Sudah Lengser, Netizen Sindir Jokowi Masih Sering Ngonten: Cari Panggung?

Denada S Putri

Senin, 28 Oktober 2024 | 14:10 WIB
Sudah Lengser, Netizen Sindir Jokowi Masih Sering Ngonten: Cari Panggung?
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini menjadi sorotan setelah lengser dari jabatannya selama 10 tahun terakhir. Dalam kelengseran Jokowi sebagai presiden ini, ada berbagai macam momen yang terjadi setelahnya.

Di antaranya, seperti disambut dengan meriah di kampung halamannya di Solo, Jawa Tengah hingga adanya ancaman pembunuhan yang ia terima.

Di sisi lain, meski dirinya sudah lengser, Jokowi masih rutin untuk mengunggah video mengenai kegiatannya setelah purna menjadi presiden.
 
Video yang merekam kegiatannya bersama keluarga hingga mengunjungi tempat rekreasi di Solo diunggah melalui akun media sosial Instagram pribadinya.

Kendati demikian, meski terlihat bahagia setelah purna tugas, Jokowi disebut mendapat ancaman pembunuhan dari seseorang.

Ancaman pembunuhan ini disampaikan oleh Relawan Pasukan Bawah Tanah (Pasbata). Pasbata menilai ada pihak yang mencoba melakukan ancaman pembunuhan terhadap mantan Wali Kota Solo itu.

Ketua Umum Pasbata Jokowi, David Febrian menyebut ancaman pembunuhan terhadap Jokowi itu ditemukan dalam salah satu rekaman video yang diunggah di YouTube.

Diduga, ancaman dilakukan oleh seorang ibu-ibu yang muncul dalam video di YouTube tiga hari jelang Jokowi purnatugas pada 20 Oktober 2024.

Ancaman pembunuhan hingga konten kegiatan mantan presiden ini juga disoroti oleh Akademisi dari Cross Culture, Ali Syarief yang ikut menyinggung konten Jokowi terkait ancaman pembunuhan.

Melalui cuitannya di media sosial X (Twitter), Ali Syarief menyindir ayahanda dari Gibran Rakabuming Raka ini masih terus membuat konten meski sudah lengser dan terbaru memviralkan soal ancaman pembunuhan.

baca juga

"Sudah lengser, masih ngonten terus; Kali ini di viralkan diancam akan di bunuh. Coba bikin konten imam sholat lagi. Kemah lagi di Penajam. Ungkap piaran kodokny," ujar Ali Syarief melalui cuitannya, dikutip Minggu (27/10/2024).

Adapun, cuitan dari Ali Syarief ini menuai pro kontra di linimasa media sosial Twitter. Ada yang menganggap cuitan Ali hanya sekedar hinaan, ada juga yang menyetujui cuitan Ali.

"Katanya akan rajin kunjungi IKN setelah lengser, catet," tulis netizen.

"Kalo kata anak 80-90an lagi caper tuh," jelas netizen.

"Cari panggung… kasihan," ujar netizen.

"Mumgkin bgitu kata penasehat politiknya pak , biar nggak padam bikin sensasi terus," tambah netizen.

"Butuh Validasi eksternal," jelasnya.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kartu Prakerja Catat Prestasi Signifikan Hingga Dapat Puja-puji Dunia

Kartu Prakerja Catat Prestasi Signifikan Hingga Dapat Puja-puji Dunia

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2024 | 13:26 WIB

10 Tahun Jokowi, Diplomasi Luar Negeri Indonesia Tuai Sukses: Menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB

10 Tahun Jokowi, Diplomasi Luar Negeri Indonesia Tuai Sukses: Menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 13:15 WIB

Mengenal Sosok Melli Darsa Junior Barack Obama, Kini Maju di Pilkada Bogor Dampingi Sendi Fardiansyah

Mengenal Sosok Melli Darsa Junior Barack Obama, Kini Maju di Pilkada Bogor Dampingi Sendi Fardiansyah

Kotak Suara | Senin, 28 Oktober 2024 | 11:42 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×