Viral Dulu, Lapor Polisi Belakangan? Pengamat: Publik Lebih Percaya Media Sosial

Andi Ahmad S, Faqih Fathurrahman

Minggu, 16 Februari 2025 | 18:55 WIB
Viral Dulu, Lapor Polisi Belakangan? Pengamat: Publik Lebih Percaya Media Sosial
Ilustrasi media sosial (Freepik/freepik)

Suara.com - Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, memberikan pandangannya terkait insiden viral di Menteng, Jakarta Pusat. Kejadian tersebut melibatkan seorang penumpang taksi online yang merekam dan menyebarluaskan aksi pengejaran oleh seorang anggota kepolisian berpakaian preman.

Insiden ini bermula ketika penumpang wanita tersebut merasa terancam karena mengira dirinya sedang diburu oleh pelaku kejahatan. Hal ini dipicu oleh penampilan polisi yang tidak mengenakan seragam resmi saat berupaya menghentikan kendaraan yang ditumpanginya.

Fahmi menyoroti fenomena di mana masyarakat kini lebih mengandalkan media sosial dibandingkan jalur resmi kepolisian dalam menghadapi situasi darurat. Menurutnya, kejadian viral di dunia maya cenderung mendapatkan respons lebih cepat daripada laporan yang disampaikan melalui layanan darurat.

“Kurangnya kepercayaan terhadap mekanisme pengaduan resmi yang disediakan kepolisian menjadi faktor utama dalam fenomena ini,” ujar Fahmi pada Minggu (16/2/2025).

Idealnya, tambah Fahmi, warga yang merasa terancam sebaiknya segera menghubungi layanan darurat kepolisian untuk mendapatkan kejelasan terkait situasi yang mereka alami. Namun, realitas menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih mengunggah kejadian ke media sosial sebagai bentuk perlindungan atau untuk mencari validasi.

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan perlunya peningkatan komunikasi antara pihak kepolisian dan publik. Sosialisasi tentang mekanisme pengaduan serta jaminan respons yang cepat dan akurat dari kepolisian menjadi langkah penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat.

Fahmi menegaskan bahwa insiden ini tidak bisa dianggap sepele atau diselesaikan hanya dengan permintaan maaf. Ada banyak pelajaran yang dapat dipetik oleh berbagai pihak.

Dari sisi pengemudi, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus menjadi prioritas, bukan sekadar untuk menghindari sanksi tetapi juga demi keselamatan pribadi dan penumpang. Sementara itu, bagi kepolisian, evaluasi terhadap prosedur pemeriksaan kendaraan perlu dilakukan agar tidak menciptakan kepanikan di kalangan masyarakat.

“Masyarakat juga perlu diberikan pemahaman tentang cara menghadapi situasi semacam ini dengan lebih tenang dan rasional, termasuk dengan memanfaatkan jalur komunikasi resmi kepolisian,” tambah Fahmi.

baca juga

Ia memperingatkan bahwa jika kejadian semacam ini tidak ditindaklanjuti dengan evaluasi serius, maka kasus serupa dapat terus berulang dengan dampak yang lebih buruk di masa mendatang.

“Ini menjadi momentum bagi kepolisian untuk memperbaiki citra dan membangun kembali kepercayaan publik, tidak hanya melalui klarifikasi, tetapi juga lewat langkah konkret dalam meningkatkan prosedur dan komunikasi mereka,” tutup Fahmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Pemotor Dikejar Polisi Dikira Begal, Pengamat: Saatnya Evaluasi SOP Pemeriksaan

Viral! Pemotor Dikejar Polisi Dikira Begal, Pengamat: Saatnya Evaluasi SOP Pemeriksaan

News | Minggu, 16 Februari 2025 | 18:13 WIB

Cupi Cupita Siap Beri Hadiah Bagi Penemu Ponselnya, Khawatir Isi Galeri Tersebar?

Cupi Cupita Siap Beri Hadiah Bagi Penemu Ponselnya, Khawatir Isi Galeri Tersebar?

Tekno | Minggu, 16 Februari 2025 | 18:41 WIB

Detik-Detik Prabowo Tegur Paspampres ketika Salami Kader, Netizen: Serba Salah...

Detik-Detik Prabowo Tegur Paspampres ketika Salami Kader, Netizen: Serba Salah...

Tekno | Minggu, 16 Februari 2025 | 17:00 WIB

Terkini

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

×