Perludem: Sebaiknya Pemilik Akun Fufufafa Mengakui dan Minta Maaf

Galih Priatmojo, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 19 September 2024 | 17:45 WIB
Perludem: Sebaiknya Pemilik Akun Fufufafa Mengakui dan Minta Maaf
Ilustrasi Gibran dan Akun Fufufafa yang buat heboh media sosial. [Suara.com/Rohmat Haryadi]

Suara.com - Akun Fufufafa sedang mendapat sorotan tajam dari publik usai kedapatan menebar unggahan tidak pantas kepada beberapa pihak. Di tengah kegaduhan itu, nama Gibran Rakabuming Raka kemudian dikaitkan dengan pemilik akun tersebut setelah terdaftar di Kaskus memakai email katering Chilli Pari.

Sampai hari ini, belum diketahui siapa pemilik akun Fufufafa. Namun, Menkominfo Budi Arie Setiadi berani menjamin bahwa Gibran bukan orang yang bertanggung jawab di balik akun tersebut.

Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyebut ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pemilik akun Fufufafa agar kegaduhan yang ditimbulkan tak kian meluas dan semakin liar.

"Merespons itu menurut saya dalam sebuah praktik demokrasi yang bermoral dan etis, sebaiknya mengakui dan meminta maaf," kata Titi saat diskusi online yang digelar Pusat Studi Agama & Demokrasi UII bertajuk 'Fufufafa: Pemilik, Implikasi Hukum dan Etik' pada Rabu (19/9/2024).

"Agar bisa menjadi standar moral dan juga perbaikan perilaku dan dilakukan rekonsiliasi kepada pihak-pihak yang menjadi korban dan dirugikan. Supaya juga tidak terus menerus menjadi rongrongan jangka panjang," imbuhnya.

Namun kondisi bisa berbeda jika kemudian orang yang menjadi korban menolak untuk memaafkan dan menempuh upaya hukum. Hal itu merupakan hak asasi dari masing-masing pribadi yang bersangkutan. 

"Tetapi situasi hari ini menurut saya siapapun pemilik akun tersebut mestinya menunjukkan teladan dengan mengakui meminta maaf dan kemudian memperbaiki sikap," tegasnya.

Kemudian, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan yakni dengan rekonstruksi pendidikan politik dan kaderisasi partai politik. Tujuannya agar politisi melek literasi digital dan etika politik dengan baik. 

"Jadi ini jadi pembelajaran bagi partai politik jangan sampai nanti ada politisi-politisi partai yang perilaku digital dan perilaku politiknya sangat tidak etis dan sangat tidak teredukasi," ungkapnya.

baca juga

Menurut Titi, fenomena ini sekaligus sebuah pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah. Khususnya terkait literasi digital yang ternyata seolah-seolah media sosial itu dianggap sebagai keranjang sampah.

Keranjang sampah yang setiap orang biasa berbicara apa saja seolah tanpa konsekuensi. Fenomena Fufufafa ini sebaiknya tak dibiarkan hilang menguap begitu saja.

"Nah ini sebenarnya menjadi sesuatu yang buruk bagi kita ketika akun Fufufafa ini hilang bersama angin seolah-olah nanti itu makin melegitimasi media sosial itu adalah tempat sampah yang semua sampah-sampah pemikiran orang-orang yang tidak terliterasi digital dan terliterasi politik itu dikeluarkan," tuturnya.

"Mestinya diungkap sebagai sebuah pembelajaran soal apa yang dimaksud dengan literasi digital," sambungnya.

Ditambahkan Titi, revitalisasi pendidikan inklusi dan pengarusutamaan gender sejak usia dini tak boleh dilupakan. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak.

"Walaupun punya kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tapi ternyata kalau membaca akun Fufufafa dan bagaimana komentar-komentar seksisme dan objektifikasi terhadap perempuan itu mengerikan sekali," tandasnya.

"Meskipun kita sudah punya pasal 28H ayat 2 soal affirmative action kelompok-kelompok yang termarjinal untuk mendapat perlakuan khusus tapi ternyata kalau paradigma warganya seperti fufufafa bisa dikatakan waduh demokrasi dan negara kita tidak punya harapan kalau seperti itu mayoritas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fufufafa Diduga Milik Gibran, Ahli Sebut Pemilik Akun Ini Gagal Literasi Digital dan Politik

Fufufafa Diduga Milik Gibran, Ahli Sebut Pemilik Akun Ini Gagal Literasi Digital dan Politik

News | Kamis, 19 September 2024 | 17:42 WIB

Fufufafa Lebih Banyak Sentimen Kontra Publik Dibanding Pilpres 2024?, Ismail Fahmi Ungkapkan Temuan Ini

Fufufafa Lebih Banyak Sentimen Kontra Publik Dibanding Pilpres 2024?, Ismail Fahmi Ungkapkan Temuan Ini

News | Kamis, 19 September 2024 | 16:25 WIB

Salahkan Admin, Ini Deretan Cuitan Emosi Gibran yang Diungkap Najwa Shihab di Depan Mata

Salahkan Admin, Ini Deretan Cuitan Emosi Gibran yang Diungkap Najwa Shihab di Depan Mata

Lifestyle | Kamis, 19 September 2024 | 15:53 WIB

Ingat Lagi Perjuangan Selvi Ananda Jadi Mualaf demi Gibran, Kini Dikasihani Imbas Kontroversi Fufufafa

Ingat Lagi Perjuangan Selvi Ananda Jadi Mualaf demi Gibran, Kini Dikasihani Imbas Kontroversi Fufufafa

Lifestyle | Kamis, 19 September 2024 | 15:50 WIB

Terkini

Panduan Lengkap Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober di Sekolah

Panduan Lengkap Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober di Sekolah

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 13:47 WIB

Jerawat dan Bekasnya Hempas! 4 Serum Azeclair Alternatif Kulit Berjerawat

Jerawat dan Bekasnya Hempas! 4 Serum Azeclair Alternatif Kulit Berjerawat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 13:45 WIB

Angkat Pengeboman Hiroshima, Shim Eun Kyung dan WOODZ Tolak Film Damako

Angkat Pengeboman Hiroshima, Shim Eun Kyung dan WOODZ Tolak Film Damako

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 13:45 WIB

Viral Julurkan Lidah ke Demonstran Hari Tani, Oknum Polisi Bengkulu Dijatuhi Sanksi Disiplin

Viral Julurkan Lidah ke Demonstran Hari Tani, Oknum Polisi Bengkulu Dijatuhi Sanksi Disiplin

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:42 WIB

Apakah Kulkas Boleh Dibaringkan saat Pengiriman? Ketahui Panduan Amannya

Apakah Kulkas Boleh Dibaringkan saat Pengiriman? Ketahui Panduan Amannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 13:38 WIB

Siap-siap, Tahun Depan Subsidi BBM dan LPG Dipangkas, Penerima Diseleksi Ketat!

Siap-siap, Tahun Depan Subsidi BBM dan LPG Dipangkas, Penerima Diseleksi Ketat!

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 13:34 WIB

Agung Nugroho: Jangan Ada Lagi Warga Pekanbaru yang Tak Punya Rumah

Agung Nugroho: Jangan Ada Lagi Warga Pekanbaru yang Tak Punya Rumah

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 13:32 WIB

Segini Kisaran Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI Jika Memecat John Herdman Sekarang

Segini Kisaran Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI Jika Memecat John Herdman Sekarang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 13:32 WIB

Menteri Hukum Sambangi Istana, Ungkap Ada Urusan Pemerintahan dan Partai

Menteri Hukum Sambangi Istana, Ungkap Ada Urusan Pemerintahan dan Partai

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:32 WIB

Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar

Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 13:30 WIB

×