Gaza Bergejolak: Warga Berani Protes Hamas di Tengah Gempuran Israel

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 01 April 2025 | 09:00 WIB
Gaza Bergejolak: Warga Berani Protes Hamas di Tengah Gempuran Israel
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)

Suara.com - Hamas telah menghadapi ketidakpuasan yang semakin meningkat dari penduduk Gaza atas serangan roket yang terus-menerus, yang memicu pembalasan Israel, yang menyebabkan pengungsian massal.

Banyak juga yang menuntut agar Hamas melepaskan kekuasaan dengan harapan dapat mengamankan gencatan senjata yang akan meringankan penderitaan mereka di tengah pemboman Israel yang tiada henti.

Tidak seperti demonstrasi sebelumnya, protes baru-baru ini tidak memicu tindakan keras dari pasukan Hamas, yang menyebabkan beberapa orang berspekulasi bahwa kekuatan kelompok tersebut telah berkurang karena serangan Israel yang terus-menerus.

Seorang pemuda yang membantu mengorganisasi protes di lingkungan Shuja'iyya di Gaza pada tanggal 27 Maret mengatakan kepada Asharq Al-Awsat bahwa para demonstran telah memperkirakan akan ditindas tetapi terkejut dengan kurangnya respons Hamas.

Suasana Idul Fitri di Gaza (ahlulbaitindonesia.or.id)
Suasana Idul Fitri di Gaza (ahlulbaitindonesia.or.id)

Ketakutan akan Pembalasan di Masa Depan

Pengunjuk rasa, yang berbicara secara anonim karena takut akan pembalasan, menyatakan bahwa pengekangan Hamas mungkin karena serangan udara Israel yang menargetkan setiap anggota kelompok yang terlihat.

Namun, ia berspekulasi bahwa begitu Hamas memperoleh kembali kekuatannya, Hamas mungkin akan membalas terhadap penyelenggara protes, seperti yang terlihat setelah gencatan senjata sebelumnya.

Para pengunjuk rasa khususnya khawatir dengan kasus Odai Al-Rubaie, seorang warga Tel Al-Hawa, yang dilaporkan dibunuh oleh militan Hamas setelah memimpin demonstrasi anti-Hamas.

Meskipun tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh kelompok tersebut untuk mengonfirmasi atau membantah keterlibatannya, keluarga Al-Rubaie mengklaim bahwa ia diculik, disiksa, dan kemudian dieksekusi oleh kelompok bersenjata yang terkait dengan sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam.

baca juga

Kekacauan Setelah Pembunuhan

Asharq Al-Awsat telah mengamati kekacauan administratif yang berkembang di Gaza, diperburuk oleh pembunuhan Israel dan hilangnya pejabat penting Hamas, beberapa di antaranya telah bersembunyi atau mematikan telepon mereka.

Hal ini telah mengganggu pekerjaan pasukan polisi, badan keamanan, dan bahkan Kementerian Pendidikan, di mana kebingungan terus berlanjut mengenai apakah sekolah harus tetap dibuka.

Selain itu, pegawai pemerintah, termasuk mereka yang berada di sayap politik dan militer Hamas, belum menerima gaji atau tunjangan keuangan—sesuatu yang tetap dipertahankan kelompok itu bahkan selama 15 bulan perang dan gencatan senjata sebelumnya.

Beberapa analis melihat perjuangan Hamas saat ini sebagai tanda kelemahan yang semakin besar di bawah tekanan militer Israel yang intens. Namun, orang dalam Hamas menolak anggapan ini.

Sumber senior Hamas mengatakan kepada Asharq Al-Awsat bahwa meskipun kelompok itu mengalami kesulitan dalam mengelola urusan tertentu karena penargetan Israel yang tiada henti, kelompok itu tetap kuat dan kohesif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Titik Terang? Israel Tawarkan Gencatan Senjata, Tapi Ada Syarat Mengejutkan soal Sandera

Titik Terang? Israel Tawarkan Gencatan Senjata, Tapi Ada Syarat Mengejutkan soal Sandera

News | Selasa, 01 April 2025 | 08:33 WIB

8 Petugas Medis Bulan Sabit Merah Ditemukan Tewas di Gaza, 1 Masih Hilang

8 Petugas Medis Bulan Sabit Merah Ditemukan Tewas di Gaza, 1 Masih Hilang

News | Selasa, 01 April 2025 | 06:46 WIB

Macron Ultimatum Netanyahu: Serangan di Gaza Harus Dihentikan

Macron Ultimatum Netanyahu: Serangan di Gaza Harus Dihentikan

News | Senin, 31 Maret 2025 | 17:20 WIB

Duka di Hari Fitri: Israel Gempur Gaza di Hari Pertama Lebaran

Duka di Hari Fitri: Israel Gempur Gaza di Hari Pertama Lebaran

News | Senin, 31 Maret 2025 | 15:14 WIB

Umat Muslim Palestina Rayakan Idul Fitri 2025 di Tengah Puing dan Serangan Israel

Umat Muslim Palestina Rayakan Idul Fitri 2025 di Tengah Puing dan Serangan Israel

News | Senin, 31 Maret 2025 | 11:57 WIB

Warga Gaza Digempur Serangan Israel di Hari Pertama Idulfitri

Warga Gaza Digempur Serangan Israel di Hari Pertama Idulfitri

News | Minggu, 30 Maret 2025 | 19:28 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB