Trauma! Pengakuan Korban Pelecehan Dokter Kandungan di Garut: Kontrol 40 Menit hingga DM Mesum

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 16 April 2025 | 10:52 WIB
Trauma! Pengakuan Korban Pelecehan Dokter Kandungan di Garut: Kontrol 40 Menit hingga DM Mesum
Sejumlah perempuan yang pernah turut jadi korban pelecehan dokter kandungan di Garut, Muhammad Syafril Firdaus, ikut bersuara ke publik.(ist)

Suara.com - Sejumlah perempuan yang pernah turut jadi korban pelecehan dokter kandungan di Garut, Muhammad Syafril Firdaus, ikut bersuara ke publik.

Salah satunya perempuan berinisial NF di Garut yang pernah memeriksakan kandungannya ke pelaku pada Juli 2023 lalu.

Sebelumnya, Suara.com telah meminta izin kepada yang bersangkutan untuk mengangkat kesaksiannya.

NF bercerita, pada 2023 lalu dia menjalani kontrol kehamilan anak pertamanya dengan pelaku setiap satu bulan sekali. NF mengatakan pelaku juga lakukan tindak pelecehan kepadanya ketika sedang kontrol bulan ke-7. Mulanya, NF merasa bingung dengan tindakan pelaku.

"Dia ngelakuin kayak gitu, aku pikir oh mungkin cara periksanya seperti itu. Diem-diem saja kan. Tapi di dalam hati kok gini, mau bilang juga gak enak sumpah, di dalam hati pengen cepet-cepet beres aja periksanya," cerita NF dalam keterangannya, dikutip Rabu (16/4/2025).

NF juga merasa janggal karena pemeriksaan ketika itu dirasa terlalu lama. Menurutnya, periksa kandungan biasanya hanya memakan waktu sekitar 10 menit. Namun pada saat itu, NF yang menjadi pasien terakhir pelaku menjalani pemeriksaan sampai 40 menit.

Begitu selesai jalani pemeriksaan, NF bercerita kepada suami dan sahabatnya. NF mengaku trauma dengan kejadian tersebut dan was-was karena bulan berikutnya harus tetap kontrol dengan pelaku.

Demi kebaikan anaknya, NF tetap memaksakan diri kontrol kandungan dengan pelaku. Meski sebenarnya sudah merasa tidak nyaman.

Bahkan, NF mengungkapkan bahwa pelaku juga melakukan pelecehan secara verbal melalui pesan di media sosial.

baca juga

"Yang lebih geli lagi suka komen story gue, ngomongin tentang s3ks gitu kan ilfill ihhh, apalagi suka ngucapin selamat pagi blablaa, jaga kesehatan ceunah, ngeri kan. Malah pernah nawarin usg 4D gratis, itu udah kejadian mau maju 8 bulan, udah gak mau, tapi dia tetap maksa," tutur NF.

"Kalau gak salah dia mention gw aku sama ngomongin yang gak patut di omongin seorang dokter bahkan pernah dikirim ke orang deket aku," lanjutnya.

Lantaran rentetan peristiwa itu, NF memutuskan berhenti kontrol kandungan dengan pelaku pada bulan ke-8 karena merasa trauma. Untuk memulihkan trauma tersebut, dia memutuskan istirahat sebulan penuh. Kemudian pada bulan ke-9 baru berani kembali kontrol dengan dokter berbeda.

Seorang dokter kandungan di Kabupaten Garut, Jawa Barat diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasien. (tangkap layar/ist)
Seorang dokter kandungan di Kabupaten Garut, Jawa Barat diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasien. (tangkap layar/ist)

Dia bersyukur kali itu mendapatkan dokter yang wajar dengan pemeriksaan hanya 10-15 menit. Namun, rupanya kala itu pun pelaku masih menggodanya melalui pesan singkat.

"Waktu aku cek kandungan ke dr. lain, aku story-in ya, dia komen loh. "Kenapa gak kontrol di sini teh xxxxx" langsung aku hapus nomornya. Eh di WA dihapus muncul lagi komen di IG parah," ujarnya.

Menurut NF, memang banyak perempuan yang jadi korban dari dokter tersebut. Hanya saja selama ini tidak berani untuk mengungkapnya ke publik.

Kasus pelecehan itu pun kini telah dilaporkan ke polisi setelah rekaman CCTV ruang pemeriksaan viral di media sosial. Dalam video itu pelaku nampak sedang melakukan pemeriksaan Ultrasonografi (USG) terhadap seorang pasien lain, bukan NF.

Korban terbaring dalam kondisi bagian perut terbuka untuk USG. Namun tak berselang lama, tangan dokter tersebut diduga mengarah ke dada hingga membuat korban bereaksi dengan mencoba menepisnya.

Selain diproses secara hukum, pelaku juga dipastikan tidak bisa lagi praktik sebagai dokter karena Kementerian Kesehatan mengajukan proses pencabutan Surat Tanda Registrasi (STR) yang bersangkutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Kandungan Pelaku Pelecehan di Garut Sedang Umroh, KPPPA Pastikan Proses Hukum Tetap Berjalan

Dokter Kandungan Pelaku Pelecehan di Garut Sedang Umroh, KPPPA Pastikan Proses Hukum Tetap Berjalan

News | Rabu, 16 April 2025 | 09:14 WIB

Berapa Biaya USG 4D? Iming-Iming Periksa Gratis Diduga Jadi Modus Dokter Garut Lecehkan Pasien

Berapa Biaya USG 4D? Iming-Iming Periksa Gratis Diduga Jadi Modus Dokter Garut Lecehkan Pasien

Lifestyle | Selasa, 15 April 2025 | 20:22 WIB

6 Fakta Dokter Kandungan Lecehkan Pasien di Garut: Istri dan Banyak Korban Buka Suara

6 Fakta Dokter Kandungan Lecehkan Pasien di Garut: Istri dan Banyak Korban Buka Suara

Lifestyle | Selasa, 15 April 2025 | 16:30 WIB

Dokter Kandungan Diduga Lecehkan Pasien di Garut, Dokter Tirta Punya Pengamatan Tajam

Dokter Kandungan Diduga Lecehkan Pasien di Garut, Dokter Tirta Punya Pengamatan Tajam

Entertainment | Selasa, 15 April 2025 | 13:28 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×