Houthi Yaman Serang Tiga Kapal di Laut Merah dan Laut Arab, Tuntut Blokade Laut Terhadap Israel

Bella

Rabu, 30 Oktober 2024 | 09:22 WIB
Houthi Yaman Serang Tiga Kapal di Laut Merah dan Laut Arab, Tuntut Blokade Laut Terhadap Israel
Cuplikan rekaman dari selebaran yang dirilis oleh Pusat Media Houthi Ansarullah Yaman, menunjukkan anggota kelompok pemberontak Houthi saat menangkap sebuah kapal kargo yang terkait dengan Israel di lokasi yang tidak ditentukan di Laut Merah, Senin (19/11/2023). [ANSARULLAH MEDIA CENTRE / AFP]

Suara.com - Kelompok Houthi di Yaman mengumumkan serangan terhadap tiga kapal di perairan Laut Merah dan Laut Arab, Senin lalu. Tindakan ini disebut oleh juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, sebagai bagian dari upaya untuk memberlakukan blokade laut terhadap Israel.

Menurut Sarea dalam pidato yang disiarkan di televisi, kapal-kapal tersebut menjadi sasaran karena mencoba mendekati pelabuhan yang dianggap berpotensi mengarah ke Israel.

Data terbaru dari perusahaan penyedia informasi pasar keuangan LSEG mengungkapkan bahwa ketiga kapal tersebut terdaftar di bawah bendera Liberia.

Salah satu kapal yang diidentifikasi oleh Houthi sebagai "Motaro" dilacak terakhir kali di lepas pantai barat Yaman di Laut Merah. Kapal ini sedang melakukan perjalanan dari Terusan Suez di Mesir menuju Shanghai.

Selain Motaro, kapal lainnya, SC Montreal, juga menjadi target saat berlayar di Laut Arab dari Pelabuhan Victoria di Seychelles menuju Salalah, Oman.

Kapal ketiga, Maersk Kowloon, dilaporkan berada di Samudra Hindia bagian barat dengan rute serupa dari Salalah.

Insiden ini diiringi laporan dari perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, yang melaporkan dua ledakan dekat kapal dagang yang tengah berlayar sekitar 14 mil laut di barat daya Al Dhubab, Yaman.

Selain itu, UK Maritime Trade Operations (UKMTO) juga melaporkan tiga ledakan 25 mil laut di selatan pelabuhan Mokha, Yaman.

Namun, UKMTO memastikan kapal dan awaknya tetap aman dan melanjutkan perjalanan ke pelabuhan tujuan berikutnya.

baca juga

Serangan ini menjadi tanda bahwa Houthi akan terus melakukan tindakan serupa hingga Israel menghentikan ofensifnya terhadap Gaza dan Lebanon.

Kondisi ini dipandang dapat mengancam keamanan pelayaran komersial di kawasan tersebut, yang merupakan jalur penting bagi perdagangan global yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Serangan dan blokade laut oleh Houthi ini menunjukkan eskalasi ketegangan di wilayah yang sudah bergejolak, mengundang perhatian komunitas internasional terhadap risiko yang kian meningkat bagi kapal-kapal komersial yang melintasi kawasan strategis ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hizbullah Luncurkan Rangkaian Roket ke Wilayah Pendudukan Israel, Sirine Meraung di 30 Lokasi

Hizbullah Luncurkan Rangkaian Roket ke Wilayah Pendudukan Israel, Sirine Meraung di 30 Lokasi

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 22:57 WIB

Terkini! Hizbullah Luncurkan Roket ke Wilayah Penduduk Israel

Terkini! Hizbullah Luncurkan Roket ke Wilayah Penduduk Israel

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 22:43 WIB

Standar Ganda ICC? 5 Bulan Tunda Surat Perintah Penangkapan Netanyahu, Sementara Putin Hanya Butuh 24 Hari!

Standar Ganda ICC? 5 Bulan Tunda Surat Perintah Penangkapan Netanyahu, Sementara Putin Hanya Butuh 24 Hari!

News | Rabu, 30 Oktober 2024 | 04:30 WIB

Yaman Serang Kapal Israel di 3 Laut Sekaligus, Beri Ultimatum Hentikan Agresi ke Palestina

Yaman Serang Kapal Israel di 3 Laut Sekaligus, Beri Ultimatum Hentikan Agresi ke Palestina

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 19:09 WIB

PBB: Israel Lakukan Genosida dan Berupaya Hapus Palestina

PBB: Israel Lakukan Genosida dan Berupaya Hapus Palestina

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 18:59 WIB

Sheikh Naim Qassem:  Sosok Dibalik Hizbullah yang Siap Pimpin Perang Melawan Israel

Sheikh Naim Qassem: Sosok Dibalik Hizbullah yang Siap Pimpin Perang Melawan Israel

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 17:15 WIB

Hizbullah Tunjuk Pengganti Hassan Nasrallah yang Tewas Dibunuh Israel, Siapa Dia?

Hizbullah Tunjuk Pengganti Hassan Nasrallah yang Tewas Dibunuh Israel, Siapa Dia?

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 16:06 WIB

Serangan Terbaru Israel di Gedung Pemukiman Gaza: 55 Tewas Termasuk Wanita dan Anak-Anak

Serangan Terbaru Israel di Gedung Pemukiman Gaza: 55 Tewas Termasuk Wanita dan Anak-Anak

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 15:54 WIB

UNIFIL Gagal di Lebanon? Utusan PBB Serukan Tindakan Tegas Dewan Keamanan

UNIFIL Gagal di Lebanon? Utusan PBB Serukan Tindakan Tegas Dewan Keamanan

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 15:23 WIB

AS Ancam Iran! Siap Bertindak Jika Serangan ke Israel Berlanjut

AS Ancam Iran! Siap Bertindak Jika Serangan ke Israel Berlanjut

News | Rabu, 30 Oktober 2024 | 04:00 WIB

Terkini

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

×