Kesaksian Mengerikan Ungkap Kejahatan Perang Pasukan Khusus Inggris di Afghanistan

Bella | Suara.com

Rabu, 08 Januari 2025 | 16:34 WIB
Kesaksian Mengerikan Ungkap Kejahatan Perang Pasukan Khusus Inggris di Afghanistan
Foto seorang tentara Inggris (Dok.GettyImage)

Suara.com - Sebuah penyelidikan publik independen terhadap dugaan kejahatan perang yang dilakukan pasukan khusus Inggris (UK Special Forces/UKSF) di Afghanistan pada periode 2010 hingga 2013 terus mengungkapkan fakta mencengangkan. Penyelidikan ini diperintahkan oleh Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) setelah laporan BBC mengungkap klaim bahwa sebuah skuadron SAS bertanggung jawab atas kematian 54 orang dalam situasi yang mencurigakan.

Salah satu kesaksian mengejutkan datang dari seorang prajurit yang dikenal dengan kode N1799. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan kekhawatirannya pada 2011 setelah berbicara dengan anggota unit yang disebut UKSF1.

Menurutnya, selama operasi berlangsung, semua pria yang dianggap berusia "layak tempur" dieksekusi di lokasi, terlepas dari apakah mereka bersenjata atau tidak.

Sebuah rilis foto dari Kementerian Pertahanan Inggris, pasukan AD Inggris hendak turun dari pesawat RAV Voyager, sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Kabul pada Minggu (15/8/2021). Mereka tergabung dalam Operasi PITTING untuk mengevakuasi warganya dari Afghanistan. (Foto: via AFP)
Sebuah rilis foto dari Kementerian Pertahanan Inggris, pasukan AD Inggris hendak turun dari pesawat RAV Voyager, sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Kabul pada Minggu (15/8/2021). Mereka tergabung dalam Operasi PITTING untuk mengevakuasi warganya dari Afghanistan. (Foto: via AFP)

N1799 menambahkan bahwa dalam beberapa kasus, pria yang telah ditangkap dan diborgol dieksekusi dengan berbagai cara.

“Dalam satu kasus, disebutkan bahwa bantal diletakkan di atas kepala seorang individu sebelum ditembak dengan pistol,” ujarnya di depan tim penyelidik.

Lebih jauh, ia juga mendengar praktik penggunaan senjata palsu atau “dropped weapons”, senjata yang sengaja diletakkan di dekat korban untuk menciptakan kesan bahwa korban bersenjata saat ditembak. Istilah ini disebut sebagai “Mr Wolf”, merujuk pada karakter Winston Wolfe dalam film Pulp Fiction, yang dikenal sebagai seseorang yang menyelesaikan masalah.

Seorang perwira komandan pasukan khusus, yang diberi kode N2107, mengungkapkan kekesalannya terhadap laporan yang menyebut beberapa tersangka yang telah ditahan dilepaskan kembali ke dalam kompleks dan kemudian dikatakan mengambil senjata untuk menyerang pasukan. Ia menyebut klaim semacam itu sebagai sesuatu yang tidak masuk akal dan patut dicurigai.

Dalam kesaksiannya, ia mengakui bahwa hubungan antar-unit di dalam pasukan khusus sering kali bersifat kompetitif dan penuh ketegangan. Menurutnya, melaporkan tuduhan ke unit lain bisa dianggap sebagai “mud-slinging” atau saling menjatuhkan.

Ketika ditanya oleh penasihat hukum penyelidikan, Oliver Glasgow KC, apakah ia merasa khawatir terhadap keselamatannya setelah mengajukan tuduhan, N1799 menjawab dengan jujur, “Saya merasa khawatir saat itu, dan saya masih merasa khawatir hingga sekarang.”

Kesaksian ini menunjukkan bahwa ada ketakutan nyata di kalangan prajurit yang berani melaporkan dugaan kejahatan perang.

Sebelumnya, polisi militer Inggris telah melakukan beberapa penyelidikan atas tuduhan pelanggaran oleh pasukan khusus di Afghanistan, termasuk yang melibatkan SAS. Namun, hasil dari investigasi tersebut tidak cukup kuat untuk mengajukan tuntutan pidana.

MoD menyatakan bahwa tujuan penyelidikan publik ini adalah untuk menentukan apakah ada informasi kredibel mengenai pembunuhan di luar proses hukum, apakah penyelidikan oleh polisi militer telah dilakukan dengan semestinya, dan apakah ada upaya untuk menutupi pembunuhan ilegal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taliban Hapus Catatan Kriminal Pendukungnya, Buka Bab Baru Sejarah Afghanistan

Taliban Hapus Catatan Kriminal Pendukungnya, Buka Bab Baru Sejarah Afghanistan

News | Senin, 23 Desember 2024 | 17:29 WIB

Serangan Brutal! 16 Tentara Pakistan Tewas di Perbatasan Afghanistan

Serangan Brutal! 16 Tentara Pakistan Tewas di Perbatasan Afghanistan

News | Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:16 WIB

PSIM Rekrut Pemain yang Pernah Hancurkan Gawang Timnas Indonesia! Siapa Dia?

PSIM Rekrut Pemain yang Pernah Hancurkan Gawang Timnas Indonesia! Siapa Dia?

Bola | Minggu, 15 Desember 2024 | 14:05 WIB

Veteran LGBTQ Dipecat Karena Orientasi Seksual, Inggris Bayar Kompensasi Rp838 Juta Per Orang!

Veteran LGBTQ Dipecat Karena Orientasi Seksual, Inggris Bayar Kompensasi Rp838 Juta Per Orang!

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:36 WIB

Heboh! Pengakuan Mengejutkan Pangeran Harry Bunuh 25 Tentara Taliban di Afghanistan

Heboh! Pengakuan Mengejutkan Pangeran Harry Bunuh 25 Tentara Taliban di Afghanistan

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 09:39 WIB

Komandan Pasukan Khusus Ukraina Ditangkap, Diduga Bocorkan Rencana Operasi ke Rusia

Komandan Pasukan Khusus Ukraina Ditangkap, Diduga Bocorkan Rencana Operasi ke Rusia

News | Jum'at, 15 November 2024 | 20:35 WIB

Donald Trump Tunjuk Mike Waltz Jadi Penasihat Keamanan Nasional

Donald Trump Tunjuk Mike Waltz Jadi Penasihat Keamanan Nasional

News | Selasa, 12 November 2024 | 15:58 WIB

Akankah Taliban Didengar? Delegasi Afghanistan di COP29 Tanpa Pengakuan PBB

Akankah Taliban Didengar? Delegasi Afghanistan di COP29 Tanpa Pengakuan PBB

News | Minggu, 10 November 2024 | 17:07 WIB

Mantan Tentara Inggris Didakwa Kumpulkan Informasi Rahasia untuk Iran

Mantan Tentara Inggris Didakwa Kumpulkan Informasi Rahasia untuk Iran

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 05:10 WIB

Curahan Hati Ibu-Ibu Israel Memprotes Pengiriman Anak-anak Mereka di Medan Perang Melawan Hizbullah

Curahan Hati Ibu-Ibu Israel Memprotes Pengiriman Anak-anak Mereka di Medan Perang Melawan Hizbullah

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 04:10 WIB

Terkini

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB