Bivitri Tantang Jokowi Buktikan Tudingan Framing Tokoh Terkorup

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 02 Januari 2025 | 15:26 WIB
Bivitri Tantang Jokowi Buktikan Tudingan Framing Tokoh Terkorup
Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Dewan Pengurus Transparency International Indonesia (TII), Bivitri Susanti bak menjawab pernyataan Mantan Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) soal dirinya yang merasa diframing jahat sebagai tokoh terkorup.

Jokowi bahkan mengatakan bahwa akhir-akhir ini banyak yang memfitnah dirinya, hingga menuduh hal-hal tanpa bukti.

“Terkorup apa? Yang dikorupsi apa?,” ujar Jokowi.

Menanggapi hal ini, Bivitri mengatakan bahwa siapa saja berhak untuk menyanggah maupun menyalahkan hasil riset tersebut. Bahkan jika memang terbukti salah maka harus bisa membuktikannya.

“Namanya juga wartawan, menurut saya ini bagus, jurnalis investigasi itu kan sebenernya kumpulan wartawan yang memang melakukan hal-hal sifatnya mendalam, jadi dengan apa yang sudah mereka lontarkan, bagus sekali untuk ditindaklanjuti,” ujar Bivitri.

“Misalnya dikatakan wah itu salah, ya silahkan buktikan kalau misalnya itu semuanya salah gitu,” tambahnya.

Bivitri menjelaskan bahwa bukan pihaknya yang membuat riset, melainkan OCCRP yang merupakan jaringan besar dari para jurnalis yang melakukan investigasi.

“Bukan kami yang membuat riset ya, jadi memang OCCRP itu jaringan besar dari orang-orang atau jurnalis yang melakukan investigasi, dan ini sangat lazim,” urainya.

Menurut Bivitri siapa saja orangnya jika mendapatkan penilaian jelek tentu tidak akan terima, tak terkecuali Jokowi.

baca juga

“Iya kalau Pak Jokowi yang ditanya pasti ya,  siapa saja kalau ditanya ada yang bilang kamu jelek lo, pasti dia akan membalasnya tentu saja dengan defensive duluan,” tandasnya.

“Tapi saya mau mengingatkan semuanya, termasuk Pak Jokowi, melihat reporting dari jurnalis seperti ini tidak boleh pakai kerangka hukum pidana, belum pernah tuh ada putusan pengadilannya,dan itulah tugas dari jurnalis untuk melaporkan hal-hal seperti ini,” tambahnya.

Bivitri mengatakan bahwa hasil riset tersebut justru baik untuk ke depannya dalam memilih sosok pemimpin.

“Saya kira ini menjadi bagus buat kita untuk memikirkan Kembali, kalaupun belum ada putusan pengadilannya, kedepannya apa nih yang mesti kita lakukan supaya pemimpin yang seperti ini citranya tidak bisa muncul lagi,” ucapnya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putusan Gugatan Presidential Threshold akan Dibacakan MK Hari Ini

Putusan Gugatan Presidential Threshold akan Dibacakan MK Hari Ini

News | Kamis, 02 Januari 2025 | 12:18 WIB

Tantangan Jokowi Usai Rilis OCCRP Jadi Uji Nyali KPK dan Presiden Prabowo

Tantangan Jokowi Usai Rilis OCCRP Jadi Uji Nyali KPK dan Presiden Prabowo

News | Kamis, 02 Januari 2025 | 11:15 WIB

Nagita Slavina Hobi Jajan Tas Hermes Miliaran, Bakal Dimasukkan ke LHKPN Raffi Ahmad?

Nagita Slavina Hobi Jajan Tas Hermes Miliaran, Bakal Dimasukkan ke LHKPN Raffi Ahmad?

Lifestyle | Rabu, 01 Januari 2025 | 20:22 WIB

Terkini

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:06 WIB

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Cara Ampuh Hilangkan Kerak Hitam Lengket di Alas Setrika dengan Bahan Rumahan

Cara Ampuh Hilangkan Kerak Hitam Lengket di Alas Setrika dengan Bahan Rumahan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:00 WIB

×