Fufufafa Diduga Milik Gibran, Ahli Sebut Pemilik Akun Ini Gagal Literasi Digital dan Politik

Muhammad Ilham Baktora

Kamis, 19 September 2024 | 17:42 WIB
Fufufafa Diduga Milik Gibran, Ahli Sebut Pemilik Akun Ini Gagal Literasi Digital dan Politik
Akun Kaskus Fufufafa. (x/BosPurwa)

Suara.com - Polemik akun Kaskus Fufufafa masih terus bergulir. Pasalnya akun dengan banyak jejak digital yang kontroversial itu diduga milik Wakil Presiden Terpilih 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka.

Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai perlu melihat fenomena akun Fufufafa ini secara holistik atau lebih luas lagi. Terlebih kemudian dikaitkan dengan persoalan demokrasi di Indonesia.

Titi menyoroti berbagai jejak digital unggahan akun tersebut saat diskusi online yang digelar Pusat Studi Agama & Demokrasi UII bertajuk 'Fufufafa: Pemilik, Implikasi Hukum dan Etik' pada Kamis (19/9/2024).

"Unggahan Fufufafa itu merefleksikan literasi digital yang sangat buruk atau yang disebut dengan tuna digital. Orang bisa punya banyak akun tapi bukan berarti dia melek atau terliterasi dengan baik secara digital," kata Titi.

Selain itu, Titi menyebut bahwa pemilik akun Fufufafa itu tuna politik. Terlebih dengan unggahan yang tidak jarang mengolok-olok lawan politik atau pihak yang berbeda pandangan politik dengannya.

Kebencian politik yang dituangkan akun tersebut mencerminkan literasi yang buruk dan tidak mumpuni. Jika memang kemudian pemilik akun itu benar milik seorang politisi.

"Lalu tuna etika, bagaimana kemudian cara dia memperlakukan martabat seorang manusia, terutama perempuan, itu buruk sekali, terutama soal merespons orientasi seksual seseorang," ucapnya.

"Ini yang paling menyebalkan dari akun Fufufafa adalah dia sangat seksis menjadikan perempuan itu objek, makanya kan omongannya soal susu dan hal-hal yang memang perempuan itu adalah objek," imbuhnya.

Dia bilang hal itu mengindikasikan kebencian terhadap perempuan dengan patriarkis dengan relasi kuasanya. Sehingga unggahan yang dimunculkan pun tidak lepas dari seksisme dan objektifikasi terhadap perempuan.

baca juga

"Jadi dari membaca postingannya saja kita sudah bisa menilai bahwa orang itu pasti relasinya adalah relasi kuasa antara laki-laki dan perempuan, di mana perempuan itu merupakan objek yang tidak lepas dari hal-hal yang berbau seksualitas, objektifikasi seksualnya itu sangat kentara ya di dalam akun Fufufafa," ucapnya.

Selain itu, akun Fufufafa juga cukup diskriminatif terkhusus terhadap orientasi seksual seseorang, gender dan pilihan politik yang berbeda. Hal tersebut menunjukkan ketidakdewasaan politik.

"Lalu soal kalau dia adalah seorang politisi, kita bisa langsung kasih label yang bersangkutan bukan politisi yang kredibel, karena kalau yang kredibel tidak akan seperti itu cara komunikasinya, komunikasi politik maupun penggunaan media sosial yang dilakukan," tandasnya.

Gagalnya literasi digital dan pendidikan politik pun, kata Titi tidak bisa dilepaskan dari fenomena Fufufafa ini. Sehingga fenomena ini harus menjadi refleksi untuk semua pihak.

"Itu memang betul-betul cerminan literasi digital yang buruk dan perilaku politik yang sangat butuk. Ini respons apa yang dicerminkan dalam postingan akun Fufufafa dan kalau kita melihat demokrasi sebagai sebuah sistem nilai ya," tegasnya.

Ditambahkan Titi, demokrasi memang ditentukan oleh mayoritas namun bukan berarti lantas minoritas tidak ditinggalkan begitu saja. Hal itu yang tidak disadari oleh akun Fufufafa ini.

"Tapi justru akun fufufafa ini melihat orientasi seksual, jenis kelamin itu sebagai objektifikasi kebencian, ini bahaya banget nih. Kalau banyak orang yang seperti Fufufafa ini," cetusnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fufufafa Lebih Banyak Sentimen Kontra Publik Dibanding Pilpres 2024?, Ismail Fahmi Ungkapkan Temuan Ini

Fufufafa Lebih Banyak Sentimen Kontra Publik Dibanding Pilpres 2024?, Ismail Fahmi Ungkapkan Temuan Ini

News | Kamis, 19 September 2024 | 16:25 WIB

Roy Suryo Sebut Akun Fufufafa Diduga Milik Gibran Lecehkan 11 Artis, Bukan Cuma Syahrini

Roy Suryo Sebut Akun Fufufafa Diduga Milik Gibran Lecehkan 11 Artis, Bukan Cuma Syahrini

Entertainment | Kamis, 19 September 2024 | 15:31 WIB

Ingat Lagi Perjuangan Selvi Ananda Jadi Mualaf demi Gibran, Kini Dikasihani Imbas Kontroversi Fufufafa

Ingat Lagi Perjuangan Selvi Ananda Jadi Mualaf demi Gibran, Kini Dikasihani Imbas Kontroversi Fufufafa

Lifestyle | Kamis, 19 September 2024 | 15:50 WIB

Terkini

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

×