AS Ancam Iran! Siap Bertindak Jika Serangan ke Israel Berlanjut

Bella | Suara.com

Rabu, 30 Oktober 2024 | 04:00 WIB
AS Ancam Iran! Siap Bertindak Jika Serangan ke Israel Berlanjut
Bendera Amerika Serikat (Freepik.com/vwaalakte)

Suara.com - Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan keras kepada Iran di hadapan Dewan Keamanan PBB pada Senin (28/10), menyusul ketegangan yang memuncak di Timur Tengah. Dubes AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, menegaskan bahwa pihaknya siap bertindak jika Iran melanjutkan aksi agresif terhadap Israel atau personel AS di kawasan tersebut.

“Kami tidak akan ragu untuk bertindak demi pertahanan diri. Tidak boleh ada kebingungan. AS tidak menginginkan eskalasi lebih lanjut. Kami percaya ini harus menjadi akhir dari pertukaran serangan langsung antara Israel dan Iran,” ungkap Thomas-Greenfield kepada Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara tersebut.

Pernyataan ini muncul setelah Israel melancarkan serangan balasan ke fasilitas produksi misil dan lokasi strategis di Iran pada Sabtu dini hari, sebagai respons terhadap serangan Iran pada 1 Oktober, yang melibatkan sekitar 200 rudal balistik.

Dalam pertemuan yang berlangsung tegang itu, Dubes Iran untuk PBB, Amir Saied Iravani, menuduh AS ikut berperan dalam serangan tersebut melalui dukungan militer yang diberikan kepada Israel.

“Iran selalu mendukung diplomasi,” ujar Iravani di depan dewan.

“Namun, sebagai negara berdaulat, Republik Islam Iran memiliki hak untuk merespons pada waktu yang dipilihnya atas tindakan agresi ini,” lanjutnya.

Dari pihak Israel, Dubes Israel untuk PBB, Danny Danon, meminta Dewan Keamanan untuk menjatuhkan sanksi berat terhadap infrastruktur militer dan ekonomi Iran. Danon menyebut tindakan Israel terhadap Iran sebagai terukur dan proporsional, serta menegaskan bahwa Israel akan terus mempertahankan diri.

“Setiap agresi lebih lanjut akan menghadapi konsekuensi yang cepat dan tegas,” kata Danon, sambil menambahkan bahwa “Israel tidak mencari peperangan.”

Dalam kesempatan yang sama, Dubes China untuk PBB, Fu Cong, mendesak AS – tanpa menyebutkan namanya secara langsung – untuk lebih mengutamakan keselamatan jiwa dan mendorong Dewan Keamanan PBB agar mengambil langkah gencatan senjata segera di Gaza dan meredakan konflik antara Israel dan Lebanon.

Dubes Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, juga mengkritik dukungan AS terhadap Israel, menyatakan bahwa “Yerusalem tidak siap untuk meninggalkan pendekatan menggunakan kekuatan dalam menyelesaikan setiap konflik dengan negara tetangganya.” Nebenzia menegaskan bahwa Israel merasa yakin untuk terus berperang karena dukungan yang diterimanya dari sekutu Amerika.

Dari sisi lain, Dubes Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, mengimbau Iran agar tidak membalas serangan Israel di akhir pekan tersebut. “Semua pihak harus menahan diri. Tidak ada manfaat dari memperparah siklus kekerasan yang semakin memanas ini,” tegas Woodward.

Di tengah ketegangan yang terus membara, Dewan Keamanan PBB menghadapi tantangan besar untuk menengahi konflik di Timur Tengah. Permintaan akan de-eskalasi semakin mendesak, namun prospek untuk mencapai kesepakatan perdamaian masih terlihat jauh dari jangkauan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran-Israel Saling Tuding jadi Biang Kerok Konflik di Timur Tengah

Iran-Israel Saling Tuding jadi Biang Kerok Konflik di Timur Tengah

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:16 WIB

Serangan Udara Terbaru Israel Tewaskan 60 Orang di Lebanon, Termasuk Anak-Anak

Serangan Udara Terbaru Israel Tewaskan 60 Orang di Lebanon, Termasuk Anak-Anak

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:09 WIB

Larang UNRWA Beroperasi di Negaranya, PBB: Hentikan Pasokan Senjata dan Amunisi Untuk Israel

Larang UNRWA Beroperasi di Negaranya, PBB: Hentikan Pasokan Senjata dan Amunisi Untuk Israel

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:55 WIB

45 Juta Warga AS Sudah Memilih, Trump Atau Harris Yang Menang?

45 Juta Warga AS Sudah Memilih, Trump Atau Harris Yang Menang?

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:41 WIB

Israel Tangkap 100 Orang di Rumah Sakit Gaza Utara

Israel Tangkap 100 Orang di Rumah Sakit Gaza Utara

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:04 WIB

Hizbullah Serang Pasukan Israel di Perbatasan Lebanon

Hizbullah Serang Pasukan Israel di Perbatasan Lebanon

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:57 WIB

Israel Gelontorkan Rp8,3 Triliun untuk Sistem Pertahanan Laser Iron Beam

Israel Gelontorkan Rp8,3 Triliun untuk Sistem Pertahanan Laser Iron Beam

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:50 WIB

Netanyahu Tuding Iran Ingin Bangun Gudang Bom Nuklir untuk Hancurkan Israel

Netanyahu Tuding Iran Ingin Bangun Gudang Bom Nuklir untuk Hancurkan Israel

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:40 WIB

Butuh Gencatan Senjata, Joe Biden: Perang di Gaza Harus Diakhiri

Butuh Gencatan Senjata, Joe Biden: Perang di Gaza Harus Diakhiri

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:08 WIB

Warga Iran Pertanyakan Serangan Israel: Kapan Kami Bisa Hidup Damai?

Warga Iran Pertanyakan Serangan Israel: Kapan Kami Bisa Hidup Damai?

Video | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:05 WIB

Terkini

Skandal Proyek Fiktif Telkom Rp464 Miliar: Eks GM dan 10 Terdakwa Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Skandal Proyek Fiktif Telkom Rp464 Miliar: Eks GM dan 10 Terdakwa Jalani Sidang Vonis Hari Ini

News | Senin, 06 April 2026 | 11:26 WIB

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

News | Senin, 06 April 2026 | 11:25 WIB

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

News | Senin, 06 April 2026 | 11:12 WIB

Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS

Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS

News | Senin, 06 April 2026 | 11:11 WIB

Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel

Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 11:06 WIB

Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi

Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi

News | Senin, 06 April 2026 | 11:04 WIB

Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri

Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri

News | Senin, 06 April 2026 | 11:00 WIB

Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!

Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!

News | Senin, 06 April 2026 | 10:59 WIB

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi

News | Senin, 06 April 2026 | 10:50 WIB

Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah

Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah

News | Senin, 06 April 2026 | 10:50 WIB