Kasus Keracunan MBG Masuk Media Jepang, Sebut Sudah 1000 Siswa yang Jadi Korban!

Dinda Rachmawati

Jum'at, 16 Mei 2025 | 17:50 WIB
Kasus Keracunan MBG Masuk Media Jepang, Sebut Sudah 1000 Siswa yang Jadi Korban!
Kasus Keracunan MBG Masuk Situs Berita Jepang, Sebut Sudah 1000 Siswa yang Jadi Korban! (Dok. Asahi Shimbun)

Suara.com - Program andalan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), tengah menjadi sorotan bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga sampai ke mancanegara. 

Unggahan dari akun X @piyusaja2 menyebutkan bahwa program MBG masuk dalam pemberitaan salah satu media paling terkemuka di Jepang, Asahi Shimbun.

Namun alih-alih menjadi berita membanggakan, pemberitaan tersebut justru menyoroti sisi kelam dari implementasi program tersebut, kasus keracunan makanan yang sudah menimpa lebih dari 1.000 siswa di Indonesia.

"KEREN! Program Kesayangan @Prabowo MBG masuk berita koran ternama Jepang Asahi Shimbun," sambil menyebut bahwa Asahi Shimbun dikenal luas sebagai surat kabar harian yang paling dihormati di Jepang karena integritas jurnalismenya.

Judul artikel yang tayang pada 15 Mei 2025 itu jika diterjemahkan berbunyi, “Lebih dari 1.000 orang menderita mual dan keracunan makanan setelah makan siang gratis di sekolah; Kebijakan kesayangan presiden menimbulkan dampak.”

Isi artikel tersebut cukup gamblang. Diberitakan bahwa sejak peluncuran MBG pada Januari 2025, lebih dari 1000 anak telah mengalami gejala keracunan makanan, mulai dari mual, diare, hingga harus dirawat di rumah sakit. 

Kasus ini pertama kali mencuat pada pertengahan Januari, hanya sepekan setelah MBG dijalankan. Laporan keracunan terus bertambah hingga akhir April, dan sejak Mei, sekitar 100 orang per hari mengalami gejala serupa di wilayah Bogor, dekat Jakarta.

Pemeriksaan terhadap bahan makanan mengungkap adanya kontaminasi bakteri Salmonella dan patogen lain, terutama pada air, telur, dan sayuran. Tak hanya itu, kekhawatiran dari orang tua pun kian besar. 

Salah satu kutipan yang mencolok dalam artikel berbunyi, “Jantungku berdetak kencang setiap kali aku mengantarkan bekal makan siang ke sekolah.” Kalimat ini menggambarkan ketakutan dan kecemasan yang kini menyelimuti para orang tua siswa.

baca juga

Namun yang paling mengundang kritik adalah pernyataan dari Presiden Prabowo sendiri yang dikutip mengatakan bahwa, “hanya 0,005% orang yang mengeluhkan masalah, jadi tingkat keberhasilannya adalah 99,99%.” 

Pernyataan ini langsung memantik reaksi keras dari publik, terutama warganet yang menilai Presiden terlalu meremehkan kasus serius tersebut.

Pemberitaan dari media Jepang ini langsung menuai reaksi keras dari publik, termasuk dari warganet di media sosial.

Akun @angg**** menulis, “@prabowo yok pak jangan tone deaf, malu ah presiden tone deaf juga kaya pejabatanya. atau... pejabatnya tone deaf ngikutin presidennya?”

Sementara akun @hir**** berkomentar, “Padahal baru beberapa bulan plus belum rata yaa programnya, tujuannya udah geser, dari yang mau nurunin angka stunting, malah yang penting nggak keracunan.”

Kritik lainnya datang dari akun @pra**** yang mempertanyakan pertanggungjawaban, “Emang udah lebih dari 1.000 anak yang keracunan ya? Kok gak ada pejabat yang ngundurin diri ya?.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Beri Pujian Setinggi Langit Proyek Migas Natuna

Prabowo Beri Pujian Setinggi Langit Proyek Migas Natuna

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:42 WIB

Bisa Bikin Drop dan Rusak Sistem, Para Profesor FKUI Kecewa Kebijakan Prabowo: Kami Prihatin!

Bisa Bikin Drop dan Rusak Sistem, Para Profesor FKUI Kecewa Kebijakan Prabowo: Kami Prihatin!

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:26 WIB

Detik-detik Titiek Soeharto Omeli Prabowo saat Berjoget: Sana Mundur!

Detik-detik Titiek Soeharto Omeli Prabowo saat Berjoget: Sana Mundur!

Video | Jum'at, 16 Mei 2025 | 17:10 WIB

Terkini

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 09:11 WIB

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:10 WIB

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 09:02 WIB

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

×