Pernah Diadukan ke Jokowi, Pramono Ungkap Penyebab Planetarium Tak Kunjung Beroperasi Sejak 2021

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 21 Mei 2025 | 10:57 WIB
Pernah Diadukan ke Jokowi, Pramono Ungkap Penyebab Planetarium Tak Kunjung Beroperasi Sejak 2021
Ilustrasi pengunjung melihat diorama astronot dalam pendaftaran di bulan pertama di Planetarium, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti tak kunjung beroperasinya Planetarium dan Observatorium Jakarta yang terletak di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Meski sudah direvitalisasi sejak 2021, fasilitas edukasi astronomi ini belum juga bisa dinikmati publik.

Pramono mengungkapkan terdapat berbagai alasan mengapa Planetarium belum bisa juga difungsikan.

"Jadi planetarium ini pernah direvitaliasi pada tahun 2021 dan sejak direvitalisasi sampai hari ini belum pernah difungsikan," ungkap Pramono dalam keterangannya, Rabu (21/5/2024).

Menurutnya, kendala terbesar justru bukan pada aspek teknis semata, melainkan problem hukum yang membelit salah satu komponen utama pertunjukan Planetarium, yaitu sistem digital proyektor bintang atau starball.

"Memang ada persoalan di starball-nya, akan bisa kita fungsikan kembali. Bagi saya yang seperti ini malah menjadi tantangan untuk diselesaikan," ujarnya.

"Selain memang harus ada biaya ataupun cost yang harus dikeluarkan, tetapi persoalan hukumnya juga harus diselesaikan," tambah dia.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa sengketa tersebut berkaitan dengan pengadaan perangkat digital velvet—panel proyeksi melingkar yang menjadi elemen vital dalam pertunjukan visual astronomi.

"Ada persoalan technical, digital velvet. Jadi yang melingkar panel itu menurut yang memasang belum dibayar oleh kita. Sampai ke kemudian terus-menerus sampai Mahkamah Agung (MA)," jelas Pramono.

Ia mengaku telah meminta jajaran Dinas Kebudayaan dan Dinas Pendidikan untuk segera menyusun langkah-langkah penyelesaian hukum agar Planetarium bisa kembali beroperasi.

"Dan kita akan pelajari persoalan hukumnya dan saya tadi sudah meminta kepada Dinas Kebudayaan dan nanti Dinas Pendidikan untuk dilengkapi, kita ingin selesaikan supaya tempat ini bisa difungsikan," ucapnya.

Pramono juga menegaskan bahwa dirinya terbuka pada semua opsi, termasuk jika Pemprov DKI harus kembali mengalokasikan anggaran guna memastikan Planetarium dapat melayani publik.

"Kalau memang harus ada pembiayaan untuk bisa melihat rasi bintang, ya kita adakan untuk itu," pungkas Pramono.

Sempat Diadukan ke Jokowi

Pada tahuin 2023 lalu, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyebut pihaknya belum bisa mengoperasikan Planetarium dan Observatorium Jakarta (POJ) lantaran tak kunjung bisa menemukan proyektor pengganti yang rusak.

Proyektor ini biasanya difungsikan untuk sarana utama pertunjukan di teater bintang Planetarium.

Hal ini disampaikan oleh VP Corporate Secretary PT Jakpro Syachrial Syarif. Ia mengatakan pihaknya hanya mempunyai proyektor (starball) yang sudah tua.

"Sekarang memang belum ada starball-nya. Starball ini sudah lama, versi (tahun) 1997," ujar Syachrial saat dikonfirmasi, Kamis (16/3/2023).

Untuk mengatasi masalah ini, Syachrial menyebut saat itu pihaknya masih berdiskusi dengan para akademisi, Dinas Kebudayaan, hingga Dinas Pariwisata agar proyektor Teater Bintang bisa segera diadakan. Pihaknya pun tak mempermasalahkan starball jenis baru atau lama.

Pihak Planetarium TIM menyediakan teleskop untuk pemantauan gerhana bulan total di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2022). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
Pihak Planetarium TIM menyediakan teleskop untuk pemantauan gerhana bulan total di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

"Kita akan diskusikan dulu kita cari yang terbaik, baik itu kualitas, harga, tentu kita cari, belum diputuskan. Bisa diperbaiki. Tapi, untuk diperbaiki cukup kompleks, biaya perawatan dan perbaikan cukup besar juga," pungkasnya.

Sudah Lama

Sebelumnya, Dewan penasehat gubernur dalam bidang seni-budaya yang tergabung dalam Akademi Jakarta mengaku sudah sejak lama mengetahui tak berfungsinya Planetarium dan Observatorium Jakarta (POJ) usai revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM). Kondisi ini pun juga sudah dilaporkan kepada pemerintah melalui surat resmi.

Anggota Akademi Jakarta Karlina Supelli mengatakan, pihaknya sudah bersurat kepada eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat masih menjabat dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono beberapa waktu lalu.

"Akademi Jakarta sebetulnya sudah berkirim surat tentang POJ kepada Gubernur DKI sebelum turun jabatan dan juga kepada PLT Gubernur sesudah beliau menjabat," kata Karlina saat dikonfirmasi, Selasa (14/3/2023).

Kendati demikian, surat yang dilayangkan ke Anies dan Heru tak juga mendapatkan respons. Hingga akhirnya, Karlina menyebut pihaknya mengadu ke Presiden Joko Widodo.

Jokowi disebutnya merespons dengan meneruskan aduan ini ke Menterian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

"Karena tidak ada tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta, Akademi Jakarta menyampaikan surat kepada Presiden RI (saat itu Jokowi. Surat itu diteruskan ke Menko PMK. Kemenko PMK menanggapi cukup serius dengan kunjungan salah satu Deputi Menko PMK ke POJ untuk melihat kondisinya," ucapnya.

Dalam surat aduan Akademi Jakarta, disebutkan bahwa kondisi POJ usai revitalisasi TIM yang menghabiskan Rp1,4 triliun itu semakin miris. BUMD PT Jakarta Propertindo yang mengerjakan proyek ini disebut justru menciutkan fungsi Planetarium.

Salah satunya, Jakpro disebut melakukan penggantian kursi baru yang tidak cocok untuk dipakai pertunjukan di Teater Bintang. Lalu, proyektor yang sudah rusak juga tidak diperbaiki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Diduga DO dari UGM? Profesor Ini Mengaku Siap Minta Maaf Jika Salah

Jokowi Diduga DO dari UGM? Profesor Ini Mengaku Siap Minta Maaf Jika Salah

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 07:45 WIB

Pramono Bakal Mulai Manggarai Berselawat Pekan Ini, Efektif Cegah Tawuran?

Pramono Bakal Mulai Manggarai Berselawat Pekan Ini, Efektif Cegah Tawuran?

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 07:43 WIB

1 Jam Jokowi di Bareskrim: Klarifikasi Ijazah Palsu Akhirnya Terungkap?

1 Jam Jokowi di Bareskrim: Klarifikasi Ijazah Palsu Akhirnya Terungkap?

Video | Rabu, 21 Mei 2025 | 00:43 WIB

Akui Tiang Mangkrak Proyek Monorail Rusak Pemandangan, Pramono: Saya Ingin Selesaikan Itu

Akui Tiang Mangkrak Proyek Monorail Rusak Pemandangan, Pramono: Saya Ingin Selesaikan Itu

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 22:14 WIB

Potret Jokowi Jalani Pemeriksaan di Bareskrim Polri Terkait Kasus Ijazah Palsu

Potret Jokowi Jalani Pemeriksaan di Bareskrim Polri Terkait Kasus Ijazah Palsu

Foto | Selasa, 20 Mei 2025 | 22:08 WIB

Terkini

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:22 WIB

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:19 WIB

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:13 WIB

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:08 WIB

Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi

Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:04 WIB

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:53 WIB

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:26 WIB

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:04 WIB

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:56 WIB