Potensi Energi Surya di Lahan Bekas Tambang Indonesia Sangat Besar, Tapi Masih Belum Dimaksimalkan

M. Reza Sulaiman

Kamis, 19 Juni 2025 | 12:33 WIB
Potensi Energi Surya di Lahan Bekas Tambang Indonesia Sangat Besar, Tapi Masih Belum Dimaksimalkan
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lahan bekas tambang (Tom Fisk/Pexels)

Transformasi lahan bekas tambang menjadi pusat energi surya juga dapat menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar. GEM memperkirakan bahwa pengembangan PLTS di area-area tersebut secara global bisa menciptakan sekitar 317.500 pekerjaan konstruksi dan 259.700 pekerjaan permanen.

Angka ini lebih besar dari jumlah pekerjaan yang diprediksi hilang dari sektor batu bara secara global hingga 2035.

Di Indonesia sendiri, laporan Institute for Essential Services Reform (IESR) menyebut bahwa pengembangan energi surya berskala besar bisa menyerap sekitar 30–40 pekerjaan per MW selama masa konstruksi, dan 2–3 pekerjaan permanen per MW saat operasional.

Maka, dari potensi 59,45 GW, diperkirakan bisa tercipta lebih dari 170.000 lapangan kerja baru, yang sekaligus menjadi solusi atas pengurangan tenaga kerja di industri batu bara.

Tantangan dan Rekomendasi

Meski potensinya sangat besar, masih terdapat sejumlah tantangan mendasar dalam pemanfaatan lahan bekas tambang untuk energi surya, antara lain:

  • Belum adanya regulasi khusus yang mengintegrasikan reklamasi tambang dengan pengembangan energi terbarukan.
  • Hambatan perizinan, termasuk tumpang tindih kepemilikan lahan dan persoalan tata ruang.
  • Kurangnya insentif finansial dan kemudahan akses pendanaan untuk proyek PLTS skala besar di lokasi eks-tambang.
  • Minimnya keterlibatan masyarakat lokal dalam perencanaan dan pembangunan proyek.

GEM menyarankan agar pemerintah Indonesia menyusun kerangka kebijakan yang mengutamakan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) di lahan eks-tambang, serta memastikan adanya mekanisme transisi adil (just transition) bagi pekerja tambang dan komunitas di sekitarnya.

Lahan bekas tambang bukan hanya simbol masa lalu penuh eksploitasi, tetapi juga bisa menjadi fondasi bagi masa depan yang berkelanjutan. Di tengah krisis iklim dan penurunan industri batu bara, energi surya di lahan eks-tambang adalah peluang yang tak boleh disia-siakan.

Menghidupkan kembali tanah yang pernah mati demi energi bersih adalah wujud nyata dari rekonsiliasi antara manusia dan alam—yang kini sangat dibutuhkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Dunia Kucurkan Utang Buat RI Rp34,6 Triliun

Bank Dunia Kucurkan Utang Buat RI Rp34,6 Triliun

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:55 WIB

Krisis Pabrik Kertas Jerman: Perubahan Iklim Jadi Biang Kerok, Energi Hijau Jadi Penyelamat?

Krisis Pabrik Kertas Jerman: Perubahan Iklim Jadi Biang Kerok, Energi Hijau Jadi Penyelamat?

Video | Selasa, 17 Juni 2025 | 17:01 WIB

Kantongi Laba Rp 49,5 T, Pertamina Dituntut Genjot Inovasi Demi Transisi Energi

Kantongi Laba Rp 49,5 T, Pertamina Dituntut Genjot Inovasi Demi Transisi Energi

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 18:00 WIB

Terkini

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:17 WIB

PLN Genjot Pembangunan Pembangkit Listrik Mesin Gas di Baubau

PLN Genjot Pembangunan Pembangkit Listrik Mesin Gas di Baubau

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 15:15 WIB

Beda Cushion OMG Kemasan Bulat dan Kotak: Dari Fungsi, Coverage, hingga Hasil Akhirnya

Beda Cushion OMG Kemasan Bulat dan Kotak: Dari Fungsi, Coverage, hingga Hasil Akhirnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 15:15 WIB

Ironi Maskulinitas: Cowok Nangis Dibully, tapi Pelaku Catcalling Malah Dimaklumi?

Ironi Maskulinitas: Cowok Nangis Dibully, tapi Pelaku Catcalling Malah Dimaklumi?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:14 WIB

7 Rekomendasi HP Murah Kuat Main MLBB Smooth 60 FPS: Chipset Helio G99 dan Snapdragon 685

7 Rekomendasi HP Murah Kuat Main MLBB Smooth 60 FPS: Chipset Helio G99 dan Snapdragon 685

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:11 WIB

Mengenal Gerakan #CuekinBuzzer: Jurus Netizen Bungkam Akun Provokator

Mengenal Gerakan #CuekinBuzzer: Jurus Netizen Bungkam Akun Provokator

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:10 WIB

Penembak Jitu dan Bom Israel Incar Anak-anak di Gaza yang Berangkat ke Sekolah

Penembak Jitu dan Bom Israel Incar Anak-anak di Gaza yang Berangkat ke Sekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:05 WIB

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

News | Minggu, 08 November 2026 | 14:57 WIB

Soroti Disharmoni Putusan Bawaslu dan MK, APHTN-HAN Usulkan Mekanisme Baru Sengketa Pemilu

Soroti Disharmoni Putusan Bawaslu dan MK, APHTN-HAN Usulkan Mekanisme Baru Sengketa Pemilu

Sumbar | Minggu, 08 November 2026 | 14:57 WIB

9 Sunscreen SPF 50 untuk Wajah Usia 40 Tahun ke Atas agar Awet Muda

9 Sunscreen SPF 50 untuk Wajah Usia 40 Tahun ke Atas agar Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 14:55 WIB

×