Inggris Soroti Kabar Warga Sipil Palestina Terbakar Hidup-Hidup, Saat Israel Bombardir Tenda Pengungsi

Andi Ahmad S

Rabu, 16 Oktober 2024 | 01:15 WIB
Inggris Soroti Kabar Warga Sipil Palestina Terbakar Hidup-Hidup, Saat Israel Bombardir Tenda Pengungsi
Api dan asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel di sekitar tenda-tenda pengungsi di dalam tembok Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, di Jalur Gaza, Palestina, Senin (14/10/2024). [United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA) / AFP]

Suara.com - Kabar berhembus adanya warga sipil Palestina terbakar hidup-hidup ketika Israel melancarkan pengeboman ke tenda pengungsi di halaman Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir Al-Balah, Gaza Tengah.

Hal itu nampaknya menjadi sorotan dari Pemerintah Inggris. Mereka saat ini tengah mencermati laporan yang menyebut warga sipil Palestina terbakar hidup-hidup.

Anggota Parlemen Independen dari Leeds, Richard Burgon, menanyakan apakah pemerintah akan memberlakukan sanksi terhadap Israel, seperti yang dilakukan terhadap Rusia saat menyerang Ukraina.

"Baru-baru ini, Israel membakar orang hidup-hidup dengan mengebom tenda pengungsi di rumah sakit, membunuh anak-anak dengan mengebom sekolah, dan menembaki penjaga perdamaian PBB," kata Burgon.

Dia juga menyebut, "Kita telah menghadapi hal ini selama setahun. Seorang pengacara Palestina mengatakan bahwa Inggris tahu apa yang harus dilakukan, seperti saat memberlakukan sanksi kepada Rusia atas invasi ilegal ke Ukraina, menjatuhkan sanksi, memberi sanksi pada persenjataan, perdagangan, dan sanksi untuk pejabatnya. Itulah cara menghentikan Israel dari tindakannya (saat ini)."

Kepada Dodds, Burgon bertanya, "Kapan Israel akan diperlakukan dengan standar yang sama atas kejahatan perangnya dan pelanggaran hukum internasional?"

Dodds menjawab, "Sangat penting bahwa Inggris menanggapi tanggung jawab ini dengan serius."

Dia menambahkan bahwa Pemerintah Inggris terus mengamati laporan yang masuk dan memastikan bahwa hukum internasional ditegakkan.

Mengenai kebijakan sanksi, dia menyatakan bahwa Inggris telah memberikan sanksi kepada delapan orang yang bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia terhadap komunitas Palestina di Tepi Barat dan akan terus mengevaluasi kebijakan tersebut.

baca juga

Merujuk pada rekaman mengerikan yang beredar luas di media sosial, yang memperlihatkan orang terbakar hidup-hidup di Gaza, Brendan O’Hara, anggota parlemen dari Partai Nasional Skotlandia, bertanya, "Apakah mengebom rumah sakit dan membakar pasien di tempat tidur mereka merupakan kejahatan perang?"

Menteri Dodds menjawab bahwa pemerintah Inggris sedang memeriksa dengan cermat semua laporan yang ada, termasuk rekaman-rekaman di Gaza yang mengganggu tersebut. Dia menekankan pentingnya penilaian yang hati-hati sesuai dengan kerangka hukum yang berlaku.

Pada Selasa saja, serangan Israel telah menewaskan setidaknya 55 warga Palestina di Jalur Gaza, menambah jumlah korban tewas sejak tahun lalu menjadi 42.344, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza.

Selain itu, sekitar 99.013 orang terluka dalam serangan yang terus berlanjut. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama Penyelamatan di Perbatasan, 12 WNI Lolos dari Cengkeraman Sindikat Penipuan di Myanmar

Drama Penyelamatan di Perbatasan, 12 WNI Lolos dari Cengkeraman Sindikat Penipuan di Myanmar

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 23:21 WIB

Dukung Komunitas LGBT di AS, Kamala Harris: Kami Akan Perjuangkan Kebebasan Anda

Dukung Komunitas LGBT di AS, Kamala Harris: Kami Akan Perjuangkan Kebebasan Anda

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 19:57 WIB

Teror Penembakan di Israel Tewaskan 1 Orang, Siapa Dalangnya?

Teror Penembakan di Israel Tewaskan 1 Orang, Siapa Dalangnya?

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 16:56 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB