Iran Tunda Rencana Serang Israel, Ini Penyebabnya

Andi Ahmad S

Selasa, 03 Desember 2024 | 10:47 WIB
Iran Tunda Rencana Serang Israel, Ini Penyebabnya
Rudal Iran mengenai wilayah Tel Aviv tanpa terhalang Iron Dome [X/Ist]

Suara.com - Iran menunda untuk melakukan serangan dalam sekala besar kepada Isral karena disebabkan salah satu diantaranya adalah gencatan senjata di Lebanon.

Tak hanya itu saja, penundaan serangan sendiri dikarnakan adanya pelantikan Trump yang semakin dekat menjadikan saat ini bagi Iran untuk berperan sebagai agresor.

Namun para ayatollah masih putus asa untuk menyelamatkan muka mereka dengan melakukan serangan besar-besaran terhadap “rezim Zionis.”

Dalam beberapa bulan terakhir, Badan Keamanan Israel (Shin Bet) telah mengungkap setidaknya 200 upaya phishing yang dilakukan operasi Iran dengan dugaan tujuan memfasilitasi pembunuhan.

Kampanye phishing menargetkan spektrum yang luas dari tokoh-tokoh Israel, termasuk pejabat tinggi keamanan, pemimpin politik, akademisi, profesional media, jurnalis, dan lain-lain.

Tujuan dari kampanye Iran adalah untuk mendapatkan akses ke media digital (email, komputer, ponsel pintar) dari individu Israel yang ingin mereka targetkan, untuk mengekstrak informasi pribadi seperti alamat rumah, koneksi pribadi, dan tempat-tempat yang sering mereka kunjungi.

Informasi ini dimaksudkan untuk digunakan oleh agen Iran untuk melakukan serangan terhadap individu di Israel, menggunakan sel-sel Israel yang direkrut di dalam negeri. Perlu dicatat bahwa dalam beberapa bulan terakhir, Shin Bet dan Polisi Israel menggagalkan sembilan upaya warga Israel yang direkrut oleh Iran untuk menjalankan misi di Israel.

Sebagai bagian dari operasi Shin Bet, sekitar 200 serangan siber berbeda terhadap perangkat dan komputer individu Israel teridentifikasi.

Melansir dari IsraelToday, Agen Iran biasanya mendekati target mereka melalui platform seperti WhatsApp, Telegram, atau email, membuat cerita sampul yang dipersonalisasi dan disesuaikan dengan bidang minat target, sehingga pendekatan tersebut tidak terlihat mencurigakan.

baca juga

Tujuan para agen Iran adalah untuk meyakinkan target agar mengunduh aplikasi yang akan menginstal alat berbahaya di komputer atau ponsel cerdas mereka, atau mengarahkan mereka ke situs web palsu yang meniru layanan sah, di mana mereka akan diminta memasukkan kredensial login untuk akun pribadi mereka. atau akun email organisasi.

Setelah target menyelesaikan salah satu tindakan ini dan memberikan email serta kata sandinya, penyerang akan “mencuri” kredensial dan mendapatkan akses ke email atau komputer target.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Pelanggaran Gencatan Senjata, Hizbullah Serang Pos Militer Israel

Ada Pelanggaran Gencatan Senjata, Hizbullah Serang Pos Militer Israel

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 09:55 WIB

Israel Kembali Serang Lebanon dengan Drone, Lagi-lagi Langgar Gencatan Senjata?

Israel Kembali Serang Lebanon dengan Drone, Lagi-lagi Langgar Gencatan Senjata?

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 04:05 WIB

Gencatan Senjata Lebanon Picu Serangan Teroris di Suriah, Benarkah?

Gencatan Senjata Lebanon Picu Serangan Teroris di Suriah, Benarkah?

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 04:50 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB