Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Prabowo Beri Pujian Setinggi Langit Proyek Migas Natuna

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:42 WIB
Prabowo Beri Pujian Setinggi Langit Proyek Migas Natuna
Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan penuh kebanggaan meresmikan proyek minyak dan gas (migas) strategis yang membuktikan kemandirian teknologi anak bangsa di sektor energi. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]

Suara.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan penuh kebanggaan meresmikan proyek minyak dan gas (migas) strategis yang membuktikan kemandirian teknologi anak bangsa di sektor energi.

Dari Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (16/5/2025), Prabowo melontarkan pujian setinggi langit bagi para pekerja dan pihak terkait yang telah berjibaku mewujudkan proyek vital ini.

"Saya mencatat bahwa Menteri ESDM telah menyampaikan bahwa proyek ini membuktikan kemampuan anak-anak bangsa Indonesia untuk menguasai teknologi industri Migas, dengan tingkat komponen dalam negeri proyek yang mendekati 100 persen," ujar Prabowo dengan nada bangga, menandaskan bahwa proyek ini bukan hanya sekadar eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga perwujudan supremasi teknologi nasional.

Kepala Negara tak segan menyebut kemampuan Blok Migas Natuna dalam memproduksi sekitar 20 ribu barel minyak per hari dan tambahan gas sekitar 60 MMSCFD per hari sebagai pencapaian besar dalam penguatan kemandirian bangsa di sektor energi. Di tengah kebutuhan energi nasional yang terus meningkat, proyek ini menjadi oase harapan bagi ketahanan energi Indonesia di masa depan.

Prabowo menekankan bahwa penguasaan teknologi, terutama di bidang ekonomi dan energi, adalah kunci masa depan suatu bangsa. Ia memandang proyek Natuna sebagai bukti nyata bahwa Indonesia mampu menguasai teknologi canggih dan tidak lagi bergantung pada pihak asing dalam mengelola sumber daya alamnya.

Dengan penuh khidmat, Prabowo menyebut para pekerja di proyek migas Natuna sebagai "pahlawan-pahlawan bangsa di bidang energi". Ia mengakui dedikasi dan keahlian mereka telah mengangkat kapasitas, harkat, dan wibawa Indonesia di mata dunia. "Saudara-saudara adalah pahlawan-pahlawan bangsa di bidang energi, saudara mengangkat kapasitas bangsa, saudara mempertahankan harkat dan wibawa bangsa Indonesia," ujarnya dengan penuh apresiasi.

Namun, di balik euforia keberhasilan proyek Natuna, Prabowo mengingatkan pentingnya kewaspadaan di tengah kekayaan dan prospek cerah Indonesia. Ia menyadari bahwa Indonesia, dengan potensi besar yang dimilikinya, menjadi incaran berbagai kekuatan yang tidak menginginkan kemajuan bangsa.

"Justru karena masa depan kita gemilang, kita harus waspada karena banyak kekuatan yang tidak ingin Indonesia kuat, bahkan ada yang sejak ratusan tahun ingin Indonesia tidak eksis dan terpecah belah," katanya dengan nada serius, menyerukan agar seluruh elemen bangsa bersatu padu menghadapi ancaman dari luar maupun dalam.

Meskipun demikian, Prabowo menyatakan keyakinannya yang teguh bahwa bangsa Indonesia mampu menghadapi segala tantangan. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bekerja keras, memperkuat diri, dan mengamankan masa depan bagi generasi yang akan datang.

Proyek migas Natuna bukan hanya sekadar proyek ekonomi. Ia adalah simbol kemandirian dan kebanggaan nasional, bukti bahwa Indonesia mampu mengelola sumber daya alamnya secara mandiri dan berdaulat. Keberhasilan proyek ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sektor energi nasional dan mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Pesan Prabowo dalam peresmian proyek Natuna ini jelas: Indonesia harus terus berinovasi, menguasai teknologi, dan memperkuat diri untuk menghadapi tantangan global. Dengan semangat gotong royong dan nasionalisme yang tinggi, Indonesia akan mampu meraih masa depan yang gemilang dan menjadi bangsa yang disegani di mata dunia.

Proyek migas Natuna, dengan segala pencapaiannya, menjadi inspirasi bagi seluruh anak bangsa untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia. "Pahlawan-pahlawan energi" di Natuna telah membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bangsa yang mandiri dan berdaulat di bidang energi. Kini, giliran generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan mereka dan membawa Indonesia menuju puncak kejayaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Bikin Drop dan Rusak Sistem, Para Profesor FKUI Kecewa Kebijakan Prabowo: Kami Prihatin!

Bisa Bikin Drop dan Rusak Sistem, Para Profesor FKUI Kecewa Kebijakan Prabowo: Kami Prihatin!

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:26 WIB

Prioritaskan Pendidikan, Pemerintah Revitalisasi 11 Ribu Sekolah pada 2025

Prioritaskan Pendidikan, Pemerintah Revitalisasi 11 Ribu Sekolah pada 2025

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:48 WIB

Dijanjikan Naik Kuda, Prabowo Bujuk PM Australia Anthony Albanese Nginap di Hambalang

Dijanjikan Naik Kuda, Prabowo Bujuk PM Australia Anthony Albanese Nginap di Hambalang

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 14:55 WIB

Terkini

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB