Jelang RUU TNI Disahkan, Doa Utut Adianto: Bismillah, Mudah-mudahan Puasa Kita Berkah, Timnas Menang

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 20 Maret 2025 | 16:02 WIB
Jelang RUU TNI Disahkan, Doa Utut Adianto: Bismillah, Mudah-mudahan Puasa Kita Berkah, Timnas Menang
Ketua Komisi I DPR Utut Adianto membacakan laporan pada Rapat Paripurna ke-15 DPR Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Komisi I DPR Utut Adianto sempat menyelipkan doa agar Timnas Sepakbola Indonesia menang melawan Australia dalam laga lanjutan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hal itu disampaikan Utut usai membacakan laporan pembahasan Revisi Undang-Undang TNI sebelum disahkan menjadi UU dalam Rapat Paripurna di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025).

"Dari saya mudah-mudahan Bismillah, puasa kita berkah dan nanti undang-undang ini disetujui dan nanti malam tim nasional kita menang," kata Utut.

Awalnya dalam kesemlatan itu, Utut menyampaikan beberapa laporan mengenai pasal-pasal yang direvisi di UU TNI. Politikus PDIP itu menyampaikan soal pasal terkait kedudukan TNI yaitu soal operasi militer selain perang (OMSP). Pasal ini menambah cakupan tugas pokok TNI dalam OMSP. Semula 14 menjadi 16.

“Penambahan dua tugas pokok dalam OMSP itu membantu dalam upaya menanggulangi ancaman pertahanan siber, dan membantu dalam melindungi dan menyelamatkan warga negara serta kepentingan nasional di luar negeri,” ujarnya.

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto saat pembahasan Revisi Undang-Undang TNI sebelum disahkan menjadi UU dalam Rapat Paripurna di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025). (Suara.com/Bagaskara)
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto saat pembahasan Revisi Undang-Undang TNI sebelum disahkan menjadi UU dalam Rapat Paripurna di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025). (Suara.com/Bagaskara)

Untuk diketahui, Timnas Indonesia akan menghadapi Australia pada laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Sydney, Kamis 20 Maret 2025. Hasil dari laga melawan Australia akan menjadi kunci dalam upaya Garuda mengamankan tempat di putaran selanjutnya Piala Dunia 2026.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert tidak mau menjadikan alasan persiapan yang mepet skuad Garuda tampil buruk. Ini karena sejumlah pemain datang terlambat, tapi itu bukan alasan tak bisa menang melawan Australia.

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Australia dalam lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Duel kedua kesebelasan berlangsung di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025).

Jelang laga tersebut Timnas Indonesia cuma berlatih dua hari. Dari segi persiapan tentu tidak cukup agar bisa maksimal.

Ini dikarenakan sejumlah pemain datang terlambat. Bukan tanpa alasan, para pemain yang hadir telat masih menjalani kompetisi di klubnya masing-masing.

"Kami berlatih selama dua hari, para pemain datang cukup terlambat. Namun sekali lagi, itu bukan alasan," kata Kluivert dalam konferensi pers sehari jelang laga.

"Pemain dari Australia juga datang terlambat, dari Eropa atau apa pun. Namun kami siap dan itu yang terpenting," jelasnya.

Selain itu, ini merupakan laga perdana Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia. Lelaki asal Belanda itu mengakui untuk adaptasi tidak cukup.

Tetapi, Kluivert percaya dengan kemampuan anak asuhannya. Sebab, untuk mengubah formasi secara besar-besaran rasanya tidak memungkinkan.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert tidak mau menjadikan alasan persiapan yang mepet skuad Garuda tampil buruk. Ini karena sejumlah pemain datang terlambat, tapi itu bukan alasan tak bisa menang melawan Australia.(IG Timnas Indonesia)
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert tidak mau menjadikan alasan persiapan yang mepet skuad Garuda tampil buruk. Ini karena sejumlah pemain datang terlambat, tapi itu bukan alasan tak bisa menang melawan Australia.(IG Timnas Indonesia)

"Latihan kemarin sungguh fantastis, perlu saya katakan karena kami tidak punya waktu untuk melakukan hal yang ingin kami lakukan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disahkan jadi UU, Puan: TNI Aktif Tetap Dilarang Berbisnis, Tak Boleh Masuk Parpol!

Disahkan jadi UU, Puan: TNI Aktif Tetap Dilarang Berbisnis, Tak Boleh Masuk Parpol!

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 15:27 WIB

Sebut DPR Kian Acuhkan Suara Tuhan, YLBHI: Partai Bak Kerbau Dicucuk Hidung, Manut Penguasa!

Sebut DPR Kian Acuhkan Suara Tuhan, YLBHI: Partai Bak Kerbau Dicucuk Hidung, Manut Penguasa!

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 14:55 WIB

TNI Balik Era Orba Bisa Main 2 Kaki di Jabatan Sipil, Imparsial Sebut Zaman Berbahaya Terulang Lagi

TNI Balik Era Orba Bisa Main 2 Kaki di Jabatan Sipil, Imparsial Sebut Zaman Berbahaya Terulang Lagi

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 13:10 WIB

Menhan Sjafrie Akui Pemerintah-DPR Bahas RUU TNI Secara Maraton: Penuh Keakraban dan Persaudaraan

Menhan Sjafrie Akui Pemerintah-DPR Bahas RUU TNI Secara Maraton: Penuh Keakraban dan Persaudaraan

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 12:22 WIB

Terkini

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:14 WIB

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB