Kendaraan Rano Karno Parkir Dekat Stasiun MRT Bikin Macet, Pengamat Protes: Baru Jadi Wagub Dah Belagu

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 26 Februari 2025 | 13:13 WIB
Kendaraan Rano Karno Parkir Dekat Stasiun MRT Bikin Macet, Pengamat Protes: Baru Jadi Wagub Dah Belagu
Pengamat Planologi, Jilal Mardhani, mengunggah video protes terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. (tangkap layar)

Suara.com - Pengamat Planologi, Jilal Mardhani, mengunggah video protes terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Sebab, pada Selasa (25/2) kemarin kendaraan rombongan Rano parkir sembarangan di dekat stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Melalui akun instagram @jilal.mardhani, Jilal mengunggah video kondisi rombongan kendaraan yang diduga milik Rano Karno sedang terparkir di area menurunkan penumpang. Kendaraan tampak berhenti dengan penjagaan dari petugas kepolisian dan Dishub.

Melihat itu, Jilal yang mengaku sebagai temannya mengucapkan berbagai umpatan kepada Rano. Ia meminta pemeran Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu tak arogan meski sudah jadi pejabat.

"Ran, sorry ya lu temen gua tapi kok jadi brengsek kayak gini lu. Ini tempat publik lho. Apa-apaan lu kayak gini, lu baru jadi wagub dah belagu kayak gini lu," ujar Jilal dalam video itu.

Masih melalui akun instagramnya, Jilal mengunggah video lain yang menjelaskan mengenai kejadian itu. Ia mengaku saat itu sedang mengantar anaknya pergi bekerja ke Stasiun MRT Lebak Bulus.

Ketika ingin menurunkan anaknya di tempat menurunkan penumpang, ia malah terjebak macet lantaran ada rombongan mobil Rano terparkir.

"(Rano) memarkirkan kendaraannya di area menurunkan penumpang yang ada di depan gereja di seberang stasiun MRT Lebak Bulus. Di sana ada dua area sebetulnya untuk menurunkan penumpang," jelasnya.

"Satu lagi yang berada di depan Point Square yang relatif sebetulnya kosong karena memang jaraknya cukup jauh untuk berjalan kaki menuju ke stasiun MRT," lanjutnya menambahkan.

Seharusnya, kata Jilal, jika Rano memang pengguna angkutan umum maka sudah tahu tempat menurunkan penumpang bukan untuk parkir kendaraan.

baca juga

"Seandainya pun dia tidak atau jarang menggunakan MRT, sudah sepatutnya dia tahu bahwa itu bukanlah tempat memarkirkan kendaraan," ucapnya.

Ia mengakui bisa saja Rano tak tahu anak buahnya yang memarkirkan kendaraan di tempat itu. Karena itu, ia meminta Rano memberikan peringatan ke anak buahnya agar tak melakukan tindakan yang mengganggu pengguna jalan lain.

"Kenapa harus parkir di situ? MRT itu dioperasikan dengan menggunakan pajak masyarakat, termasuk untuk membayar gaji kalian dan operasional kalian," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakal Alirkan Air ke 300 Ribu Pelanggan Baru, Rano Karno Klaim Proyek IPA Buaran III Segera Tuntas

Bakal Alirkan Air ke 300 Ribu Pelanggan Baru, Rano Karno Klaim Proyek IPA Buaran III Segera Tuntas

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 20:15 WIB

Pemprov DKI Bakal Siapkan Park and Ride di Pasar Jumat, Wagub Rano: Kita Bangun Tujuh Tingkat

Pemprov DKI Bakal Siapkan Park and Ride di Pasar Jumat, Wagub Rano: Kita Bangun Tujuh Tingkat

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 16:16 WIB

Bang Doel Mau Naik MRT ke Balaikota, Tapi Cuma Seminggu Sekali!

Bang Doel Mau Naik MRT ke Balaikota, Tapi Cuma Seminggu Sekali!

Otomotif | Selasa, 25 Februari 2025 | 13:35 WIB

Lebih Nyaman, Wagub DKI Rano Karno Bakal Rutin Naik MRT ke Balai Kota

Lebih Nyaman, Wagub DKI Rano Karno Bakal Rutin Naik MRT ke Balai Kota

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 11:56 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×