Kematian Jenderal Rusia Hidupkan Kembali Isu Riset Biologis AS di Indonesia

Bella

Sabtu, 21 Desember 2024 | 18:59 WIB
Kematian Jenderal Rusia Hidupkan Kembali Isu Riset Biologis AS di Indonesia
Ilustrasi laboratorium (Unsplash)

Suara.com - Pembunuhan Letnan Jenderal Igor Kirillov, kepala Pasukan Pertahanan Radiologis, Kimia, dan Biologi Rusia, telah memicu perhatian baru terhadap investigasinya mengenai program penelitian biologis rahasia Amerika Serikat, termasuk dugaan aktivitas di Indonesia, seperti dilaporkan oleh media lokal Rusia.

Kirillov dan asistennya tewas dalam ledakan di Moskow pada Selasa. Selama masa jabatannya, ia kerap menuduh AS melakukan riset biologis rahasia yang disamarkan sebagai bantuan kemanusiaan dan kerja sama militer. Dinas Keamanan Ukraina (SBU), yang sebelumnya menyebut Kirillov sebagai "target sah untuk dibunuh," dilaporkan mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.

Selama bertahun-tahun, Kirillov menyoroti keberadaan laboratorium biologi AS di berbagai belahan dunia, terutama di Ukraina, tetapi juga mengarah ke Asia Tenggara, termasuk laboratorium NAMRU-2 milik Angkatan Laut AS yang kini sudah ditutup di Jakarta.

Tangkapan Layar Jenderal Rusia, Letjen Igor Kirillov tewas usai terkena serangan bom di Moskow. [Twiter/@adama1821]
Tangkapan Layar Jenderal Rusia, Letjen Igor Kirillov tewas usai terkena serangan bom di Moskow. [Twiter/@adama1821]

Dalam laporan 2022, Kirillov menyatakan bahwa lab tersebut melakukan penelitian biologis yang tidak sah hingga ditutup pada 2010 setelah Kementerian Kesehatan Indonesia menyebutnya sebagai “ancaman terhadap kedaulatan nasional.”

Klaim Kirillov mendorong media Indonesia untuk kembali membahas isu seputar NAMRU-2 dan kegiatan serupa. Pada April 2022, media terkemuka Detik menerbitkan laporan investigasi yang menyebutkan bahwa personel militer AS tetap melakukan penelitian biologis rahasia bahkan setelah penutupan lab tersebut.

Menurut laporan Detik, pada 2016, ahli bedah Angkatan Laut AS di kapal rumah sakit USNS Mercy melakukan operasi pada 23 pasien Indonesia tanpa izin Kementerian Kesehatan. Personel militer AS juga dituduh mengekspor sampel darah secara ilegal dan membawa anjing rabies dari Padang, wilayah endemik rabies, tanpa izin.

Pejabat kesehatan lokal melaporkan bahwa tim AS mencari sampel virus demam berdarah dari nyamuk lokal dengan diduga mengabaikan regulasi Indonesia.

Mantan Menteri Kesehatan Indonesia, Siti Fadilah Supari, yang memimpin upaya penutupan NAMRU-2, sebelumnya menyebut operasi lab tersebut sebagai tidak efektif dan berpotensi membahayakan.

Dalam wawancara pada 2022 dengan Kepala Biro RT Indonesia Denis Bolotsky, Supari menyatakan bahwa meskipun lab tersebut mengklaim fokus pada penelitian malaria dan tuberkulosis, kontribusinya tidak signifikan.

baca juga

Perlawanan Supari terhadap NAMRU-2 dikabarkan menimbulkan ketegangan dengan Washington. Dokumen diplomatik AS yang bocor melalui WikiLeaks pada 2010 mengungkapkan serangkaian pertemuan tingkat tinggi di mana pejabat AS membahas strategi untuk “mengelola” Supari dan menekannya agar lab tersebut dapat terus beroperasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Drone Ukraina Guncang Kota Kazan, Rusia

Serangan Drone Ukraina Guncang Kota Kazan, Rusia

News | Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:08 WIB

Orang Kepercayaan Donald Trump Sebut Dubes Inggris untuk AS 'Bodoh'

Orang Kepercayaan Donald Trump Sebut Dubes Inggris untuk AS 'Bodoh'

News | Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:01 WIB

Kenapa Rusia Beri Suaka ke Bashar al-Assad? Ini Kata Tolchenov

Kenapa Rusia Beri Suaka ke Bashar al-Assad? Ini Kata Tolchenov

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 22:15 WIB

2 Ribu Tentara Amerika Serikat Ditempatkan di Suriah, Untuk Apa?

2 Ribu Tentara Amerika Serikat Ditempatkan di Suriah, Untuk Apa?

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 19:59 WIB

Sanksi Barat Bukan Hambatan, Rusia Ciptakan Mobil Listrik Bertenaga Nuklir Mandiri

Sanksi Barat Bukan Hambatan, Rusia Ciptakan Mobil Listrik Bertenaga Nuklir Mandiri

Otomotif | Jum'at, 20 Desember 2024 | 13:42 WIB

Padahal Belum Dilantik Donald Trump Sudah Bikin Kontroversi Jelang Kepemimpinan Periode Kedua, Apa Saja Tingkahnya?

Padahal Belum Dilantik Donald Trump Sudah Bikin Kontroversi Jelang Kepemimpinan Periode Kedua, Apa Saja Tingkahnya?

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 13:14 WIB

Terungkap! Jumlah Asli Pasukan AS di Suriah Ternyata Dua Kali Lipat yang Dilaporkan

Terungkap! Jumlah Asli Pasukan AS di Suriah Ternyata Dua Kali Lipat yang Dilaporkan

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 12:34 WIB

Kondisi Suriah Jadi Sorotan Dunia, Ada Peran Vladimir Putin di Balik Pejuang Iran

Kondisi Suriah Jadi Sorotan Dunia, Ada Peran Vladimir Putin di Balik Pejuang Iran

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 01:05 WIB

Putin Siap Bernegosiasi, Tantang Barat Uji Pertahanan Melawan Rudal Hipersonik: Kita Lihat Apa yang Terjadi!

Putin Siap Bernegosiasi, Tantang Barat Uji Pertahanan Melawan Rudal Hipersonik: Kita Lihat Apa yang Terjadi!

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 04:10 WIB

Keamanan Ukraina Terancam? Zelenskyy Langsung Temui Sekjen NATO Bahas Langkah Penting

Keamanan Ukraina Terancam? Zelenskyy Langsung Temui Sekjen NATO Bahas Langkah Penting

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 20:34 WIB

Terkini

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:05 WIB

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

×