Heboh! Pernikahan Diduga Sesama Jenis di Sulsel, Kepala Desa Ungkap Fakta Ini

Muhammad Yunus

Selasa, 13 Mei 2025 | 12:12 WIB
Heboh! Pernikahan Diduga Sesama Jenis di Sulsel, Kepala Desa Ungkap Fakta Ini
Sebuah pernikahan yang diduga melibatkan pasangan sesama jenis menjadi perbincangan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan [Suara.com/Istimewa]

Suara.com - Sebuah pernikahan yang diduga melibatkan pasangan sesama jenis terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut menjadi perbincangan hangat setelah foto dan informasi pernikahan tersebut viral di media sosial.

Pernikahan itu berlangsung antara mempelai pria berinisial FR dan mempelai wanita berinisial TR.

Keduanya melangsungkan pernikahan di Dusun Lacuco, Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone pada Kamis, 8 Mei 2025 lalu.

Dalam foto yang banyak beredar terlihat FR dan TR bersanding dengan manis di pelaminan.

Menurut informasi warga setempat, acara digelar meriah dengan prosesi adat Bone lengkap, termasuk pakaian adat dan pelaminan yang dihias seperti pernikahan pada umumnya.

Namun, kabar beredar menyebut bahwa FR yang berperan sebagai mempelai pria, sebenarnya adalah seorang perempuan yang berpenampilan seperti laki-laki.

Dugaan tersebut sempat memicu kegelisahan masyarakat setempat.

"Acara nikahnya seperti biasa, pakai adat, duduk di pelaminan. Tapi warga banyak yang curiga karena mempelai pria kelihatan seperti perempuan," kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

baca juga

Menurut sumber tersebut, FR dan TR telah lama menjalin hubungan asmara. Bahkan FR yang selalu merawat TR ketika sakit.

Kepala Desa Arasoe, Andi Amal, membenarkan bahwa TR adalah warganya dan telah melangsungkan pernikahan dengan FR.

Amal mengaku telah menerima laporan masyarakat soal dugaan pernikahan sesama jenis tersebut.

Namun, pemerintah desa belum bisa memastikan apakah pasangan ini benar-benar sesama jenis.

"Tapi secara kasat mata, dari postur tubuh dan wajah, mempelai pria memang terlihat seperti perempuan," ujar Amal, Senin, 12 Mei 2025.

Kata Amal, pihaknya sudah berusaha untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Pemerintah desa telah memanggil kedua mempelai untuk klarifikasi. Dalam pertemuan tersebut, TR bersikeras menyatakan bahwa pasangannya adalah seorang laki-laki.

"Awalnya saya ingin menyelesaikan ini secara kekeluargaan. Saya minta TR untuk jujur, apakah pasangannya laki-laki atau perempuan. Ia menjawab laki-laki. Kalau memang benar laki-laki, alhamdulillah," sebutnya.

"Tapi kalau ternyata perempuan, saya minta agar keduanya sementara meninggalkan kampung untuk menghindari kegaduhan," tegas Amal.

Namun, karena situasi di masyarakat semakin gaduh, pemerintah desa memutuskan untuk melibatkan pihak berwenang.

Amal menyebut akan berkoordinasi dengan kepolisian, TNI, serta pihak medis untuk memastikan kebenaran soal jenis kelamin FR.

"Kami tak ingin situasi ini berkembang liar dan menimbulkan konflik. Karena itu kami libatkan polisi dan dokter agar ada pemeriksaan langsung terhadap yang bersangkutan," ucapnya.

Pemerintah Desa Arasoe juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Batu Gading, Kecamatan Mare, wilayah asal FR. Kata Amal, perlu untuk menelusuri keabsahan dokumen pernikahan mereka.

"Saat ini hasil koordinasi kami, dokumen FR di Desa Batu Gading memang tercatat sebagai laki-laki. Saat diperiksa di Kantor Urusan Agama juga demikian. Katanya (kelamin) ganda. Tapi kalau terbukti ia perempuan, berarti ia memalsukan identitas," kata Amal.

Amal berharap masyarakat tidak terprovokasi dengan informasi yang belum pasti dan tetap menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang, termasuk dokter.

"Kami imbau kepada warga untuk tidak langsung mengambil kesimpulan atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Kita tunggu proses klarifikasi dan pemeriksaan berjalan sesuai prosedur," tutur Aman.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga norma dan ketertiban di tengah masyarakat, khususnya menyangkut isu yang sensitif seperti ini.

"Hal seperti ini sensitif. Kita perlu menanganinya dengan bijak, bukan dengan prasangka. Yang terpenting situasi di (Dusun) Lacuco tetap kondusif," sebutnya.

Hingga kini, pihak pemerintah desa dan aparat gabungan masih menelusuri fakta di balik pernikahan tersebut guna mendapatkan kejelasan dan mencegah keresahan yang lebih luas.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menu Alkohol di Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier, Disebut Tak Kaleng-Kaleng

Menu Alkohol di Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier, Disebut Tak Kaleng-Kaleng

Entertainment | Selasa, 13 Mei 2025 | 11:25 WIB

Biodata dan Agama Feby Jabrik, Ipar Luna Maya yang Tingginya Jadi Sorotan

Biodata dan Agama Feby Jabrik, Ipar Luna Maya yang Tingginya Jadi Sorotan

Entertainment | Selasa, 13 Mei 2025 | 11:16 WIB

Reaksi Malu-Malu Maxime Bouttier Saat Ditanya Soal Malam Pertama dengan Luna Maya

Reaksi Malu-Malu Maxime Bouttier Saat Ditanya Soal Malam Pertama dengan Luna Maya

Entertainment | Selasa, 13 Mei 2025 | 08:44 WIB

Terkini

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×