Dapat Ancaman dari Netanyahu, Masoud Pezeshkian: Iran Tetap Berdiri Teguh

Andi Ahmad S

Rabu, 02 Oktober 2024 | 14:30 WIB
Dapat Ancaman dari Netanyahu, Masoud Pezeshkian: Iran Tetap Berdiri Teguh
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan serangan rudal terhadap Israel didasarkan pada "hak pembelaan diri yang sah" negara tersebut, seraya menekankan bahwa Iran memberikan "tanggapan tegas" terhadap "agresi" Israel. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Perdana Menteri Israel, Netanyahu sebelumnya sempat memberikan ancaman kepada kepada Iran ditengah serangan yang dilakukan negara Zionis tersebut ke jalur Gaza Palestina dan Lebanon.

Hal itu nampaknya mendapatkan sorotan khusus dari Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Orang nomor satu di Iran tersebut menegaskan, bahwa setelah serangan rudal Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) ke jantung wilayah pendudukan.

Dia memberikan peringatan kepada Netanyahu harus memahami bahwa Iran bukanlah negara agresif, namun tetap berdiri teguh melawan setiap ancaman.

“Berdasarkan hak yang sah dan dengan tujuan menciptakan perdamaian dan keamanan bagi Iran dan kawasan, respons tegas telah diberikan terhadap agresi rezim Zionis,” tulis Pezeshkian di akun X miliknya.

"Tindakan ini untuk membela kepentingan dan warga negara Iran," katanya.

Presiden Iran menjelaskan bahwa Netanyahu harus memahami bahwa Iran bukanlah pihak yang suka berperang, tetapi tetap teguh melawan setiap ancaman.

“Ini hanyalah sedikit dari kekuatan kami. Jangan terlibat konflik dengan Iran,” tambahnya lagi.

Peringatan Keras dari Netanyahu Untuk Iran

baca juga

Konflik di Timur Tengah saat ini semakin panas, bahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini memberikan peringatan keras kepada Iran.

Menurut Netanyahu, Iran saat ini tidak ada tempat di Timur Tengah di luar jangkauan Israel di tengah banyaknya serangan terhadap Hizbullah di Lebanon.

Dalam pernyataan video yang dibuat dalam bahasa Inggris, Netanyahu berbicara kepada rakyat Iran dan memperingatkan bahwa pemerintah mereka membawa mereka lebih dekat ke jurang maut.

“Dengan berlalunya waktu, rezim ini membawa Anda – rakyat Persia yang mulia – semakin dekat ke jurang kehancuran,” kata Netanyahu.

“Tidak ada tempat di Timur Tengah yang tidak dapat dijangkau oleh Israel,” tambah perdana menteri tersebut, sambil memperingatkan rakyat Iran bahwa “rezim mereka semakin menjerumuskan kawasan ini ke dalam kegelapan dan peperangan”.

“Jangan biarkan sekelompok kecil teokrat menghancurkan harapan dan impian Anda,” kata Netanyahu.

Israel dalam beberapa hari terakhir melancarkan serangan udara besar-besaran di Lebanon terhadap “Poros Perlawanan”, sebuah jaringan kelompok militan yang bersekutu dengan Iran di wilayah tersebut, termasuk di Suriah, Yaman dan Irak.

Serangan Israel di Beirut hari Jumat menewaskan Hassan Nasrallah, pemimpin kelompok militan Lebanon Hizbullah yang telah dipersenjatai dan dibiayai oleh Republik Islam selama bertahun-tahun.

Iran juga berjanji akan membalas pembunuhan Abbas Nilforoushan, komandan utama Pasukan Quds, cabang operasi luar negeri Korps Garda Revolusi Islam Iran, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah pada hari Jumat.

Dalam pernyataan videonya, Netanyahu mengungkapkan harapannya akan masa depan “ketika Iran akhirnya bebas”, dan mengatakan bahwa hal itu akan “terjadi jauh lebih cepat dari yang diperkirakan orang”.

“Semuanya akan berbeda,” katanya. "Kedua negara kita, Israel dan Iran, akan hidup damai. Iran akan berkembang lebih pesat dari sebelumnya."

Komentar Netanyahu muncul beberapa jam setelah juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan negaranya tidak berencana mengirim pejuangnya untuk menghadapi Israel secara langsung.

“Tidak perlu mengirimkan pasukan tambahan atau sukarelawan dari Republik Islam Iran,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Nasser Kanani, seraya menambahkan bahwa Lebanon dan pejuang di wilayah Palestina “memiliki kemampuan dan kekuatan untuk mempertahankan diri melawan agresi”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Kembali Serang Beirut Selatan, Operasi Ugal-ugalan Tewaskan 55 Orang

Israel Kembali Serang Beirut Selatan, Operasi Ugal-ugalan Tewaskan 55 Orang

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 13:57 WIB

Hujan Rudal Iran ke Israel, Pezeshkian: Ini Baru Sebagian Kecil Kekuatan Kami!

Hujan Rudal Iran ke Israel, Pezeshkian: Ini Baru Sebagian Kecil Kekuatan Kami!

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 13:35 WIB

Hizbullah hingga Irak Lancarkan Serangan ke Israel, Perlawanan usai Nasrallah Terbunuh di Beirut

Hizbullah hingga Irak Lancarkan Serangan ke Israel, Perlawanan usai Nasrallah Terbunuh di Beirut

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 13:15 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×