Hamas Cegah Kekuatan Asing dalam Penentuan Masa Depan Gaza

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 05 Maret 2025 | 15:47 WIB
Hamas Cegah Kekuatan Asing dalam Penentuan Masa Depan Gaza
Juru Bicara Brigade Al-Qassam sayap militer Hamas [Foto: Hops.id]

Suara.com - Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas Hazem Qassem telah menekankan bahwa setiap pengaturan untuk masa depan Gaza setelah berakhirnya perang harus dibuat melalui kesepakatan nasional dan bahwa gerakan ini tidak akan membiarkan kekuatan asing ikut campur.

"Jika ada kesepakatan nasional, kami siap untuk tidak memiliki peran dalam pemerintahan Jalur Gaza di masa depan," kata Qassem.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa posisi Hamas jelas dan setiap rencana untuk masa depan Gaza setelah berakhirnya perang terhadapnya harus dilakukan melalui kesepakatan nasional, dan "kami akan memfasilitasi pekerjaan ini".

"Hamas tidak perlu menjadi bagian dari tindakan yang diambil, dan gerakan ini tidak tertarik dengan hal ini dan tidak ingin diberitahu tentang tindakan ini sama sekali," tambahnya.

Qassem menekankan bahwa tindakan administratif harus dilaksanakan melalui kesepakatan nasional internal, dengan mengatakan bahwa Hamas tidak akan membiarkan kekuatan asing ikut campur.

"Langkah-langkah yang diambil ini hendaknya menjadi dasar bagi dimulainya operasi rekonstruksi serius dan nyata di Jalur Gaza, guna memberi kesempatan untuk menyelamatkan penduduk Gaza dari bencana yang disebabkan oleh perang genosida rezim Zionis terhadap penduduknya," katanya.

Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)

Hazem Qassem, selain menghargai posisi negara-negara Arab dalam mengutuk kebijakan membuat rakyat Gaza kelaparan, juga menuntut langkah-langkah praktis dari dunia Arab untuk mencegah berlanjutnya pendekatan ini oleh "rezim Zionis".

Qassem menghargai posisi negara-negara Arab yang telah menyatakan penentangan mereka terhadap kebijakan membuat rakyat Gaza kelaparan oleh rezim Zionis, dan menyerukan tindakan praktis oleh negara-negara Arab untuk menghentikan kebijakan ini, demikian dilaporkan jaringan berita al-Aqsa.

Ia menekankan bahwa kelanjutan kebijakan ini oleh rezim Zionis meletakkan dasar bagi pelaksanaan rencana relokasi rakyat Gaza, yang akan berdampak serius bagi keamanan nasional negara-negara Arab.

baca juga
Para pejuang Ezzedine al-Qassam Brigades, sayap militer Hamas, berbaris di kota Khan Yunis, Gaza pada 15 September. [AFP/Said Khatib]
Para pejuang Ezzedine al-Qassam Brigades, sayap militer Hamas, berbaris di kota Khan Yunis, Gaza pada 15 September. [AFP/Said Khatib]

Juru bicara Hamas meminta negara-negara Arab untuk mengambil langkah-langkah praktis guna mencegah berlanjutnya kebijakan ini dan mencegah pelaksanaan rencana rezim Zionis untuk relokasi paksa penduduk Gaza.

Pernyataan Qassem muncul setelah kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pada hari Minggu bahwa masuknya semua barang dan bantuan ke Jalur Gaza telah dilarang sejak pagi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Usulan Trump, Negara Arab Siapkan Rp825 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

Tolak Usulan Trump, Negara Arab Siapkan Rp825 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 08:00 WIB

Gencatan Senjata Rapuh, Ramadhan di Gaza Dihantui Ketakutan

Gencatan Senjata Rapuh, Ramadhan di Gaza Dihantui Ketakutan

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 20:53 WIB

Ancaman Netanyahu: Konsekuensi "Tak Terbayangkan" Jika Hamas Tak Bebaskan Sandera

Ancaman Netanyahu: Konsekuensi "Tak Terbayangkan" Jika Hamas Tak Bebaskan Sandera

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 19:25 WIB

Pemimpin Arab Bertemu di Mesir Tolak Rencana Trump soal Gaza

Pemimpin Arab Bertemu di Mesir Tolak Rencana Trump soal Gaza

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 04:25 WIB

Sinopsis Film No Other Land yang Menang Oscar 2025, Sorot Realita Pahit di Palestina

Sinopsis Film No Other Land yang Menang Oscar 2025, Sorot Realita Pahit di Palestina

Lifestyle | Selasa, 04 Maret 2025 | 17:48 WIB

Blokade Bahan Bakar dan Material: Hamas Tuduh Israel Gagalkan Rekonstruksi Gaza

Blokade Bahan Bakar dan Material: Hamas Tuduh Israel Gagalkan Rekonstruksi Gaza

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 16:00 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×