Kondisi Terbaru di Lebanon: Israel Lakukan Operasi Terbatas Hizbullah

Andi Ahmad S

Selasa, 01 Oktober 2024 | 10:07 WIB
Kondisi Terbaru di Lebanon: Israel Lakukan Operasi Terbatas Hizbullah
Serangan udara Israel menghantam Lebanon. (Suara.com/twitter @sahouraxo)

Suara.com - Amerika Serikat (AS) memberi tahu bahwa kondisi saat ini di Lebanon samkin denting, pasalnya Israel tengah melakukan operasi terbatas kepada Hizbullah.

Informasi itu disampaikan Departemen Luar Negeri AS, Juru Bicara Matthew Miller mengayakan, operasi terbatas terhadap Hizbullah yang menargetkan infrastruktur Hizbullah di dekat perbatasan.

"Saya akan membiarkan Israel berbicara tentang operasi militernya sendiri," kata Miller yang menanggapi pertanyaan tentang "operasi terbatas", seraya menambahkan bahwa AS telah terlibat dalam pembicaraan dengan Israel.

Ketika ditanya oleh Anadolu bagaimana AS mendefinisikan "operasi terbatas," Miller mengatakan bahwa itu adalah definisi Israel, bukan definisi AS, dan merujuk pertanyaan lebih lanjut kepada pejabat Israel.

Mengenai korban sipil dalam serangan Israel di Lebanon, Miller mengatakan AS "sama sekali" tidak ingin melihat infrastruktur sipil menjadi sasaran, tetapi target Hizbullah adalah sah bagi tentara Israel.

"Kami mendukung serangan terhadap Hizbullah," kata Miller, tetapi menambahkan bahwa "kegiatan semacam ini dapat memungkinkan diplomasi dan juga dapat menyebabkan salah perhitungan, dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan."

Dia mengulangi pernyataan sebelumnya dari Pemerintah AS, yang mendesak diplomasi terhadap konflik Israel-Hizbullah, dan mengatakan bahwa AS tidak akan menyerah pada diplomasi.

Miller juga menyatakan kekhawatiran Washington atas dampak kemanusiaan dari operasi Israel di Lebanon, dengan memperingatkan bahwa operasi tersebut dapat "mendestabilisasi" kawasan tersebut.

Sejak 23 September, Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap apa yang disebutnya sebagai target Hizbullah di seluruh Lebanon, menewaskan lebih dari 960 orang dan melukai lebih dari 2.770 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.

baca juga

Beberapa pemimpin Hizbullah telah meninggal dunia dalam serangan tersebut, termasuk pemimpin kelompok tersebut, Hassan Nasrallah.

Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam perang lintas perbatasan sejak dimulainya perang Israel di Gaza, yang telah menewaskan hampir 41.600 orang yang sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak, menyusul serangan lintas perbatasan oleh kelompok Palestina Hamas Oktober 2023.

Masyarakat internasional telah memperingatkan bahwa serangan Israel di Lebanon dapat meningkatkan konflik Gaza menjadi perang kawasan yang lebih luas. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji Gencatan Senjata Amerika Serikat Palsu, Iran: Memberi Banyak Waktu Kepada Penjahat

Janji Gencatan Senjata Amerika Serikat Palsu, Iran: Memberi Banyak Waktu Kepada Penjahat

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 09:32 WIB

Serangan Udara Terbaru Israel Tewaskan 63 Orang di Lebanon Selatan dan Timur

Serangan Udara Terbaru Israel Tewaskan 63 Orang di Lebanon Selatan dan Timur

News | Senin, 30 September 2024 | 22:51 WIB

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 25 Warga Palestina, Termasuk Perempuan dan Anak-Anak

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 25 Warga Palestina, Termasuk Perempuan dan Anak-Anak

News | Senin, 30 September 2024 | 22:42 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×