensi kesepakatan pertukaran tahanan dengan Hamas.

Hamas tetap menuntut penarikan penuh Israel dari daerah kantong itu dan kembalinya warga Palestina yang mengungsi.

Sementara pejabat AS mengatakan bahwa 90 persen persyaratan gencatan senjata dan kesepakatan penyanderaan Gaza telah disepakati, Netanyahu menolak penilaian mereka bahwa kesepakatan sudah hampir terjadi.

Sebelumnya, China menganggap kegagalan mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza, wilayah kantong Palestina yang dikepung Israel, adalah tanggung jawab Amerika Serikat (AS).

Hal itu disampaikan Duta Besar China untuk PBB Geng Shuang di sidang Dewan Keamanan PBB (DK PBB) pada Senin (16/9).

"Jika AS tidak melindungi salah satu pihak berkali-kali, berbagai resolusi dewan ini tidak akan ditolak dan ditentang begitu saja," kata Geng.

Dia mengatakan bahwa perang Israel di Gaza, yang berlangsung hampir satu tahun, sangat mengkhawatirkan.

"Selama setahun terakhir, meski ada seruan internasional yang kuat untuk gencatan senjata dan penghentian pembunuhan, Israel belum menghentikan operasi militernya, yang telah menyebabkan kematian lebih dari 41.000 warga sipil Palestina," kata Geng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Jiwa Akibat Macet Puncak Jadi Sorotan Pusat, ke Depan Wisatawan Bakal Diberi Informasi Kapasitas Destinasi

Korban Jiwa Akibat Macet Puncak Jadi Sorotan Pusat, ke Depan Wisatawan Bakal Diberi Informasi Kapasitas Destinasi

News | Selasa, 17 September 2024 | 23:49 WIB

Elon Musk Sebut Ada Upaya Pembunuhan Trump, Gedung Putih Langsung Beri Reaksi Mengejutkan

Elon Musk Sebut Ada Upaya Pembunuhan Trump, Gedung Putih Langsung Beri Reaksi Mengejutkan

News | Selasa, 17 September 2024 | 19:57 WIB

Tak Pantang Menyerah, China Coba Rayu Eropa untuk Bisa Jual Mobil Listrik di Benua Biru

Tak Pantang Menyerah, China Coba Rayu Eropa untuk Bisa Jual Mobil Listrik di Benua Biru

Otomotif | Selasa, 17 September 2024 | 20:00 WIB

Terkini

Spesifikasi Kapal RFA Lyme Bay Milik Inggris yang Akan Menjadi Benteng Drone di Selat Hormuz

Spesifikasi Kapal RFA Lyme Bay Milik Inggris yang Akan Menjadi Benteng Drone di Selat Hormuz

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:40 WIB

Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran

Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:34 WIB

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:21 WIB

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:38 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB