Putin Ancam Kerahkan Rudal Jika AS Lewati "Garis Merah" Rusia

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 17 Desember 2024 | 09:57 WIB
Putin Ancam Kerahkan Rudal Jika AS Lewati "Garis Merah" Rusia
Vladimir Putin [Xinhua]

Suara.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin, menuduh Washington berusaha mendorong Moskow melewati "garis merahnya," dan memperingatkan bahwa Rusia akan menghapus pembatasan pada pengerahan rudal jarak pendek dan menengah jika AS melakukan hal serupa terlebih dahulu.

Dalam sebuah pertemuan dengan dewan Kementerian Pertahanan Rusia di Moskow, Putin juga mencatat bahwa negara-negara NATO meningkatkan pengeluaran militer dan membangun kelompok angkatan bersenjata NATO di dekat perbatasan Rusia.

Putin mengklaim bahwa jumlah pasukan AS di Eropa kini telah melebihi 100.000 personel.

"Yang juga mengkhawatirkan adalah aktivitas AS dalam menciptakan dan mempersiapkan pengerahan senjata presisi tinggi berbasis darat dengan jangkauan hingga 5.500 kilometer," ujarnya.

Putin menegaskan bahwa rencana untuk memindahkan dan mendistribusikan sistem rudal tersebut di Eropa dan kawasan Asia-Pasifik sedang berlangsung secara bersamaan.

Ia menambahkan bahwa tindakan semacam itu sebelumnya dilarang oleh Perjanjian Angkatan Nuklir Jarak Menengah (INF).

Perjanjian INF, yang ditandatangani oleh Washington dan Moskow pada tahun 1987, melarang penggunaan rudal nuklir dan konvensional yang diluncurkan dari darat.

Namun, AS menarik diri dari perjanjian itu pada tahun 2019 dengan alasan pelanggaran yang dilakukan oleh Rusia.

"Kami telah berulang kali menegaskan bahwa pembatalan perjanjian ini akan membawa dampak negatif bagi keamanan global, namun kami juga menggarisbawahi bahwa kami tidak akan mengerahkan rudal jarak menengah dan pendek hingga senjata tersebut dari AS muncul di mana pun di dunia," tegas Putin.

baca juga

"Memang, Rusia secara sepihak telah berkomitmen untuk hal ini. Namun, seperti yang telah saya katakan, jika AS mulai mengerahkan sistem semacam itu, maka semua pembatasan sukarela kami akan dibatalkan," peringatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekuasaan Asing Berebut Pengaruh, Suriah di Ambang Perpecahan

Kekuasaan Asing Berebut Pengaruh, Suriah di Ambang Perpecahan

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 08:27 WIB

Terguling di Suriah, Bashar al-Assad Kabur ke Rusia Saat Damaskus Direbut Pasukan Pemberontak

Terguling di Suriah, Bashar al-Assad Kabur ke Rusia Saat Damaskus Direbut Pasukan Pemberontak

News | Senin, 16 Desember 2024 | 18:11 WIB

Rahasia Kekayaan Assad: Bagaimana Rp4 Triliun Sampai ke Rusia?

Rahasia Kekayaan Assad: Bagaimana Rp4 Triliun Sampai ke Rusia?

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 03:15 WIB

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

News | Senin, 16 Desember 2024 | 10:21 WIB

Tembus Rp16.000, Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Terkapar Lemah Lawan Dolar AS

Tembus Rp16.000, Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Terkapar Lemah Lawan Dolar AS

Bisnis | Senin, 16 Desember 2024 | 10:01 WIB

Sempat Labeli HTS Teroris, AS Akui Sudah Kontak Langsung dengan Penguasa Baru Suriah

Sempat Labeli HTS Teroris, AS Akui Sudah Kontak Langsung dengan Penguasa Baru Suriah

News | Senin, 16 Desember 2024 | 08:17 WIB

Terkini

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×