Ramai Soal Dana Kampanye Jokowi dari Hashim, Ikrar: Politik Dengan Segala Cara

Eviera Paramita Sandi

Sabtu, 01 Februari 2025 | 11:35 WIB
Ramai Soal Dana Kampanye Jokowi dari Hashim, Ikrar: Politik Dengan Segala Cara
Youtube Ikrar Nusa Bhakti

Suara.com - Video Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra, Hashim Djojohadikusumo kembali viral di sosial media.

Dalam pernyataannya itu, Hashim membongkar soal apa yang terjadi pada 2012 lalu, ketika Presiden ke-7 RI, Joko Widodo ingin maju menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Adik kandung Presiden Prabowo itu blak blakan menjelaskan bahwa pada saat itu Jokowi kerap datang ke kantornya untuk meminta uang sebagai dana kampanye persiapan maju menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Profesor riset di Pusat Penelitian Politik LIPI, Ikrar Nusa Bhakti menyebut bahwa Hashim pernah mengakui menyesal telah mengeluarkan miliaran rupiah dari kantong pribadinya.

“Menurut Hashim dana utama yang didapat oleh Jokowi adalah berasal dari kantong pribadi dia. Dan jumlahnya memang miliaran rupiah pada saat itu,” ujar Ikrar, dikutip dari youtubenya, Jumat (31/1/25).

“Alhasil Jokowi akhirnya bisa memenangi Pilkada DKI Jakarta pada 2012,” sambungnya.

Hasil kemenangan Jokowi itu Hashim sebutkan bahwa atas pengorbanan dirinya memohon pada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk bersedia mendukung Jokowi.

“Kita tahu kampanye-kampanye Jokowi pada saat itu sampai saat menjadikan anaknya Wakil Presiden. Buat saya melihat politik secara seni ini, politik yang bisa menggunakan berbagai macam cara, baik itu cara-cara yang positif ataupun negatif,” urainya.

“Mangkanya jangan heran kalau ada yang pernah bilang bahwa Jokowi itu bagaikan Pinokio dari Indonesia bahkan Hitler dari Indonesia,” tambahnya.

baca juga

Hashim sempat mengaku bahwa dirinya bersedia menyokong dana kampanye Jokowi lantaran atas permintaan Prabowo. Alhasil dirinya tidak keberatan memberikan dana tersebut.

Namun pada kenyataannya, Jokowi justru dinilai tidak beretika pasca berhasil memenangkan kursi orang nomor satu di Jakarta.

Hal inilah yang membuat Hashim merasa menyesal telah menyokong dana kampanye Jokowi di Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amien Rais Sebut IKN Karya Terburuk Jokowi : Bakal Jadi Kota Hantu

Amien Rais Sebut IKN Karya Terburuk Jokowi : Bakal Jadi Kota Hantu

News | Sabtu, 01 Februari 2025 | 11:06 WIB

Pengunjung di Rumah Jokowi Diduga Settingan, Warganet: Ada Bus yang Dikoordinir Angkut Orang

Pengunjung di Rumah Jokowi Diduga Settingan, Warganet: Ada Bus yang Dikoordinir Angkut Orang

Tekno | Sabtu, 01 Februari 2025 | 09:26 WIB

Cek Fakta: Prabowo Sahkan RUU Perampasan Aset

Cek Fakta: Prabowo Sahkan RUU Perampasan Aset

News | Sabtu, 01 Februari 2025 | 04:05 WIB

Terkini

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:08 WIB

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:04 WIB

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:59 WIB

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:49 WIB

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11 WIB