Tewasnya WNI Ditembak APMM Malaysia, Pemerintah RI Tuntut Transparansi!

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 27 Januari 2025 | 14:10 WIB
Tewasnya WNI Ditembak APMM Malaysia, Pemerintah RI Tuntut Transparansi!
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), meminta agar informasi mengenai penanganan insiden penembakan WNI di Perairan Tanjung Rhu, Malaysia, disampaikan secara transparan oleh pihak berwenang Malaysia.

Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, yang mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan resmi ke Malaysia, menyatakan bahwa akses kepada para korban, yang saat ini berada di bawah pengawasan Malaysia—dijadwalkan baru akan diberikan pada hari Rabu. Dia menekankan pentingnya memastikan bahwa proses penegakan hukum dilakukan secara transparan.

Karding juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas insiden tersebut, yang mengakibatkan satu WNI tewas dan empat lainnya terluka.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap perlindungan pekerja migran, P2MI telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI dan otoritas terkait di Malaysia untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian.

P2MI telah mengambil langkah cepat, termasuk memberikan dukungan kepada korban yang dirawat di rumah sakit dan mengurus pemakaman korban. Kementerian juga sedang membentuk tim advokasi untuk mendampingi proses hukum di Malaysia.

Dalam menangani keluarga korban, Karding memastikan pihaknya berupaya memberikan informasi dan dukungan yang jelas.

Dalam insiden penembakan yang terjadi pada 24 Januari, seorang WNI diduga tewas setelah ditembak oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) saat mencoba keluar dari Malaysia secara ilegal. Penembakan tersebut diduga terjadi karena korban melakukan perlawanan saat dihentikan oleh APMM. Identitas para korban kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, mengutuk keras tindakan kekerasan berlebihan oleh otoritas Malaysia dan mendesak agar pemerintah Malaysia menyelidiki penggunaan senjata api yang menyebabkan kehilangan nyawa dan cedera pada beberapa WNI.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah RI Pastikan Beri Pendampingan, Malaysia Belum Buka Akses WNI Korban Penembakan

Pemerintah RI Pastikan Beri Pendampingan, Malaysia Belum Buka Akses WNI Korban Penembakan

News | Senin, 27 Januari 2025 | 13:29 WIB

Kasus Penembakan WNI di Malaysia, Menteri P2MI Minta Keluarga Korban Dikabari: Supaya Tak Simpang Siur

Kasus Penembakan WNI di Malaysia, Menteri P2MI Minta Keluarga Korban Dikabari: Supaya Tak Simpang Siur

News | Senin, 27 Januari 2025 | 13:20 WIB

Janggal, DPR Ragukan Alasan Malaysia Tembak PMI, Kok Nabrak Kapal?

Janggal, DPR Ragukan Alasan Malaysia Tembak PMI, Kok Nabrak Kapal?

News | Senin, 27 Januari 2025 | 12:41 WIB

DPR Bentuk Dua Timwas Perlindungan PMI dan Penanganan Bencana, Ini Urgensinya

DPR Bentuk Dua Timwas Perlindungan PMI dan Penanganan Bencana, Ini Urgensinya

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 12:41 WIB

BRI Permudah PMI Kelola Keuangan dari Persiapan hingga Pensiun

BRI Permudah PMI Kelola Keuangan dari Persiapan hingga Pensiun

Bri | Kamis, 23 Januari 2025 | 12:03 WIB

Menteri BP2MI Tegaskan Pemerintah Tetap Berupaya Selamatkan WNI Disekap di Myanmar: Kita Usahakan Terus

Menteri BP2MI Tegaskan Pemerintah Tetap Berupaya Selamatkan WNI Disekap di Myanmar: Kita Usahakan Terus

News | Rabu, 22 Januari 2025 | 15:15 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB