Pengantar Makanan Meninggal saat Tidur di Atas Sepedanya usai Bekerja 18 Jam Non Stop

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 18 September 2024 | 14:32 WIB
Pengantar Makanan Meninggal saat Tidur di Atas Sepedanya usai Bekerja 18 Jam Non Stop
Ilustrasi pengantar makanan. (Unsplash/Kai Pilger)

Suara.com - Seorang pengantar makanan berusia 55 tahun di Tiongkok meninggal saat tidur di atas sepedanya setelah menjalani hari kerja yang melelahkan selama 18 jam. Menurut South China Morning Post, insiden itu terjadi di Hangzhou, Provinsi Zhejiang di Tiongkok timur awal bulan ini.

Sebuah video yang menjadi viral di platform media sosial Tiongkok merekam pekerja pengantar makanan, bermarga Yuan, yang meninggal saat tidur saat beristirahat di atas sepeda listriknya setelah seharian bekerja keras memenuhi banyak pesanan. Insiden ini telah memicu diskusi daring tentang kesejahteraan dan hak hukum pengemudi pengantar di seluruh negeri.

Seorang saksi mengungkapkan bahwa pekerja pengantar makanan itu telah berada di posnya sejak pukul 9 malam pada tanggal 5 September hingga ia ditemukan pada pukul 1 pagi keesokan harinya oleh pengemudi pengantar lainnya.

Media tersebut melaporkan bahwa Tn. Yuan telah mendapatkan reputasi karena etos kerjanya yang tak kenal lelah, yang membuatnya mendapat julukan "Raja Pesanan". Ia biasanya memperoleh antara 500 dan 600 yuan ($70 dan $85) sehari, dengan penghasilan melebihi 700 yuan pada hari-hari hujan.

"Kadang-kadang dia bekerja sampai jam 3 pagi, lalu bangun jam 6 pagi untuk mulai bekerja lagi. Ketika dia merasa lelah, dia akan tidur sebentar di sepedanya, bersiap untuk kembali bekerja begitu pesanan datang," kata seseorang yang dekat dengan pengemudi pengiriman itu, menurut SCMP.

Rekan kerja Yuan yang lain mengatakan bahwa sebulan sebelum kematiannya, pria berusia 55 tahun itu mengalami patah kaki dalam kecelakaan lalu lintas saat mengantarkan pesanan. Dia beristirahat sekitar 10 hari sebelum kembali bekerja, dan dua minggu kemudian dia meninggal dunia.

Rekan kerja itu mengatakan bahwa Yuan pindah untuk mencari nafkah tetapi juga untuk menghidupi putranya yang berusia 16 tahun yang belajar di Hangzhou. Dia juga memiliki seorang putra sulung yang sudah menikah dan punya anak.

Menanggapi insiden itu, Kantor Kecamatan Xianlin di distrik Yuhang merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa Yuan telah "jatuh pingsan dan meninggal meskipun sudah mendapat perawatan darurat".

"Platform pengiriman makanan, perusahaan asuransi, dan keluarga telah mencapai kesepakatan. Pengaturan tindak lanjut sedang dilakukan dengan tertib," demikian bunyi pengumuman tersebut.

baca juga

Sementara itu, di media sosial, insiden tersebut telah memicu kemarahan. ""Raja Pesanan"" lainnya telah jatuh. Apakah benar-benar tidak ada cara untuk menghindari tragedi ini?" kata seseorang.

"Dia berusia 50-an, satu-satunya pencari nafkah bagi keluarganya, bekerja siang dan malam. Semoga dia beristirahat dengan tenang. Saya berharap di kehidupan selanjutnya, dia tidak harus berpacu dengan waktu seperti ini," komentar yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisatawan Meninggal Dunia di Puncak, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya

Wisatawan Meninggal Dunia di Puncak, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya

News | Senin, 16 September 2024 | 10:06 WIB

Alberto Fujimori Mantan Presiden Peru Meninggal Dunia karena Kanker Lidah

Alberto Fujimori Mantan Presiden Peru Meninggal Dunia karena Kanker Lidah

News | Kamis, 12 September 2024 | 12:35 WIB

Baru Pulang dari Australia, Pilunya Anak Puput Novel Turun ke Liang Lahad Kuburkan sang Ibu

Baru Pulang dari Australia, Pilunya Anak Puput Novel Turun ke Liang Lahad Kuburkan sang Ibu

Entertainment | Senin, 09 September 2024 | 14:47 WIB

Isak Tangis Iringi Pemakaman Puput Novel, Penyanyi Cilik Era 80-an

Isak Tangis Iringi Pemakaman Puput Novel, Penyanyi Cilik Era 80-an

Entertainment | Senin, 09 September 2024 | 10:04 WIB

Kabar Duka, Penyanyi Lawas Puput Novel Meninggal Dunia di Usia 50 Tahun

Kabar Duka, Penyanyi Lawas Puput Novel Meninggal Dunia di Usia 50 Tahun

Entertainment | Minggu, 08 September 2024 | 20:47 WIB

Profil Ulama Tgk Muhammad Yusuf A Wahab alias Tu Sop, Calon Wakil Gubernur Aceh yang Meninggal Dunia di Jakarta

Profil Ulama Tgk Muhammad Yusuf A Wahab alias Tu Sop, Calon Wakil Gubernur Aceh yang Meninggal Dunia di Jakarta

News | Sabtu, 07 September 2024 | 12:43 WIB

Terkini

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:50 WIB

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:45 WIB