Silsilah Keluarga Purnomo Yusgiantoro, Anak Penasihat Khusus Presiden Prabowo Dapat Penghargaan Presiden AS

Rifan Aditya

Rabu, 23 Oktober 2024 | 16:29 WIB
Silsilah Keluarga Purnomo Yusgiantoro, Anak Penasihat Khusus Presiden Prabowo Dapat Penghargaan Presiden AS
Silsilah Keluarga Purnomo Yusgiantoro, Anak Penasihat Khusus Presiden Prabowo Dapat Penghargaan Presiden AS (instagram/pyccommunity)

Ketiga anak Purnomo dan Lis juga telah mengikuti jejak sang ayah dengan menempuh pendidikan hingga ke jenjang doktoral. Putra sulung, Lucky A. Yusgiantoro, meraih gelar Ph.D. di bidang Ekonomi Mineral dari Colorado School of Mines.

Putra kedua, Inka B. Yusgiantoro, menyelesaikan gelar Ph.D. di bidang Ekonomi dan Keuangan di Cornell University dan melanjutkan sebagai Post-Doctoral Fellow di Harvard Kennedy School.

Sementara itu, putri bungsu, Filda C. Yusgiantoro, menyelesaikan gelar Ph.D. di bidang Ekonomi dari Monash University di Australia. Ketiganya kini memiliki karier yang cemerlang, dengan dua di antaranya adalah Lucky dan Inka, mereka telah kembali ke Indonesia untuk berkontribusi di pemerintahan, sedangkan Filda memimpin Purnomo Yusgiantoro Center.

Menariknya, anak-anak Purnomo Yusgiantoro telah diajarkan sejak kecil untuk menjadi pribadi yang mengutamakan pendidikan.

Bahkan ketika keluarga Purnomo Yusgiantoro tinggal di Amerika, lantaran harus melanjutkan pendidikan tinggi, kedua anaknya (Lucky dan Inka) mendapat penghargaan dari Presiden Amerika Serikat lantaran masuk 10 besar siswa terbaik lulusan SMA di seluruh AS. 

Profil Purnomo Yusgiantoro

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan arahan kepada perwira tinggi TNI dan Polri dalam acara Commanders Calls di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (2/6). [Antara/Widodo S. Jusuf]
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan arahan kepada perwira tinggi TNI dan Polri dalam acara Commanders Calls di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (2/6). [Antara/Widodo S. Jusuf]

Purnomo Yusgiantoro yang kini telah berusia 73 tahun mendapat tugas baru dari pemerintah. Ia didaulat menjadi penasihat khusus presiden Prabowo Subianto dalam bidang energi. Sektor ini tentu sudah tidak asing bagi Purnomo. 

Purnomo pernah menjabat sebagai Menteri ESDM pada era Gus Dur. Ia juga sempat menjadi Gubernur OPEC selama dua tahun sejak 1996.

Bahkan pada 2004, Purnomo merangkap jabatan dalam organisasi global OPEC. Dia menduduki kursi Sekretaris Jenderal dan Presiden OPEC dan ini menjadi catatan sejarah pertama kalinya.

Tak hanya itu, Purnomo juga sebelumnya pernah mengajar di Fakultas Teknologi Mineral Universitas Trisakti Jakarta. Dia juga merupakan Guru Besar Ekonomi Unika Atma Jaya dan ITB.

baca juga

Tahun 2009 pada masa pemerintahan SBY, Purnomo ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan. Atas dasar itulah, alumni SMA Kolese Loyola Semarang ini memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan soal energi.

Meskipun begitu ketika menjadi menteri ESDM, Purnomo juga sempat dianggap melakukan kebijakan yang kontroversi. Ia beberapa kali menaikkan harga BBM dan tarif dasar listrik (TDL).

Alhasil, masyarakat marah dan melakukan demo berkali-kali lantaran harga BBM dan listrik tak kunjung turun. Namun Purnomo berhasil mengelola potensi konflik sehingga masyarakat tidak bergejolak terus menerus.

Dengan tetap menaikkan harga BBM, Purnomo dapat menganggarkan subsidi untuk masyarakat miskin sebagai kompensasi sosial. Subsidi ini diterapkan untuk pendidikan, beras murah, kesehatan hingga infrastruktur.

Riwayat Pendidikan Purnomo Yusgiantoro 

Dalam hal pendidikan, Purnomo adalah lulusan terbaik Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia kemudian melanjutkan studinya dengan biaya sendiri dan berhasil meraih dua gelar Master, yakni Master of Science (M.Sc.) dari Colorado School of Mines dan Master of Arts (M.A.) dari University of Colorado di Boulder.

Tak berhenti di situ, ia juga meraih gelar Ph.D. dalam bidang Ekonomi Sumber Daya Alam dari Colorado School of Mines. Selain itu, ia juga menjadi lulusan terbaik dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), menerima penghargaan Wibawa Seroja Nugraha, dan akhirnya mendapatkan gelar profesor di ITB serta menjadi salah satu pengajar di Universitas Pertahanan Indonesia.

Tak hanya di kancah pendidikan, Purnomo juga berkiprah di berbagai organisasi internasional. Salah satunya adalah ketika ia menjabat sebagai Gubernur OPEC, bahkan hingga menduduki posisi Sekretaris Jenderal dan Presiden OPEC di Wina, Austria. Demikian informasi lengkap seputar Purnomo Yusgiantoro mulai dari silsilah keluarga hingga kiprahnya dalam sektor energi.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawaban Mentan Andi Amran Dituding Masuk Kabinet Karena Haji Isam

Jawaban Mentan Andi Amran Dituding Masuk Kabinet Karena Haji Isam

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 15:18 WIB

Tak Mau Ada Kekosongan di Parlemen, Golkar Segera PAW Anggotanya yang Masuk Kabinet

Tak Mau Ada Kekosongan di Parlemen, Golkar Segera PAW Anggotanya yang Masuk Kabinet

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 14:58 WIB

Ada 11 Orang, Ini Daftar Lengkap Kepala Badan dan Lembaga di Kabinet Merah Putih

Ada 11 Orang, Ini Daftar Lengkap Kepala Badan dan Lembaga di Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 13:15 WIB

Kualitas Gibran jadi "Ban Serep" Prabowo Disoal Gegara Banyak Orang Jokowi di Kabinet: Banyak Titipan Kayak Daycare

Kualitas Gibran jadi "Ban Serep" Prabowo Disoal Gegara Banyak Orang Jokowi di Kabinet: Banyak Titipan Kayak Daycare

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 12:51 WIB

Jejak Panjang Wiranto: Dari Pangkostrad hingga Penasihat Khusus Presiden

Jejak Panjang Wiranto: Dari Pangkostrad hingga Penasihat Khusus Presiden

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 12:16 WIB

Terkini

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:33 WIB

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajak Siswa Biasakan Cek Komposisi dan Tanggal Kedaluwarsa Makanan

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajak Siswa Biasakan Cek Komposisi dan Tanggal Kedaluwarsa Makanan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31 WIB

Sandi Politik di Bumi Ruwa Jurai: Mengapa Jokowi Akhirnya Berseragam PSI?

Sandi Politik di Bumi Ruwa Jurai: Mengapa Jokowi Akhirnya Berseragam PSI?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:16 WIB

Hakim Tolak Dalil 'Tak Ada Niat Jahat', Penyalahgunaan Wewenang Nadiem Makarim Terbukti

Hakim Tolak Dalil 'Tak Ada Niat Jahat', Penyalahgunaan Wewenang Nadiem Makarim Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:14 WIB

Berduka Atas Tewasnya 5 Peserta Latsarmil, Puan Maharani Dukung Kemhan Hapus Materi Militer

Berduka Atas Tewasnya 5 Peserta Latsarmil, Puan Maharani Dukung Kemhan Hapus Materi Militer

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:08 WIB

Puan Maharani Respons Safari Jokowi: Jaga Situasi Tetap Kondusif dan Tetap Adem

Puan Maharani Respons Safari Jokowi: Jaga Situasi Tetap Kondusif dan Tetap Adem

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:08 WIB

Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul: Polda DIY Periksa 31 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka!

Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul: Polda DIY Periksa 31 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:45 WIB

Pramono Anung Beberkan Proyek Strategis DKI, dari RS Internasional hingga Perpanjangan LRT Jakarta

Pramono Anung Beberkan Proyek Strategis DKI, dari RS Internasional hingga Perpanjangan LRT Jakarta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:34 WIB

Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo

Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:29 WIB

×