Trump Optimis 'Kartu Emas' Senilai Rp78 Miliar untuk Imigran Kaya Bisa Lunasi Utang Nasional

Bella

Rabu, 26 Februari 2025 | 09:54 WIB
Trump Optimis 'Kartu Emas' Senilai Rp78 Miliar untuk Imigran Kaya Bisa Lunasi Utang Nasional
Ilustrasi imigran. [Shutterstock]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana ambisiusnya untuk memperkenalkan "kartu emas," sebuah skema yang memungkinkan imigran kaya memperoleh status kependudukan dan jalur menuju kewarganegaraan AS dengan membayar $5 juta atau sekitar Rp78 miliar.

"Kami akan menjual kartu emas... Kami akan mematok harga untuk kartu itu sekitar $5 juta," ujar Trump kepada wartawan. 

Ia optimistis bahwa skema ini dapat menghasilkan pendapatan besar bagi negara, dengan memproyeksikan penjualan hingga satu juta kartu emas, yang disebutnya sebagai solusi cepat untuk melunasi utang nasional.

Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)
Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)

Rencana ini akan menggantikan program visa investor imigran EB-5 yang selama ini memungkinkan investor asing memperoleh kartu hijau dengan syarat berinvestasi dalam bisnis AS dan menciptakan lapangan kerja.

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menyatakan bahwa program EB-5 penuh dengan kepura-puraan dan penipuan, sehingga pemerintah memutuskan untuk mengakhirinya dan menggantinya dengan kartu emas Trump.

Program EB-5 awalnya dirancang untuk menarik investasi asing dan merangsang ekonomi AS, tetapi menurut Trump, sistem tersebut tidak cukup efektif dan tidak memberikan keuntungan maksimal bagi negara.

Meskipun inisiatif ini berpotensi meningkatkan pemasukan negara, skema kartu emas memicu perdebatan, terutama terkait kemungkinan keterlibatan oligarki Rusia. Ketika ditanya apakah warga Rusia dapat membeli kartu emas, Trump menjawab, "Ya, mungkin. Hei. Saya kenal beberapa oligarki Rusia yang merupakan orang-orang yang sangat baik."

Pernyataan ini memicu reaksi beragam, mengingat hubungan geopolitik AS-Rusia yang tegang serta kekhawatiran mengenai kemungkinan penyalahgunaan skema ini oleh individu yang ingin menghindari sanksi ekonomi.

Trump mengatakan bahwa rincian lebih lanjut mengenai kebijakan ini akan diumumkan dalam dua minggu ke depan. Dengan janji untuk menarik imigran kaya ke AS, program kartu emas diperkirakan akan menjadi topik panas dalam diskusi kebijakan imigrasi dan ekonomi ke depan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bertemu Trump, Macron Beri Bocoran soal Gencatan Senjata di Ukraina

Usai Bertemu Trump, Macron Beri Bocoran soal Gencatan Senjata di Ukraina

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:42 WIB

Kartu Emas vs Green Card: Trump Umumkan Jalur Baru Izin Tinggal AS, Harganya Puluhan Miliar?

Kartu Emas vs Green Card: Trump Umumkan Jalur Baru Izin Tinggal AS, Harganya Puluhan Miliar?

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 08:04 WIB

Dua Langkah Besar Inggris Tahun Ini Sebelum Bertemu Donald Trump

Dua Langkah Besar Inggris Tahun Ini Sebelum Bertemu Donald Trump

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 02:15 WIB

Donald Trump Ungkap Kehangatan Hubungan dengan Putin: Kami Diperlakukan Baik

Donald Trump Ungkap Kehangatan Hubungan dengan Putin: Kami Diperlakukan Baik

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 17:47 WIB

Pemerintahan Trump Batalkan Aturan Pengawasan Senjata Era Biden

Pemerintahan Trump Batalkan Aturan Pengawasan Senjata Era Biden

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:26 WIB

Trump Dukung Elon Musk, Pegawai Federal Wajib Lapor Kinerja Mingguan via Email

Trump Dukung Elon Musk, Pegawai Federal Wajib Lapor Kinerja Mingguan via Email

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 04:40 WIB

Trump Optimis Perang Ukraina Berakhir Dalam Hitungan Minggu, Pasukan Penjaga Perdamaian Eropa Jadi Kunci

Trump Optimis Perang Ukraina Berakhir Dalam Hitungan Minggu, Pasukan Penjaga Perdamaian Eropa Jadi Kunci

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 06:59 WIB

Putin Undang AS Investasi Mineral Strategis di Ukraina yang Diduduki Rusia

Putin Undang AS Investasi Mineral Strategis di Ukraina yang Diduduki Rusia

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 06:53 WIB

Pembersihan Brutal USAID Berlanjut: 2.000 Karyawan Terdampak, Serikat Pekerja Meradang

Pembersihan Brutal USAID Berlanjut: 2.000 Karyawan Terdampak, Serikat Pekerja Meradang

News | Senin, 24 Februari 2025 | 12:07 WIB

James Carville Prediksi Pemerintahan Trump Akan Runtuh dalam Enam Minggu

James Carville Prediksi Pemerintahan Trump Akan Runtuh dalam Enam Minggu

News | Senin, 24 Februari 2025 | 11:09 WIB

Terkini

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

×