Ketegangan Meningkat, AS dan 11 Negara Sekutu Luncurkan Mekanisme Baru Pantau Ancaman Nuklir Korea Utara

Bella

Rabu, 16 Oktober 2024 | 17:19 WIB
Ketegangan Meningkat, AS dan 11 Negara Sekutu Luncurkan Mekanisme Baru Pantau Ancaman Nuklir Korea Utara
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berjalan dengan putrinya saat dia memeriksa rudal balistik antarbenua (ICBM) baru "Hwasong Gun 17" di Bandara Internasional Pyongyang, Korea Utara, Jumat (18/11/2022). [KCNA VIA KNS/AFP]

Suara.com - Amerika Serikat bersama sejumlah negara mitra, termasuk Korea Selatan dan Jepang, meluncurkan rencana baru untuk memantau perkembangan senjata nuklir Korea Utara. Langkah ini diambil setelah veto dari Rusia menghentikan pemantauan oleh panel ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada awal tahun ini.

Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada hari Rabu, disebutkan bahwa negara-negara yang tergabung dalam Multilateral Sanctions Monitoring Team akan bekerja untuk menangani ancaman dari program rudal balistik Korea Utara serta senjata pemusnah massalnya.

"Tujuan dari mekanisme baru ini adalah mendukung pelaksanaan penuh sanksi PBB terhadap Korea Utara dengan mempublikasikan informasi berdasarkan investigasi ketat terkait pelanggaran dan upaya penghindaran sanksi," tulis pernyataan tersebut, diikutip suara melalui laman alarabiya, Rabu.

Gambar yang diambil pada tanggal 30 Mei 2024 dan dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara melalui KNS pada tanggal 31 Mei 2024 menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua kiri) saat menghadiri uji coba salvo artileri roket super besar 600mm, di lokasi yang belum dikonfirmasi di Korea Utara. [KCNA VIA KNS/AFP]
Gambar yang diambil pada tanggal 30 Mei 2024 dan dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara melalui KNS pada tanggal 31 Mei 2024 menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua kiri) saat menghadiri uji coba salvo artileri roket super besar 600mm, di lokasi yang belum dikonfirmasi di Korea Utara. [KCNA VIA KNS/AFP]

Pengumuman ini muncul sehari setelah Korea Utara meledakkan bagian-bagian jalan di wilayahnya yang menghubungkan ke Korea Selatan, menambah ketegangan di Semenanjung Korea yang telah lama terbagi. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, semakin meningkatkan ancamannya terhadap Korea Selatan, dengan klaim bahwa ia memiliki hak untuk melenyapkan negara tetangganya tersebut.

Sebanyak 11 negara berpartisipasi dalam program ini, termasuk Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Selandia Baru, dan Inggris, selain Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang.

"Kami lebih memilih untuk melanjutkan rezim sebelumnya yang telah dibentuk oleh Dewan Keamanan. Namun, jalan tersebut terhalang oleh keteguhan Rusia," ujar Wakil Menteri Luar Negeri AS, Kurt Campbell, dalam konferensi pers di Seoul.

"Saya percaya bahwa kelompok negara-negara ini, yang memiliki tujuan bersama, berpotensi melampaui beberapa pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya." katanya.

Pada bulan Maret, Rusia memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang bertujuan memperpanjang masa tugas panel ahli yang telah melaporkan perkembangan arsenal nuklir Korea Utara selama 15 tahun terakhir. Hal ini menunjukkan semakin dekatnya hubungan antara Pyongyang dan Moskow.

Laporan dari panel ahli tersebut sangat penting dalam menentukan sanksi internasional yang ditetapkan oleh Dewan Keamanan melalui serangkaian resolusi, yang bertujuan untuk mencegah Korea Utara menjadi negara bersenjata nuklir. Meski begitu, Pyongyang secara berkala menentang resolusi ini dan terus mengembangkan hulu ledak nuklir serta rudal untuk mengantarkannya.

baca juga

Dalam beberapa tahun terakhir, Kim Jong Un semakin memperkuat penolakannya terhadap Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya, terutama setelah hubungan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin semakin erat. Washington dan Seoul menuduh Pyongyang mendukung perang Rusia di Ukraina dengan memasok artileri dan amunisi, meski tuduhan ini dibantah oleh Korea Utara.

Bulan lalu, Pyongyang merilis foto pertama fasilitas pengayaan uranium untuk bom atom, yang memperlihatkan Kim Jong Un sedang meninjau pabrik yang menjadi pusat program nuklir Korea Utara selama lebih dari 20 tahun, dan menjadi titik gesekan dengan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1,4 Juta Pemuda Korea Utara Berbondong-bondong Gabung Militer, Ngaku Siap Berperang dalam 'Perang Suci'

1,4 Juta Pemuda Korea Utara Berbondong-bondong Gabung Militer, Ngaku Siap Berperang dalam 'Perang Suci'

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 13:03 WIB

Perang Dingin Baru? Rusia Salahkan Barat Gagalkan Deklarasi KTT Asia Timur

Perang Dingin Baru? Rusia Salahkan Barat Gagalkan Deklarasi KTT Asia Timur

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 05:48 WIB

Ketegangan Memuncak, Kim Jong-un Hancurkan Jalur Perbatasan dengan Korea Selatan

Ketegangan Memuncak, Kim Jong-un Hancurkan Jalur Perbatasan dengan Korea Selatan

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 15:58 WIB

Israel Janji Serangan Balasan Tak Akan Sentuh Fasilitas Nuklir dan Minyak, Biden Bernafas Lega?

Israel Janji Serangan Balasan Tak Akan Sentuh Fasilitas Nuklir dan Minyak, Biden Bernafas Lega?

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 11:19 WIB

Dari Ave Maria hingga Guns N' Roses, Trump Ubah Kampanye Jadi Konser Musik Dadakan

Dari Ave Maria hingga Guns N' Roses, Trump Ubah Kampanye Jadi Konser Musik Dadakan

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 11:09 WIB

Rupiah Perkasa Terhadap Dolar AS Setelah Sri Mulyani Masuk Kabinet Prabowo

Rupiah Perkasa Terhadap Dolar AS Setelah Sri Mulyani Masuk Kabinet Prabowo

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2024 | 10:10 WIB

Apa Itu THAAD? Dikirim Amerika Serikat Untuk Bantu Israel

Apa Itu THAAD? Dikirim Amerika Serikat Untuk Bantu Israel

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 02:44 WIB

Spanyol Minta AS Hentikan Ekspor Senjata ke Israel, Palestina: Sejalan dengan Hukum Internasional

Spanyol Minta AS Hentikan Ekspor Senjata ke Israel, Palestina: Sejalan dengan Hukum Internasional

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 22:48 WIB

Korut Siap Meledakkan Jalan di Perbatasan dengan Korea Selatan

Korut Siap Meledakkan Jalan di Perbatasan dengan Korea Selatan

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 15:01 WIB

Rupiah Tergelincir di Awal Pekan, Akankah Menguat Lagi?

Rupiah Tergelincir di Awal Pekan, Akankah Menguat Lagi?

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2024 | 11:42 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×