PDIP Dinilai Sengaja Umumkan Pemecatan Jokowi Sekeluarga Setelah Pilkada Selesai Demi Amankan Suara

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 05 Desember 2024 | 18:42 WIB
PDIP Dinilai Sengaja Umumkan Pemecatan Jokowi Sekeluarga Setelah Pilkada Selesai Demi Amankan Suara
Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo bersama Calon Gubernur Jakarta Nomor urut satu, Ridwan Kamil usai menggelar pertemuan di Jakarta, Senin (18/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sikap PDIP yang menyatakan secara tegas kalau Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya bukan lagi kader, dinilai karena ada alasan khusus. Padahal, diketahui ketegangan di antara mereka sudah terjadi sejak 2023 ketika Jokowi justru membiarkan anak sulungnya Gibran Rakabuming maju sebagai cawapres.

Pengamat politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam mengatakan, bahwa PDIP nampaknya memang sengaja menunggu momentum kompetisi politik berakhir untuk menyatakan ketegasannya tentang status kader Jokowi, Gibran, serta Bobby Nasution.

"Hal itu di-trigger salah satunya memang sudah berakhirnya kompetisi-kompetisi politik, baik di tingkat Pilpres, Pileg, juga Pilkada. Sehingga kemudian kekhawatiran shifting-nya basis pemilih loyal PDIP yang masih simpati dengan Jokowi itu tidak terjadi. Sudah tidak lagi dikhawatirkan," kata Umam kepada Suara.com, ditemui di kampus Universitas Paramadina, Jakarta, Kamis (5/12/2024).

"Itulah kenapa kemudian kita bisa memahami kenapa kemarin sebelum Pilpres, sebelum pemilu, sebelum Pilkada, kok nggak ada pemecatan secara terbuka dari PDIP kepada Pak Jokowi. Dan baru dilakukan praktis beberapa hari setelah Pilkada dilaksanakan, satu minggu lah setelah Pilkada dilaksanakan," imbuhnya.

Pernyataan dari Sekjen PDIP Hasto Kristianto kemarin juga dinilai menjadi puncak dari ketegangan antara Jokowi dengan bekas partainya itu. Sikap PDIP untuk menunda pemecatan Jokowi dan keluarganya itu, kata Umam, memang bisa dimaknai bahwa ada upaya dari PDIP untuk melokalisir supaya dampak dari benturan dengan Jokowi tidak berimbas terhadap hasil pemilu.

Terlebih, saat Pilkada serentak 2024, PDIP nampak kalah di berbagai daerah yang sebelumnya menjadi basis suara dari partai tersebut.

"PDIP dikalahkan di beberapa titik, terutama di basis pemilih loyal mereka, di kandang-kandang mereka di Jawa Tengah, Jawa Timur, termasuk yang kemarin di Banten, itu di luar kalkulasi mereka. Maka bisa dipahami tiba-tiba kemudian muncul statement tegas dari Pak Hasto untuk mengambil jarak yang clear bahwa Pak Jokowi dan keluarga sudah bukan menjadi bagian dari PDIP," jelasnya.

Sebelumnya Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka hingga Bobby Nasution, bukan lagi kader PDIP.

"Saya tegaskan kembali bahwa Pak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan," kata Hasto saat di sekolah partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024).

Hasto mengatakan didepaknya Jokowi dan keluarga dari partai berlambang banteng ini lantaran sudah tidak lagi sejalan dengan cita-cita partai yang telah diperjuangkan sejak masa Bung Karno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekerjaan Felicia Tissue Sekarang, Kini Muncul Lagi Bahas Gratifikasi Bareng Sekjen PDIP

Pekerjaan Felicia Tissue Sekarang, Kini Muncul Lagi Bahas Gratifikasi Bareng Sekjen PDIP

Lifestyle | Kamis, 05 Desember 2024 | 17:52 WIB

Gibran Dinilai Tiru Cara Jokowi, Tapi Tirunya Sangat Kasar dan Mudah Dibaca

Gibran Dinilai Tiru Cara Jokowi, Tapi Tirunya Sangat Kasar dan Mudah Dibaca

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 16:50 WIB

Dasco Bicara Peluang Jokowi Masuk Gerindra Usai Tak Dianggap di PDIP

Dasco Bicara Peluang Jokowi Masuk Gerindra Usai Tak Dianggap di PDIP

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 15:50 WIB

Sudah Tak Dianggap PDIP, Golkar Siap Tampung Jokowi

Sudah Tak Dianggap PDIP, Golkar Siap Tampung Jokowi

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 15:10 WIB

Perjalanan Karier Keartisan Eko Patrio, Elite PAN yang Siap Tampung Jokowi Usai Didepak PDIP

Perjalanan Karier Keartisan Eko Patrio, Elite PAN yang Siap Tampung Jokowi Usai Didepak PDIP

Entertainment | Kamis, 05 Desember 2024 | 14:51 WIB

Hasto Bertemu Mantan Pacar Kaesang Bahas Gratifikasi, Puan: Harus Dibedakan Ya...

Hasto Bertemu Mantan Pacar Kaesang Bahas Gratifikasi, Puan: Harus Dibedakan Ya...

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 14:49 WIB

Berapa Penghasilan YouTube Felicia Tissue? Mantan Kaesang yang Ngonten Bareng Sekjen PDIP

Berapa Penghasilan YouTube Felicia Tissue? Mantan Kaesang yang Ngonten Bareng Sekjen PDIP

Lifestyle | Kamis, 05 Desember 2024 | 14:19 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB