Netanyahu Beri Waktu Hamas hingga Sabtu untuk Bebaskan Sandera atau Gencatan Senjata di Gaza Berakhir

Bella

Rabu, 12 Februari 2025 | 09:43 WIB
Netanyahu Beri Waktu Hamas hingga Sabtu untuk Bebaskan Sandera atau Gencatan Senjata di Gaza Berakhir
Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu. [ANTARA/Anadolu/Abdülhamid Hoşbaş]

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam akan melanjutkan serangan militernya ke Jalur Gaza jika Hamas tidak membebaskan sandera Israel paling lambat Sabtu siang. Pernyataan ini disampaikan setelah pertemuan kabinet keamanannya pada Selasa (11/2).

"Mengingat pengumuman Hamas tentang keputusannya untuk melanggar perjanjian dan tidak membebaskan sandera kami, tadi malam saya memerintahkan [tentara Israel] untuk mengumpulkan pasukan di dalam dan sekitar Jalur Gaza," kata Netanyahu dalam pernyataan resminya.

Ancaman Netanyahu ini muncul di tengah gencatan senjata rapuh yang telah berlangsung sejak 19 Januari lalu. Hamas sebelumnya telah membebaskan sejumlah sandera secara bertahap dalam fase pertama kesepakatan, namun pada Senin (10/2), kelompok tersebut menegaskan bahwa tidak akan ada pembebasan lebih lanjut sampai pemberitahuan selanjutnya. Hamas menuduh Israel melanggar perjanjian dengan melancarkan serangan dan menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut memberikan tekanan terhadap Hamas. Sebagai sekutu dekat Israel, Trump memperingatkan bahwa jika semua sandera tidak dibebaskan sebelum tenggat waktu yang ditetapkan, ia akan mengusulkan pembatalan gencatan senjata.

"Jika Hamas tidak mengembalikan sandera kami paling lambat Sabtu siang, gencatan senjata akan berakhir dan [tentara Israel] akan kembali bertempur sengit sampai Hamas akhirnya dikalahkan," ujar Trump dalam pernyataannya.

Namun, pernyataan keras dari Israel dan AS ini ditanggapi dengan skeptis oleh Hamas. Pejabat senior Hamas, Sami Abu Zuhri, menyatakan bahwa sandera hanya dapat dibebaskan jika Israel menghormati kesepakatan yang ada.

"Trump harus ingat ada perjanjian yang harus dihormati oleh kedua belah pihak. Bahasa ancaman tidak memiliki nilai dan hanya memperumit masalah," ujarnya kepada Reuters.

Di sisi lain, situasi di Gaza semakin memburuk dengan kondisi kemanusiaan yang semakin kritis. Wilayah yang telah hancur akibat serangan Israel sejak Oktober 2023 itu kini mengalami kelangkaan makanan, air, dan tempat tinggal. Banyak warga Gaza yang mengkritik sikap Trump, terutama terkait pernyataannya yang menyebut bahwa AS harus mengambil alih Gaza dan mengusulkan pemindahan lebih dari dua juta warga Palestina.

Pernyataan ini memicu kecaman dari berbagai pihak, yang menganggapnya sebagai bentuk pemaksaan dan pelanggaran hukum internasional.

baca juga

"Neraka yang lebih buruk dari yang sudah kita alami? Pembunuhan, kehancuran, dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi di Gaza belum pernah terjadi di tempat lain di dunia," kata Jomaa Abu Kosh, seorang warga Rafah, Gaza Selatan.

Ketegangan yang semakin meningkat ini menimbulkan kekhawatiran akan berlanjutnya konflik bersenjata di kawasan tersebut. Jika ultimatum Netanyahu dan Trump tidak dipenuhi, maka kemungkinan besar gencatan senjata yang rapuh ini akan berakhir, dan eskalasi pertempuran dapat kembali terjadi dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Houthi Ancam Serang Israel Jika Serangan ke Gaza Berlanjut

Houthi Ancam Serang Israel Jika Serangan ke Gaza Berlanjut

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 09:08 WIB

Netanyahu Ultimatum Hamas: Bebaskan Sandera atau Perang Gaza Berlanjut!

Netanyahu Ultimatum Hamas: Bebaskan Sandera atau Perang Gaza Berlanjut!

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 06:27 WIB

Raja Yordania Tolak Mentah-Mentah Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza

Raja Yordania Tolak Mentah-Mentah Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 06:12 WIB

Suriah Kecam Rencana Trump Soal Gaza: Kejahatan Serius yang Akan Gagal

Suriah Kecam Rencana Trump Soal Gaza: Kejahatan Serius yang Akan Gagal

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 20:46 WIB

Kelompok Palestina Sebut Rencana Trump Rebut Gaza Sebagai Ancaman Perang

Kelompok Palestina Sebut Rencana Trump Rebut Gaza Sebagai Ancaman Perang

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 20:11 WIB

PBB Desak Gencatan Senjata Gaza Dipertahankan, Cegah Tragedi Berulang

PBB Desak Gencatan Senjata Gaza Dipertahankan, Cegah Tragedi Berulang

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 19:51 WIB

Trump Ancam Stop Bantuan, Mesir Desak Rekonstruksi Gaza Tanpa Penggusuran

Trump Ancam Stop Bantuan, Mesir Desak Rekonstruksi Gaza Tanpa Penggusuran

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 04:10 WIB

Kontroversial! Trump Tawarkan Beli Gaza, Warga Palestina Diminta Pindah!

Kontroversial! Trump Tawarkan Beli Gaza, Warga Palestina Diminta Pindah!

Video | Selasa, 11 Februari 2025 | 19:05 WIB

Trump Klaim Warga Palestina Tak Berhak Kembali ke Gaza

Trump Klaim Warga Palestina Tak Berhak Kembali ke Gaza

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 17:18 WIB

46 Tahun Revolusi Iran: Hizbullah dan Yaman Kirim Ucapan Selamat, Puji Dukungan untuk Palestina

46 Tahun Revolusi Iran: Hizbullah dan Yaman Kirim Ucapan Selamat, Puji Dukungan untuk Palestina

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 16:08 WIB

Terkini

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×