PBB: 70 Persen Korban Perang Gaza adalah Perempuan dan Anak-Anak

Bella

Sabtu, 09 November 2024 | 04:35 WIB
PBB: 70 Persen Korban Perang Gaza adalah Perempuan dan Anak-Anak
Ilustrasi - seorang bocah perempuan di Jalur Gaza, Palestina [X]

Suara.com - Kantor HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan data mencengangkan pada Jumat (8/11), menyatakan bahwa hampir 70 persen korban tewas yang telah diverifikasi dalam perang Gaza adalah perempuan dan anak-anak.

Temuan ini menyoroti pelanggaran sistematis terhadap prinsip-prinsip mendasar hukum humaniter internasional.

Laporan ini mencakup tujuh bulan pertama konflik Israel-Hamas di Jalur Gaza, yang dimulai lebih dari setahun lalu.

Dari 8.119 korban yang diverifikasi oleh Kantor HAM PBB dalam periode itu, jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan angka 43.000 korban yang dilaporkan oleh otoritas kesehatan Palestina selama 13 bulan penuh konflik.

Meskipun demikian, rincian korban berdasarkan usia dan jenis kelamin dalam laporan PBB mendukung pernyataan Palestina bahwa perempuan dan anak-anak menjadi mayoritas yang tewas dalam perang ini.

“Pelanggaran sistematis terhadap prinsip-prinsip hukum humaniter internasional, termasuk prinsip pembedaan dan proporsionalitas, sangat terlihat,” kata Kantor HAM PBB dalam pernyataan yang menyertai laporan setebal 32 halaman tersebut.

Volker Turk, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, menegaskan pentingnya akuntabilitas terkait dugaan pelanggaran serius hukum internasional.

“Sangat penting bahwa tuduhan pelanggaran ini ditangani melalui lembaga peradilan yang kredibel dan imparsial, dan sementara itu, semua bukti yang relevan harus dikumpulkan dan disimpan,” tegas Turk.

Sementara itu, Israel belum memberikan komentar atas temuan laporan tersebut. Militer Israel, yang meluncurkan ofensifnya sebagai respons atas serangan 7 Oktober 2023, di mana pejuang Hamas membunuh sekitar 1.200 orang di Israel selatan dan menyandera lebih dari 250 orang, menyatakan bahwa mereka berupaya menghindari korban sipil di Gaza.

baca juga

Namun, Israel mengklaim bahwa satu warga sipil tewas untuk setiap pejuang, menuduh Hamas menggunakan fasilitas sipil sebagai perisai manusia. Hamas membantah tuduhan ini, termasuk penggunaan rumah sakit dan infrastruktur sipil lainnya.

Laporan itu juga mencatat korban termuda yang terverifikasi adalah seorang bayi berusia satu hari, sementara yang tertua adalah perempuan berusia 97 tahun. Anak-anak mewakili 44 persen dari total korban, dengan kelompok usia lima hingga sembilan tahun menjadi yang terbesar, diikuti anak usia 10 hingga 14 tahun, dan anak di bawah empat tahun.

Data ini mencerminkan demografi Gaza dan menunjukkan kegagalan nyata untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang memadai guna menghindari korban sipil.

Laporan juga mengungkapkan bahwa dalam 88 persen insiden, lima atau lebih orang tewas dalam serangan yang sama, mengindikasikan penggunaan senjata dengan dampak luas oleh militer Israel. Beberapa kematian mungkin juga diakibatkan proyektil meleset dari kelompok bersenjata Palestina.

Temuan ini memperbarui urgensi bagi komunitas internasional untuk mencari solusi damai yang melindungi nyawa manusia, terutama mereka yang paling rentan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Robek Bendera Palestina, Suporter Maccabi Tel Aviv Diserang di Amsterdam

Robek Bendera Palestina, Suporter Maccabi Tel Aviv Diserang di Amsterdam

Bola | Jum'at, 08 November 2024 | 17:35 WIB

Dua Mahasiswa Pro-Israel Diserang Pria Bertopeng di Chicago

Dua Mahasiswa Pro-Israel Diserang Pria Bertopeng di Chicago

News | Jum'at, 08 November 2024 | 14:37 WIB

Akankah Donald Trump Ancam Pengiriman Senjata ke Israel?

Akankah Donald Trump Ancam Pengiriman Senjata ke Israel?

News | Jum'at, 08 November 2024 | 13:08 WIB

Parlemen Zionis Israel Sahkan Undang-undang Hukuman Penjara Bagi Anak-anak

Parlemen Zionis Israel Sahkan Undang-undang Hukuman Penjara Bagi Anak-anak

News | Jum'at, 08 November 2024 | 12:55 WIB

Majelis Taklim Deklarasikan Gerakan Anti-Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Majelis Taklim Deklarasikan Gerakan Anti-Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Religi | Jum'at, 08 November 2024 | 02:33 WIB

Miris! Seksisme jadi Alat Kampanye Demi Raih Suara, Komnas Perempuan Sentil Parpol: Harusnya Didik Cakada Agar...

Miris! Seksisme jadi Alat Kampanye Demi Raih Suara, Komnas Perempuan Sentil Parpol: Harusnya Didik Cakada Agar...

News | Kamis, 07 November 2024 | 20:05 WIB

Komnas Perempuan Soroti Banyak Cakada Lontarkan Ucapan Seksis: Tak Patuhi PKPU

Komnas Perempuan Soroti Banyak Cakada Lontarkan Ucapan Seksis: Tak Patuhi PKPU

News | Kamis, 07 November 2024 | 19:00 WIB

Mengejutkan! Mayoritas Warga Israel Anggap Netanyahu Ancaman bagi Negara

Mengejutkan! Mayoritas Warga Israel Anggap Netanyahu Ancaman bagi Negara

News | Kamis, 07 November 2024 | 10:26 WIB

Gempur Trump Heights! Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal ke Pemukiman Israel di Golan Pasca Pilpres AS

Gempur Trump Heights! Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal ke Pemukiman Israel di Golan Pasca Pilpres AS

News | Kamis, 07 November 2024 | 07:10 WIB

Mimpi Presiden Perempuan AS Kembali Kandas, Dukungan Kelompok Selebritas Tak Terlalu Berpengaruh

Mimpi Presiden Perempuan AS Kembali Kandas, Dukungan Kelompok Selebritas Tak Terlalu Berpengaruh

News | Kamis, 07 November 2024 | 06:50 WIB

Terkini

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:56 WIB

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:50 WIB

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Malang | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah

Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah

Lampung | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:28 WIB

×