Kekuasaan Asing Berebut Pengaruh, Suriah di Ambang Perpecahan

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 17 Desember 2024 | 08:27 WIB
Kekuasaan Asing Berebut Pengaruh, Suriah di Ambang Perpecahan
Seorang pejuang anti pemerintah merayakan kemenangannya di Lapangan Umayyah di Damaskus, Suriah, Minggu (8/12/2024). [Bakr AL KASSEM / AFP]

Suara.com - Suriah mungkin secara resmi tetap sebagai negara kesatuan, tetapi dalam praktiknya, negara itu akan segera terbagi menjadi beberapa zona yang dikuasai oleh kekuatan asing.

Kondisi ini muncul akibat adanya kekosongan kekuasaan setelah penggulingan Presiden Bashar Assad, ungkap Sekretaris Jenderal Gerakan Diplomasi Populer Suriah, Mahmoud Afandi, yang terlibat dalam perundingan damai di Astana dan Jenewa, kepada RIA Novosti.

"Keberangkatan Bashar Assad dan pemerintahannya telah menciptakan kekosongan politik yang signifikan. Banyak negara berusaha untuk memasuki Suriah," kata Afandi.

"Ini menunjukkan bahwa Suriah sebagai negara kesatuan tidak akan bertahan, melainkan akan ada zona pengaruh dan pemerintahan yang berbeda. Menurut pendapat saya, meskipun secara fisik Suriah masih ada, namun keadaannya sudah tidak sama," kata Afandi.

Ia memperkirakan negara tersebut akan terpisah menjadi beberapa wilayah yang dikendalikan oleh Turki di barat laut, Israel di selatan, serta Irak dan Yordania di timur.

"Masa depan tidak pasti, tetapi negara ini seperti yang kita kenal tidak ada lagi. Kita bisa melupakan kedaulatan Suriah selama 20 tahun ke depan," ujar Afandi.

"Kita lihat saja perkembangan selanjutnya. Baru-baru ini, tentara Turki sebagian telah memasuki kota Aleppo, yang menunjukkan bahwa mereka tidak akan meninggalkan daerah tersebut," tambahnya.

Selama kepemimpinan Assad, Gerakan Diplomasi Populer tidak memiliki perwakilan di parlemen, namun terlibat dalam pembicaraan damai di Astana dan Jenewa.

Pasukan bersenjata oposisi Suriah berhasil merebut ibu kota Damaskus pada tanggal 8 Desember.

baca juga

Pejabat Rusia mengumumkan bahwa Assad, yang telah memimpin selama 14 tahun, mengundurkan diri dari jabatannya dan meninggalkan Suriah untuk menuju Rusia, di mana ia mendapatkan suaka.

Mohammed al-Bashir, yang sebelumnya memimpin pemerintahan di Idlib yang dibentuk oleh kelompok Hay'at Tahrir al-Sham (HTS) dan kelompok oposisi lain, ditunjuk sebagai perdana menteri sementara.

Ia menyatakan bahwa pemerintah sementara telah dibentuk dan akan berkuasa hingga Maret 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Evakuasi WNI dari Suriah Berlanjut, 83 Orang Menunggu

Operasi Evakuasi WNI dari Suriah Berlanjut, 83 Orang Menunggu

News | Senin, 16 Desember 2024 | 23:25 WIB

Terguling di Suriah, Bashar al-Assad Kabur ke Rusia Saat Damaskus Direbut Pasukan Pemberontak

Terguling di Suriah, Bashar al-Assad Kabur ke Rusia Saat Damaskus Direbut Pasukan Pemberontak

News | Senin, 16 Desember 2024 | 18:11 WIB

Rahasia Kekayaan Assad: Bagaimana Rp4 Triliun Sampai ke Rusia?

Rahasia Kekayaan Assad: Bagaimana Rp4 Triliun Sampai ke Rusia?

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 03:15 WIB

Provokasi Israel!  Ekspansi Pemukiman di Golan Suriah Dikecam Dunia Arab

Provokasi Israel! Ekspansi Pemukiman di Golan Suriah Dikecam Dunia Arab

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 02:10 WIB

Israel Siap Bangun Permukiman Baru di Golan, Suriah Berang!

Israel Siap Bangun Permukiman Baru di Golan, Suriah Berang!

News | Senin, 16 Desember 2024 | 10:37 WIB

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

News | Senin, 16 Desember 2024 | 10:21 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

×