Gesture Melotot Letkol Teddy ke Bahlil soal Tambang Raja Ampat Bikin Salfok! Netizen Penuh Curiga

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 11 Juni 2025 | 15:20 WIB
Gesture Melotot Letkol Teddy ke Bahlil soal Tambang Raja Ampat Bikin Salfok! Netizen Penuh Curiga
Viral gesture Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya memerhatikan serius Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Momen itu terjadi saat Menteri Bahlil mengumumkan penghentian sementara empat izin usaha pertambangan (IUP) nikel di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. (tangkapan layar/X)

Suara.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya ikut menjadi sorotan saat mendampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan pencabutan sementara empat izin usaha pertambangan di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Hal itu lantaran ekspresi Letkol Teddy yang tidak biasa ketika Bahlil berbicara dalam konferensi pers.

Dalam uplikan rekaman video yang beredar di media sosial X pada Selasa (10/6/2025), gesture Letkol Teddy terlihat serius memperhatikan ucapan Bahlil saat mengumumkan penghentian sementara 4 UIP nikel di Raja Ampat.

Diketahui konferensi pers itu diumumkan oleh Menteri Bahlil di Istana Kepresidenan pada Selasa kemarin.

Dilihat Suara.com pada Rabu (11/6/2025) dalam video yang dibagikan akun X, @AnKiiim_, Bahlil juga sempat menyebut jabatan Letkol Teddy selaku Seskab terkait polemik izin tambang di kawasan Raja Ampat.

Dalam video berdurasi satu menit itu, tatapan mata Letkol Teddy yang berdiri di sisi kanan, tampak terus memerhatikan ucapan Bahlil. Kepala dan mata Letkol Teddy tampak mengarah ke Bahlil saat membicarakan soal IUP nikel di Raja Ampat. Sesekali Teddy juga terlihat melotot ke arah Bahlil saat sedang bicara. 

Beda hal dengan ekspresi Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi yang lebih fokus mengarah pandangan ke awak media sembari mendengarkan Bahlil.

"Kami, atas arahan Pak Seskab (Letkol Teddy) sudah barang tentu atas petunjuk dari Pak Presiden (Prabowo Subianto), pada hari Kamis, kami langsung melakukan penyetopan sementara produksi dari IUP-IUP yang beroperasi. Teman-teman media, saya harus sampaikan, dari lima IUP yang beroperasi, yang punya RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya), itu hanya 1 IUP yang beroperasi, yaitu PT GAG nikel. Yang lainnya di 2025 belum mendapat RKAB. Setelah itu kita menyetop langsung," ujar Bahlil Lahadalia

"Kami juga berkoordinasi dengan Seskab dan Bapak Presiden, diperintahkan untuk langsung meninjau ke lokasi. Agar kenapa, kita ingin agar cepat proaktif dan tidak kita mendengar informasi sepihak," lanjut Bahlil.

Dalam video yang menampilkan ekspresi Letkol Teddy yang fokus memerhatikan mimik wajah Bahlil saat konfrensi pers mendapatkan atensi dari kalangan netizen. Hingga berita ini dimuat, cuplikan video itu mendapatkan 4 ribu suka, 1 ribu posting ulang hingga ratusan komentar.

Viral gesture Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya memerhatikan serius Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Momen itu terjadi saat Menteri Bahlil mengumumkan penghentian sementara empat izin usaha pertambangan (IUP) nikel di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. (tangkapan layar/X)
Viral gesture Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya memerhatikan serius Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Momen itu terjadi saat Menteri Bahlil mengumumkan penghentian sementara empat izin usaha pertambangan (IUP) nikel di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. (tangkapan layar/X)

Namun, kebanyakan netizen salah fokus alias salfok dengan sosok Teddy yang memerhatikan secara serius saat Bahlil berbicara soal penyetopan UIP nikel di Raja Ampat.

Beragam komentar pun membanjiri video yang menampilkan tatapan Teddy ke arah Bahlil. Namun, muncul spekulasi dari sejumlah netizen jika Teddy yang merupakan mantan ajudan Prabowo memang sengaja diperintahkan untuk mendampingi Bahlil supaya tidak salah bicara di depan publik.

"Mjb, udah gedek sih itu dia," tulis salah satu netizen.

"Mungkin auto nampol bahlil kalau omongannya melenceng dari presiden," timpal yang lain.

"Mastiin aja sesui teks...nati yang keluar kata-katanya "gak ada yg dirugikan dalam tambang nikel di raja ampat" malah bisa berabe pak presiden," curiga netizen lain.

Selain itu, muncul gambar meme yang diunggah oleh netizen bertuliskan: Sampe salah ngomong, awas lu ye!!!.

Cabut 4 IUP Nikel di Raja Ampat

Diketahui, Raja Ampat kini menjadi sorotan setelah terungkap praktik eksplorasi pertambangan nikel di kawasan 'Surga Terakhir di Bumi' itu. Buntut polemik itu, kalangan aktivis hingga selebriti secara blak-blakan memprotes adanya tambang nikel dengan menggemakan Save Raja Ampat.

Setelah menuai polemik, Presiden RI Prabowo Subianto pada Selasa kemerin memutuskan untuk mencabut empat izin usaha pertambangan (IUP) perusahaan di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyebut pencabutan ini setelah adanya pelanggaran lingkungan dan masukan dari berbagai pihak daerah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan terkait izin tambang nikel Kepulauan Raja Ampat di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz]
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan terkait izin tambang nikel Kepulauan Raja Ampat di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz]

"Setelah kami melakukan rapat terbatas (ratas), dan menerima masukan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), ditemukan adanya pelanggaran lingkungan oleh empat perusahaan. Selain itu, hasil temuan di lapangan serta aspirasi dari gubernur dan bupati juga menjadi dasar pertimbangan," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/6/2025).

"Bapak Presiden memutuskan bahwa empat IUP di luar Pulau Gag dicabut. Saya langsung menindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Menteri KLHK dan Kementerian Teknis lainnya untuk mencabut izin-izin tersebut," sambung dia.

Adapun, empat IUP yang dicabut antara lain, PT Anugrah Surya Pratama, PT Nurham, PT Mulia Raymond Perkasa, PT Kawei Sejahtera Mining.

Bahlil menuturkan, pencabutan ini dilakukan dengan alasan utama pelanggaran terhadap kaidah lingkungan hidup, serta keberadaan wilayah tambang yang dinilai sensitif secara ekologis.

"Kami juga menilai kawasan-kawasan ini harus kita lindungi dengan tetap memperhatikan biota laut dan nilai konservasi," imbuh dia.

Bahlil juga menyampaikan, meskipun IUP tersebut diterbitkan sebelum kawasan tersebut ditetapkan sebagai kawasan geopark, perlindungan ekosistem tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Bongkar Motif Jokowi Pilih PSI: Politisi yang Sudah Ketagihan Kekuasaan

Rocky Gerung Bongkar Motif Jokowi Pilih PSI: Politisi yang Sudah Ketagihan Kekuasaan

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 13:32 WIB

Legislator PDIP Wanti-wanti Rezim Prabowo: Penutupan UIP di Raja Ampat Jangan Cuma Manuver Sesaat

Legislator PDIP Wanti-wanti Rezim Prabowo: Penutupan UIP di Raja Ampat Jangan Cuma Manuver Sesaat

News | Selasa, 10 Juni 2025 | 21:05 WIB

Susi Pudjiastuti Beri Warning, Prabowo Auto Ditantang Cabut Izin PT GAG: Mana Berani Dia!

Susi Pudjiastuti Beri Warning, Prabowo Auto Ditantang Cabut Izin PT GAG: Mana Berani Dia!

News | Selasa, 10 Juni 2025 | 17:17 WIB

Murka, Feri Amsari Kuliti Borok Bahlil soal IUP Nikel Raja Ampat: Dia Mau Lari dari Tanggung Jawab!

Murka, Feri Amsari Kuliti Borok Bahlil soal IUP Nikel Raja Ampat: Dia Mau Lari dari Tanggung Jawab!

News | Selasa, 10 Juni 2025 | 14:41 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB