Terkuak Alasan Pramono Temui Pimpinan KPK, Ingin Perangi Korupsi di Jakarta

Agung Sandy Lesmana

Senin, 24 Maret 2025 | 13:53 WIB
Terkuak Alasan Pramono Temui Pimpinan KPK, Ingin Perangi Korupsi di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menemui pimpinan KPK. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pembahasan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dengan pimpinan KPK.

Anggota Tim Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut pertemuan tersebut merupakan koordinasi supervisi untuk membahas pencegahan korupsi di Jakarta.

“Betul, hari ini ada kegiatan koordinasi supervisi. Di antaranya untuk membahas program pencegahan korupsi di wilayah Jakarta,” kata Budi kepada wartawan, Senin (24/3/2025).

Pramono Anung mendatangi Kantor KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, Pramono terlihat mengenakan pakaian dinas harian (PDH) PNS berwarna cokelat saat turun dari mobil pada pukul 12.22 WIB.

Saat tiba, Pramono langsung disambut oleh Sekretaris Jenderal KPK Cahya H. Harefa serta sejumlah pejabat dinas Pemprov DKI Jakarta. 

Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Agung mendadak menyatroni Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Suara.com/Dea)
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Agung mendadak menyatroni Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Suara.com/Dea)

Mereka tampak saling bersalaman dan menyapa saat masih berada di lobi Gedung Merah Putih KPK.

Pramono menjelaskan bahwa kehadirannya ini bertujuan untuk bertemu dengan Ketua KPK Setyo Budiyanto dan jajarannya selaku pimpinan KPK.

"Mau ketemu pimpinan KPK," kata Pramono, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (24/3/2025).

Meski begitu, Pramono enggan menjelaskan lebih rinci mengenai pembahasan yang akan dilakukan bersama pimpinan KPK pada agenda pertemuan tersebut.

baca juga

Datangi KPK

Siang tadi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Berdasar pantauan Suara.com, Pramono terlihat mengenakan pakaian dinas harian (PDH) PNS berwarna cokelat saat turun dari mobil pada pukul 12.22 WIB.

Saat tiba, Pramono langsung disambut oleh Sekretaris Jenderal KPK Cahya H. Harefa serta sejumlah pejabat dinas Pemprov DKI Jakarta. 

Mereka tampak saling bersalaman dan menyapa saat masih berada di lobi Gedung Merah Putih KPK.

Pramono menjelaskan bahwa kehadirannya ini bertujuan untuk bertemu dengan Ketua KPK Setyo Budiyanto dan jajarannya selaku pimpinan KPK.

Mau ketemu pimpinan KPK," kata Pramono, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (24/3/2025).

Meski begitu, Pramono enggan menjelaskan lebih rinci mengenai pembahasan yang akan dilakukan bersama pimpinan KPK pada agenda pertemuan tersebut.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku akan mengunjungi seluruh aparat penegak hukum setelah resmi menjadi orang nomor satu di Ibu Kota.  Pramono diketahui bersama wakilnya, Rano Karno menjadi pemenang dalam konstelasi Pilkada Jakarta 2024. 

Setelah resmi menjabat gubernur, Pramono pun mengaku akan membangun komunikasi yang baik aparat penegak hukum mulai dari kepolisian hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Biasanya semua aparat penegak hukum, termasuk kepolisian, KPK, Kejaksaan Agung, nanti pada waktunya, juga ke TNI, saya akan datang. Kenapa itu saya lakukan? Saya ingin menjalin komunikasi yang baik dengan semuanya,” kata Pramono di Jakarta, Jumat (7/3).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/3/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/3/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Sehingga, lanjut Pramono, dirinya tak akan menutupi apabila terjadi persoalan di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia juga akan bekerja sama dengan baik dengan aparat penegak hukum.

"Dan ini juga bagi ASN, terutama bagi kepala-kepala dinas, kepala biro, asisten, ketika mereka harus mengambil keputusan itu tidak ragu-ragu dan tidak takut-takut. Karena kalau Jakarta mau ada perubahan yang signifikan, mereka juga harus berani mengambil keputusan. Saya bertanggung jawab untuk itu," kata Pramono.

Sowan ke Jaksa Agung

Pramono diketahui sebelumnya juga telah mengunjungi Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat, 7 Maret 2025 lalu. Tak sendirian, Pramono juga didampingi oleh Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno saat bersamuh ke kantor Kejagung RI. 

Dalam kunjungan tersebut, pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan ini diterima langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin.

“Pertama tentunya kedatangan beliau adalah dalam rangka silaturahmi, yang kedua kedatangan beliau adalah bahwa di awal jabatannya ada beberapa hal yang beliau sampaikan kepada kami,” kata Burhanuddin, di Kantornya, Jumat.

Namun yang utama, kata Burhanuddin, kedatangan Pramono-Rano ke Kejagung dalam upaya meminta pendampingan. Agar dalam pelaksanaan program pembangunan Jakarta, tidak ada hal yang bertentangan dengan hukum.

“Utamanya adalah beliau meminta kepada kejaksaan untuk pendampingan-pendampingan. Agar di dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan khususnya Jakarta tidak ada hal-hal yang akan bertentangan dengan peraturan perundangan-undangan,” jelasnya.

Sementara itu, Pramono menyampaikan, kedatangannya ke Kejagung dalam upaya memperkenalkan diri, meski dalam periode kabinet pemerintahan Presiden Jokowi, mereka pernah bekerja bersama.

“Intinya tentu memperkenalkan diri walaupun saya sudah bekerja bersama-sama beliau selama 5 tahun. Termasuk dengan para JAM yang ada, tetapi kami memang bersilaturahmi dan memperkenalkan diri,” ucap Pramono.

Pramono juga mengaku, dirinya secara langsung untuk meminta pendampingan terhadap Kejagung. Mengingat saat ini Jakarta menjadi pusat perekonomian global dan menjadi episentrum ekonomi Indonesia.

Jika dibandingkan dengan daerah lainnya, Jakarta memberikan kontribusi paling besar.  Sehingga, Pramono ingin ke depannya tidak ada celah atau ruang bagi siapapun yang ingin memanfaatkan hal itu.

“Sebelas persen dari PDB, APBD nya lebih dari 91 triliun, tentunya kami memerlukan pendampingan. Supaya di dalam keputusan yang di kemudian hari tidak ada ruang, lubang, bagi siapapun yang ingin memanfaatkan itu,” tukas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hakim Tunda Sidang Praperadilan Gegara KPK Mangkir, Kubu Staf Hasto PDIP: Kami Kecewa!

Hakim Tunda Sidang Praperadilan Gegara KPK Mangkir, Kubu Staf Hasto PDIP: Kami Kecewa!

News | Senin, 24 Maret 2025 | 13:32 WIB

Pramono Anung Tiba-tiba Temui Pimpinan KPK, Ada Apa?

Pramono Anung Tiba-tiba Temui Pimpinan KPK, Ada Apa?

News | Senin, 24 Maret 2025 | 13:07 WIB

Kepercayaan Publik Cetak Rekor Tertinggi, Pramono Kagum Kinerja Petugas Damkar di Jakarta

Kepercayaan Publik Cetak Rekor Tertinggi, Pramono Kagum Kinerja Petugas Damkar di Jakarta

News | Senin, 24 Maret 2025 | 12:56 WIB

Dituding Lakukan Framing Buruk oleh Kubu Hasto Soal Geledah Visi Law Office, KPK: Beda Perkara

Dituding Lakukan Framing Buruk oleh Kubu Hasto Soal Geledah Visi Law Office, KPK: Beda Perkara

News | Senin, 24 Maret 2025 | 12:41 WIB

Terkini

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×