Para Pemimpin Dunia Buka Suara soal Tewasnya Yahya Sinwar

Bella

Jum'at, 18 Oktober 2024 | 16:07 WIB
Para Pemimpin Dunia Buka Suara soal Tewasnya Yahya Sinwar
Arsip - Pemimpin Hamas, Yahya Sinwar (tengah). ANTARA/Anadolu

Suara.com - Pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, yang dikenal sebagai otak di balik serangan 7 Oktober 2023, telah tewas dalam sebuah operasi militer oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengonfirmasi kematian Sinwar pada Kamis lalu. Serangan yang memicu perang di Gaza ini telah menimbulkan ketegangan internasional, dengan berbagai pemimpin dunia merespons tewasnya salah satu pemimpin kelompok militan tersebut.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, menyatakan bahwa kematian Sinwar membuka peluang bagi masa depan Gaza tanpa kekuasaan kelompok militan.

"Yahya Sinwar adalah penghalang yang tidak teratasi untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Penghalang itu kini telah tiada, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," ujar Biden.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, menyebut tewasnya Sinwar sebagai bentuk keadilan bagi para korban.

"Di bawah kepemimpinannya, Hamas melancarkan serangan teror yang menghancurkan dan menyerang warga sipil di seluruh wilayah. Hari ini memberikan sedikit keadilan bagi para korban dan keluarga mereka," kata Trudeau.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, juga menyoroti peran Sinwar dalam serangan yang menewaskan banyak korban, termasuk 48 warga negara Prancis.

"Hari ini, saya memikirkan dengan emosi para korban dan orang-orang terkasih mereka. Prancis menuntut pembebasan semua sandera yang masih ditahan oleh Hamas," ujar Macron.

Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, mengecam Sinwar sebagai seorang pembunuh kejam yang ingin menghancurkan Israel dan rakyatnya.

baca juga

"Sinwar membawa kematian dan penderitaan yang tak terhitung di seluruh wilayah," ujarnya, seraya menuntut Hamas untuk segera melepaskan semua sandera dan mengakhiri penderitaan rakyat Gaza.

Sementara itu, Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyatakan bahwa kematian Sinwar menandai berakhirnya masa pemerintahan terornya.

"Saya percaya bahwa ini adalah saat yang tepat untuk memulai fase baru: saatnya semua sandera dibebaskan, gencatan senjata segera diumumkan, dan rekonstruksi Gaza dimulai," kata Meloni.

Respons serupa datang dari Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, yang menegaskan bahwa ia tidak akan meratapi kematian seorang pemimpin teror seperti Sinwar.

"Ia bertanggung jawab atas serangan teror 7 Oktober yang menjadi hari paling gelap dan mematikan bagi rakyat Yahudi sejak Perang Dunia II," ujarnya.

Di sisi lain, Pemimpin Mayoritas Senat AS, Chuck Schumer, berharap kematian Sinwar membuka jalan untuk negosiasi damai dan membawa pulang para sandera.

"Saya berdoa agar eliminasi Sinwar dapat membuka jalan bagi segera pulangnya semua sandera dan mengakhiri permusuhan yang memastikan keamanan rakyat Israel," ungkap Schumer.

Pernyataan tegas juga datang dari Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon.

"Pasukan IDF telah mengeliminasi Yahya Sinwar, arsitek utama dari pembantaian 7 Oktober. Tidak ada teroris yang kebal dari tangan panjang IDF," ujarnya.

Tewasnya Yahya Sinwar menjadi salah satu titik penting dalam konflik Israel-Palestina yang terus memanas, memicu reaksi global dan harapan akan berakhirnya kekerasan di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Kematian Pemimpin Hamas, Siapa yang Layak Menggantikan Yahya Sinwar?

Pasca Kematian Pemimpin Hamas, Siapa yang Layak Menggantikan Yahya Sinwar?

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 13:40 WIB

Respon Amerika Serikat Usai Kematian Yahya Sinwar, Joe Biden: Ini Adalah Hari yang Baik Bagi Israel

Respon Amerika Serikat Usai Kematian Yahya Sinwar, Joe Biden: Ini Adalah Hari yang Baik Bagi Israel

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 13:09 WIB

Video Detik-detik Perlawanan Terakhir Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Sebelum Tewas

Video Detik-detik Perlawanan Terakhir Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Sebelum Tewas

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 11:18 WIB

Hizbullah Meningkatkan Level Perang Melawan Israel usai Yahya Sinwar Terbunuh

Hizbullah Meningkatkan Level Perang Melawan Israel usai Yahya Sinwar Terbunuh

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 10:05 WIB

Yahya Sinwar Dikabarkan Tewas, Iran: Semangat Perlawanan Akan Semakin Kuat

Yahya Sinwar Dikabarkan Tewas, Iran: Semangat Perlawanan Akan Semakin Kuat

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 08:56 WIB

Joe Biden Akui Dapat Bocoran dari Netanyahu soal Tewasnya Pimpinan Hamas Yahya Sinwar

Joe Biden Akui Dapat Bocoran dari Netanyahu soal Tewasnya Pimpinan Hamas Yahya Sinwar

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 08:29 WIB

Bayi-Bayi di Ambang Maut: Inkubator di Gaza Terancam Padam Akibat Serangan Israel

Bayi-Bayi di Ambang Maut: Inkubator di Gaza Terancam Padam Akibat Serangan Israel

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 06:11 WIB

Lagi! Israel Klaim Bunuh Pemimpin Hamas Yahya Sinwar

Lagi! Israel Klaim Bunuh Pemimpin Hamas Yahya Sinwar

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 05:58 WIB

5 Tentara Israel Tewas, 24 Terluka dalam Serangan Balasan Hizbullah di Perbatasan Lebanon

5 Tentara Israel Tewas, 24 Terluka dalam Serangan Balasan Hizbullah di Perbatasan Lebanon

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 05:53 WIB

Rusia Ingatkan Israel: Serangan ke Fasilitas Nuklir Iran Akan Berakibat Fatal

Rusia Ingatkan Israel: Serangan ke Fasilitas Nuklir Iran Akan Berakibat Fatal

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 05:00 WIB

Terkini

Rahasia Bumbu Aromatik Masakan Nusantara dan Segudang Manfaat Kemangi

Rahasia Bumbu Aromatik Masakan Nusantara dan Segudang Manfaat Kemangi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Cetak Sejarah! Jejak Gemilang Kiandra Ramadhipa Tembus 5 Besar Dunia di FIM Moto3 Junior WCh 2026

Cetak Sejarah! Jejak Gemilang Kiandra Ramadhipa Tembus 5 Besar Dunia di FIM Moto3 Junior WCh 2026

Sport | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Antisipasi Aksi Penjarahan, 7 Toko Apple di Prancis Ditutup

Antisipasi Aksi Penjarahan, 7 Toko Apple di Prancis Ditutup

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Rekam Jejak Thomas Markle, Ayah Meghan Markle Peraih Emmy yang Terseret Kasus Pornografi

Rekam Jejak Thomas Markle, Ayah Meghan Markle Peraih Emmy yang Terseret Kasus Pornografi

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:37 WIB

5 Rekomendasi Serum yang Mengandung Ceramide, Ampuh Memperbaiki Skin Barrier

5 Rekomendasi Serum yang Mengandung Ceramide, Ampuh Memperbaiki Skin Barrier

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:34 WIB

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Jawa Tengah | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya

Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Ayah Meghan Markle Terseret Kasus Pornografi Anak di Filipina

Ayah Meghan Markle Terseret Kasus Pornografi Anak di Filipina

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang

Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:24 WIB

×