PBB Desak Gencatan Senjata Gaza Dipertahankan, Cegah Tragedi Berulang

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:51 WIB
PBB Desak Gencatan Senjata Gaza Dipertahankan, Cegah Tragedi Berulang
Sekjen PBB Antonio Guterres. [Dok.Antara]

Suara.com - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, pada Selasa (11/2), mengajak semua pihak untuk mencegah terjadinya kembali konflik di Jalur Gaza dan mematuhi perjanjian gencatan senjata, serta melanjutkan negosiasi.

"Kita harus menghindari segala kemungkinan terulangnya permusuhan di Gaza, yang akan membawa konsekuensi tragis yang mendalam," ujar Guterres.

Ia juga menekankan agar Hamas memenuhi rencana pembebasan sandera yang dijadwalkan pada Sabtu mendatang.

Guterres menggarisbawahi perlunya kedua belah pihak untuk menjaga gencatan senjata dan melaksanakan negosiasi serius di Doha untuk mencapai tahap kedua dalam kesepakatan.

Pernyataan Sekjen PBB tersebut muncul di tengah kekhawatiran yang meningkat tentang keberlangsungan gencatan senjata yang rapuh, sementara mediator internasional berupaya untuk mencapai perdamaian yang lebih berkelanjutan di kawasan tersebut.

Sejak 19 Januari, gencatan senjata tiga tahap telah diterapkan di Gaza, mengakhiri serangan Israel yang telah menyebabkan lebih dari 48.000 kematian dan kerusakan luas di wilayah Palestina.

Pada tahap pertama yang berlangsung hingga awal Maret, 33 sandera Israel akan ditukar dengan tahanan Palestina, dengan pertukaran keenam direncanakan untuk berlangsung minggu ini.

Pada bulan November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi Pemimpin Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan Kepala Otoritas Pertahanan, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang di Gaza.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversial! Trump Tawarkan Beli Gaza, Warga Palestina Diminta Pindah!

Kontroversial! Trump Tawarkan Beli Gaza, Warga Palestina Diminta Pindah!

Video | Selasa, 11 Februari 2025 | 19:05 WIB

Trump Klaim Warga Palestina Tak Berhak Kembali ke Gaza

Trump Klaim Warga Palestina Tak Berhak Kembali ke Gaza

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 17:18 WIB

Senator AS Kecam Niat Ambisius Trump: Gaza untuk Rakyat Palestina, Bukan Turis Miliarder

Senator AS Kecam Niat Ambisius Trump: Gaza untuk Rakyat Palestina, Bukan Turis Miliarder

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 15:43 WIB

Hamas Ingatkan Kesepakatan Gencatan Senjata Harus Dihormati jika Ingin Sandera Dibebaskan

Hamas Ingatkan Kesepakatan Gencatan Senjata Harus Dihormati jika Ingin Sandera Dibebaskan

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 15:32 WIB

Trump Ultimatum Hamas, Bebaskan Sandera atau Gencatan Senjata Dibatalkan

Trump Ultimatum Hamas, Bebaskan Sandera atau Gencatan Senjata Dibatalkan

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 10:41 WIB

Buldoser Israel Ratakan Nur Shams, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

Buldoser Israel Ratakan Nur Shams, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 09:14 WIB

Terkini

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:30 WIB

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:28 WIB

Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Cek Bagian Ini

Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Cek Bagian Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:27 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kapan Sidang?

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kapan Sidang?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:24 WIB

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:19 WIB

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:18 WIB

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

×