Trump Deportasi 238 Gangster Venezuela ke El Salvador, Hakim AS: Langgar Hukum!

Denada S Putri

Rabu, 19 Maret 2025 | 14:27 WIB
Trump Deportasi 238 Gangster Venezuela ke El Salvador, Hakim AS: Langgar Hukum!
Deportasi narapidana anggota gangster Venezuela ke El Salvador yang diminta Donald Trump. [nypost]

Suara.com - Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mendeportasi 238 gangster Venezuela ke El Salvador menjadi kontroversi baru-baru ini.

Pasalnya, kebijakan Trump itu telah ditentang oleh hakim federal AS yang telah memberikan penangguhan sementara perintah pengusiran.

Namun, Trump tetap nekat melawannya dan surat penangguhan itu keluar saat pesawat yang mengangkut ratusan gangster itu terbang menuju El Salvador.

Akhirnya, pada Minggu (16/03/2025) pagi lalu, 238 anggota geng Venezuela Tren de Aragua telah tiba di El Salvador bersama dengan 23 anggota geng internasional MS-13.

Dikutip dari NewYork Post, Presiden El Salvador, Nayib Bukele mengumumkan bahwa ratusan gangster tersebut tiba dengan "sambutan" dari puluhan pasukan komando bersenjata.

Mereka kemudian langsung dipindahkan ke penjara raksasa yang dikenal brutal bernama Centro de Confinamiento del Terrorismo (CECOT) atau Pusat Penahanan Terorisme.

Pemerintah Venezuela yang menentang "pengusiran" ini  mengatakan bahwa Trump telah "mengkriminalisasi" imigran Venezuela.

Sebab, mereka menyebut sebagian besar "gangster" itu adalah pekerja bermartabat dan jujur. Mereka pun mengatakan bahwa tindakan Trump itu melanggar hukum AS dan internasional.

Sementara, dalam media sosialnya, Presiden El Salvador Bukele menulis "Ups... Terlambat," di media sosialnya sebagai respons dari putusan hakim federal AS.

baca juga

Dalam video yang diunggah Bukele, terlihat para gangster itu diborgol dan dibelenggu saat dipindahkan dari pesawat ke bus-bus yang dijaga ketat.

Kantor Kepresidenan El Salvador juga membagikan serangkaian foto imigran dengan kondisi tangan diborgol di belakang punggung mereka.

Bukele mengatakan AS akan "membayar biaya yang sangat rendah" untuk penahanan orang-orang tersebut oleh El Salvador, tetapi baik dia maupun pejabat Amerika tidak menyebutkan jumlahnya.

Donald Trump deportasi narapidana anggota gangster Venezuela ke El Salvador. [nypost]
Deportasi narapidana anggota gangster Venezuela ke El Salvador yang diminta Donald Trump. [nypost]

Profil singkat Donald Trump

Donald John Trump adalah seorang tokoh bisnis, tokoh televisi, dan politisi Amerika Serikat yang menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45 dari tahun 2017 hingga 2021 dan kini kembali menjabat.

Ia lahir pada 14 Juni 1946 di Queens, New York City, New York, AS

Pendidikan yang dimiliki Trump, gelar sarjana ekonomi dari Wharton School of the University of Pennsylvania

Sebelum terjun ke politik, Trump dikenal sebagai seorang pengembang real estat dan tokoh bisnis yang sukses.

Ia memimpin Trump Organization, yang memiliki berbagai bisnis di bidang real estat, hotel, kasino, dan hiburan.

Dalam karir pertelivisian, Trump juga dikenal sebagai tokoh, terutama sebagai pembawa acara realitas "The Apprentice".

Karir politik Trump dimulai pada 2015 lalu, Trump mengumumkan pencalonannya sebagai presiden dari Partai Republik. Ia memenangkan pemilihan presiden 2016, mengalahkan Hillary Clinton.

Masa jabatannya sebagai presiden diwarnai oleh berbagai kebijakan kontroversial, termasuk kebijakan imigrasi, reformasi pajak, dan penarikan AS dari perjanjian internasional.

Trump kalah dalam pemilihan presiden 2020 dari Joe Biden.

Trump menikah dengan Melania Trump dan memiliki lima orang anak dari pernikahan sebelumnya.

Trump adalah figur yang sangat kontroversial dan berpengaruh dalam politik Amerika Serikat modern.

Pandangan dan kebijakannya telah memicu perdebatan yang luas dan berdampak signifikan pada masyarakat Amerika dan dunia.

Donald Trump, baik selama masa kepresidenan pertamanya maupun dalam kampanye-kampanye hingga posisinya yang kembali memimpin Amerika Serikat, dikenal dengan kebijakan-kebijakannya yang kontroversial.

Seperti kebijakan imigrasi, perdagangan internasional, perubahan iklim, kebijakan sosial, pengakuan hanya dua gender dan memperluas hukuman mati.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB: Ekspansi Permukiman Israel di Tepi Barat Meningkat Pesat, Langgar Hukum Internasional

PBB: Ekspansi Permukiman Israel di Tepi Barat Meningkat Pesat, Langgar Hukum Internasional

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 12:45 WIB

Puasa Setengah Hari Saat Sakit: Sahkah Menurut Islam? Ini Penjelasannya

Puasa Setengah Hari Saat Sakit: Sahkah Menurut Islam? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 19 Maret 2025 | 11:05 WIB

Skandal Vonis Bebas Ronald Tannur, Ahli Sebut Nihil Dissenting Opinion Tak Berarti Terlibat Suap

Skandal Vonis Bebas Ronald Tannur, Ahli Sebut Nihil Dissenting Opinion Tak Berarti Terlibat Suap

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 05:53 WIB

Terkini

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:02 WIB

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:00 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:46 WIB

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:42 WIB

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

×