Viral! Perpisahan Sekolah di Kelab Malam, Dukungan Kepala Sekolah Jadi Sorotan

Andi Ahmad S | Suara.com

Minggu, 18 Mei 2025 | 23:27 WIB
Viral! Perpisahan Sekolah di Kelab Malam, Dukungan Kepala Sekolah Jadi Sorotan
Ilustrasi kelab malam (Facebook/Zuok Singapore)

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan acara perpisahan SMAN 1 Sungai Tabuk, Banjar, Kalimantan Selatan diadakan di kelab malam viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @feedgramindo4 para siswa/siswi terlihat memakai jas, kebaya lengkap dengan riasan muka.

Meskipun tak menggunakan dekorasi tambahan, perpisahan itu tampak tetap mewah dengan menggunakan fasilitas yang ada seperti videotron guna menampilkan data para siswa dan siswi, panggung serta lampu yang menambah kesan elegan.

Tak hanya digelar di kelab malam yang mencuri perhatian publik namun juga sikap kepala sekolah yang sangat mendukung acara tersebut sontak membuat warganet kaget.

"Alhamdulilah kami melaksanakan dengan lancar, aman," ucap kepala sekolah tersebut.

"Makanannya luar biasa mantap," lanjutnya.

Saat ditanya mengenai alasan diadakannya acara perpisahan di kelab malam bernama Hexagon, kepala sekolah itu mengaku bila tempat itu dianggap aman dan mudah dijangkau.

Seolah puas dengan acara perpisahan yang diadakan, kepala sekolah itu berencana menggelar kembali untuk tahun berikutnya ditempat yang sama.

"Kenapa nih buk jadi pilih Hexagon sebagai tempat perpisahan," tanya seorang pria kepada kepala sekolah tersebut.

"Ya kita lihat karna karna aksesnya mungkin bisa terjangkau oleh semua siswa dan jangkauannya dekat kemudian kondisi daerahnya juga aman," jawab wanita itu.

"Dan intinya di dalam pelaksanaan aman, terkendali, berjalan lancar, semua yang disajikan makanannya mantap luar biasa the best lah untuk Hexagon," lanjutnya.

"Jadi selanjutnya nanti perpisahan tahun depan bisa di Hexagon lagi ya bu," timpal pria dalam video.

"Insyaallah," ucap kepala sekolah.

Bahkan terlihat dalam video itu saat acara formal telah usai para siswa dan siswi asik berjoget diiringi lagu layaknya di kelab malam.

Video itu langsung dibanjiri warganet dengan berbagai komentar hujatan kepada kepala sekolah tersebut. Bahkan ada yang menanyakan tugas KPAI terkait hal itu.

"Awal nya coba coba atau rasa penasaran dan ingin tahu tempat apa sih hexagon," kata akun @om***py.

"Mantap buuuk,,awal kehancuran anak' sdh dikenalkan tempat dugem,,mana KPAI,,dinas pendidikan yg sprti ini baru bisa dikritik, kenapa KPAI diam saja ya," cuit @Ev***13.

"Akhir nya lulus sekolah dan semua murid nya siap jadi lc," ungkap @ac***la.

"Tumben KPAi dan Komnas HAM serta sahabatnya Verrel ga nongol?," timpal @Ka***ng.

"KPAI kaya gini melanggar ham gak?," imbuh @A**.

KPAI

KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) adalah lembaga negara independen yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

KPAI bertugas untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan perlindungan anak dan pemenuhan hak-hak anak di Indonesia.

Tugasnya

KPAI adalah lembaga independen yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (yang telah diperbarui menjadi UU No. 35 Tahun 2014). KPAI bertugas mengawasi dan memastikan hak-hak anak di Indonesia terpenuhi dan terlindungi.

Tugas Utama KPAI:

  • Melakukan Pengawasan

Mengawasi pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak anak di seluruh wilayah Indonesia, baik oleh pemerintah, lembaga, maupun masyarakat.

  • Memberi Masukan & Rekomendasi

Memberikan saran kepada pemerintah dan lembaga lain dalam penyusunan kebijakan yang berhubungan dengan perlindungan anak.

  • Menerima Pengaduan

Menampung dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pelanggaran hak anak, seperti kekerasan, eksploitasi, penelantaran, atau perdagangan anak.

  • Melakukan Pemantauan & Evaluasi

Memantau pelaksanaan program perlindungan anak dan mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan anak.

  • Meningkatkan Kesadaran Publik

Melakukan sosialisasi, edukasi, dan kampanye untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan anak.

  • Kerja Sama dengan Pihak Lain

Bekerja sama dengan lembaga nasional maupun internasional untuk memperkuat perlindungan anak.

Kontributor : Mira puspito

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Isu Ijazah Palsu, Fakta Ngeri Hukumannya Viral: Bukan Cuma Dipecat tapi Penjara 6 Tahun!

Ramai Isu Ijazah Palsu, Fakta Ngeri Hukumannya Viral: Bukan Cuma Dipecat tapi Penjara 6 Tahun!

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 17:38 WIB

Auto Viral! Jurus Ampuh Banjir Followers TikTok Tanpa Keluar Duit

Auto Viral! Jurus Ampuh Banjir Followers TikTok Tanpa Keluar Duit

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 12:32 WIB

Intip Pendidikan Mentereng Irwan Mussry, Sikapnya saat Bertemu Ahmad Dhani Kembali Disorot

Intip Pendidikan Mentereng Irwan Mussry, Sikapnya saat Bertemu Ahmad Dhani Kembali Disorot

Lifestyle | Minggu, 18 Mei 2025 | 12:40 WIB

Waduh! Menkes Budi Sebut Orang Bergaji Rp5 Juta Enggak Sehat dan Enggak Pintar

Waduh! Menkes Budi Sebut Orang Bergaji Rp5 Juta Enggak Sehat dan Enggak Pintar

Bisnis | Minggu, 18 Mei 2025 | 10:02 WIB

Ngajar di Negeri Orang, Pulang Cuma Jadi Wacana: Dilema Dosen Diaspora

Ngajar di Negeri Orang, Pulang Cuma Jadi Wacana: Dilema Dosen Diaspora

Your Say | Sabtu, 17 Mei 2025 | 21:05 WIB

Terkini

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:41 WIB

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:38 WIB