Aksi Vandalisme Adili Jokowi, Bukan Sekadar Ekspresi Pihak yang Kalah Pilpres

Chandra Iswinarno | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Sabtu, 15 Februari 2025 | 14:40 WIB
Aksi Vandalisme Adili Jokowi, Bukan Sekadar Ekspresi Pihak yang Kalah Pilpres
aksi vandalisme berupa coretan Adili Jokowi muncul di sejumlah titik di kawasan Jogja, Kamis (6/2/2025). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Pengamat Politik dari Citra Institute Efriza menanggapi pernyataan Presiden ke-7 Joko Widodo yang menyebut vandalisme 'Adili Jokowi' disebabkan oleh orang-orang yang belum menerima kekalahan pada Pilpres 2024.

Menurut Efriza, tanggapan Jokowi merupakan hal yang wajar lantaran mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu percaya diri setelah masa kepemimpinannya mendapatkan kepuasan masyarakat atau approval rate yang selalu tinggi.

Meski begitu, dia meyakini aksi vandalisme 'Adili Jokowi' bukan soal Pilpres 2024, tetapi ekspresi kekecewaan terhadap situasi saat ini.

"Namun diyakini aksi vandalisme 'Adili Jokowi' tak sekadar belum bisa move on di pilpres. Memungkinkan lebih dari itu, vandalisme ini ekspresi kekecewaan keadaan Indonesia saat ini,” kata Efriza kepada Suara.com, Sabtu (15/2/2025).

“Bisa juga orang-orang atau dari kelompok yang tidak suka dengan Jokowi,” tambah dia.

Pasalnya, Efriza menilai pada transisi pemerintahan dari era Jokowi ke Presiden Prabowo Subianto, keberadaan kelompok yang tidak menyukai Jokowi tetap ada.

“Jadi wajar, ketika kondisi Indonesia terpuruk saat ini maka selalu dianggap "salah Jokowi" dan Jokowi pantas diadili,” ujar Efriza.

Sebelumnya dalam wawancara bersama Najwa Shihab, Jokowi mengatakan bahwa aksi vandalisme ‘Adili Jokowi’ bisa saja dilakukan oleh kelompok yang tidak terima dengan hasil pilpres.

“Ya kan ungkapan ekspresi ya, ekspresinya itu bisa macam- macam, ekspresi karena kalah di pilpres bisa, ekspresi karena kejengkelan terhadap sesuatu bisa, saya kira ini negara demokrasi, saya kira ini biasa-bisa saja kalau saya menanggapinya,” kata Jokowi dalam video yang diunggah pada Selasa (11/2/2025) di YouTube.

Najwa kemudian bertanya lebih lanjut soal pernyataan Jokowi tersebut. Dia mengonfirmasi bahwa Jokowi bermaksud adanya operasi politik tertentu dalam aksi ‘Adili Jokowi’.

“Ya bisa saja kan masih ada yang belum move on sehingga berusaha untuk men-downgrade, kalau saya biasa,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Presiden ke-7 Joko Widodo di HUT Gerindra: Dikit-Dikit Salah Jokowi!

Curhat Presiden ke-7 Joko Widodo di HUT Gerindra: Dikit-Dikit Salah Jokowi!

News | Sabtu, 15 Februari 2025 | 14:16 WIB

Prabowo Subianto Siap Nyapres Lagi Tahun 2029, Tapi Syaratnya...

Prabowo Subianto Siap Nyapres Lagi Tahun 2029, Tapi Syaratnya...

News | Sabtu, 15 Februari 2025 | 13:56 WIB

Gerindra Pastikan Prabowo Maju di Pilpres 2029, Tepis Spekulasi Serah Terima ke Gibran

Gerindra Pastikan Prabowo Maju di Pilpres 2029, Tepis Spekulasi Serah Terima ke Gibran

Bisnis | Sabtu, 15 Februari 2025 | 13:19 WIB

Terkini

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:31 WIB

Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?

Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:20 WIB

Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan

Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:58 WIB

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:50 WIB

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:44 WIB

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:39 WIB

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:28 WIB

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:16 WIB

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:15 WIB