Harta Karun Terpendam Afghanistan: Taliban Incar Triliunan Dolar dari Kekayaan Mineral

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Minggu, 02 Februari 2025 | 16:36 WIB
Harta Karun Terpendam Afghanistan: Taliban Incar Triliunan Dolar dari Kekayaan Mineral
Ilustrasi tambang, pertambangan. [Envato Elements]

Suara.com - Seorang penambang di pegunungan Afghanistan timur menuangkan air ke atas sebongkah batu giok, memperlihatkan batu hijau yang merupakan bagian dari upaya pemerintah Taliban untuk memanfaatkan sumber daya mineral yang melimpah di negara itu.

Dengan harapan keamanan kembali pulih, pemerintah Taliban bergegas mendekati investor lokal dan asing untuk mengeksploitasi kekayaan bawah tanah negara itu dan mengamankan aliran pendapatan penting, meskipun para ahli memperingatkan risiko pemotongan anggaran.

Zamrud, rubi, marmer, emas, dan litium: sumber daya yang terkubur di lanskap berbatu Afghanistan diperkirakan bernilai satu triliun dolar, menurut penilaian AS dan PBB dari tahun 2010 dan 2013.

Meskipun perang selama beberapa dekade menyelamatkan cadangan ini dari eksploitasi skala besar, sekitar 200 kontrak, sebagian besar dengan perusahaan lokal, senilai total miliaran dolar telah ditandatangani sejak Taliban kembali berkuasa pada tahun 2021, menurut data resmi.

"Kami ingin Afghanistan menjadi negara yang mandiri tetapi ada kendala," kata Humayoun Afghan, juru bicara Kementerian Pertambangan, kepada AFP.

"Kami tidak punya ahli, tidak punya infrastruktur, tidak punya pengetahuan."

Penguasa Taliban akan "menyambut siapa saja yang ingin berinvestasi, terutama mereka yang punya pengalaman pertambangan", imbuhnya.

Banyak dari kontrak ini berfokus pada eksplorasi pertambangan, sebuah proses yang bisa memakan waktu bertahun-tahun dan menghasilkan sedikit hasil, sementara ekstraksi yang diatur secara longgar dapat meninggalkan bekas luka lingkungan, para ahli memperingatkan.

Survei Geologi AS (USGS) telah mencatat produksi batu bara, bedak, dan kromit, "meningkat tajam" pada tahun 2021 dan 2022.

Penguasa memprioritaskan sumber daya yang bisa kehilangan nilai sebelum menangani yang lain, seperti litium, yang harganya mungkin masih naik di pasar global.

Kementerian pertambangan secara teratur menerbitkan tender untuk proyek eksplorasi dan ekstraksi, mengirimkan daftar proyek pertambangan yang tersedia ke kedutaan mereka untuk mengundang perusahaan asing untuk mendaftar, menurut dokumen yang ditinjau oleh AFP.

Bank Dunia mengatakan hasilnya sudah terlihat: ekspansi pertambangan dan penggalian sebesar 6,9 persen mendorong peningkatan sektor industri sebesar 2,6 persen pada tahun 2023-2024.

Namun, sementara pemerintah "telah melelang beberapa kontrak pertambangan kecil untuk memenuhi kebutuhan kasnya, banyak dari kontrak ini belum mulai beroperasi", katanya dalam laporan bulan Desember.

Bagi pakar sektor pertambangan Javed Noorani, pihak berwenang menawar "mungkin 10 kali lebih banyak dari kapasitasnya sendiri untuk melakukan sesuatu".

Taliban melakukan pemberontakan selama dua dekade terhadap pemerintah Afghanistan yang didukung AS dan NATO di Kabul, merebut kekuasaan dalam kampanye militer cepat pada tahun 2021 setelah pasukan asing mundur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp1.624.000/Gram

Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp1.624.000/Gram

Bisnis | Minggu, 02 Februari 2025 | 10:31 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini di Pegadaian, Cek Nilai Jual dan Belinya

Harga Emas Antam Hari Ini di Pegadaian, Cek Nilai Jual dan Belinya

Bisnis | Sabtu, 01 Februari 2025 | 12:10 WIB

Nabung Emas Mudah Mulai 0.01 Gram Bisa Lewat BRImo!

Nabung Emas Mudah Mulai 0.01 Gram Bisa Lewat BRImo!

Bri | Jum'at, 31 Januari 2025 | 17:08 WIB

Harga Emas Antam per 1 Gram Hari Ini , Naik Rp 14 Ribu

Harga Emas Antam per 1 Gram Hari Ini , Naik Rp 14 Ribu

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 11:58 WIB

Dukung Perlindungan Aset, BRI Didorong Dukung Deposito Emas untuk UMKM

Dukung Perlindungan Aset, BRI Didorong Dukung Deposito Emas untuk UMKM

Bri | Jum'at, 31 Januari 2025 | 11:35 WIB

Dapatkan Harga Terbaik! Strategi Jual Emas Antam yang Menguntungkan

Dapatkan Harga Terbaik! Strategi Jual Emas Antam yang Menguntungkan

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 10:52 WIB

Terkini

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB